Ekonomi
Share this on:

Tingkatkan Raihan Pajak, Data Kependudukan Akan Disinkronkan

  • Tingkatkan Raihan Pajak, Data Kependudukan Akan Disinkronkan
  • Tingkatkan Raihan Pajak, Data Kependudukan Akan Disinkronkan

JAKARTA - Nomor induk kependudukan (NIK), data kependudukan, dan kartu tanda penduduk elektronik bakal dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan perpajakan. Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, NIK ditargetkan sudah diberlakukan sebagai single identity number 4–5 tahun ke depan.

”Ke depan cukup NIK, sudah terintegrasi semua,” paparnya dalam acara kerja sama Ditjen Pajak dan Ditjen Dukcapil kemarin (2/11). Upaya mengintegrasikan data masih terkendala lembaga yang memiliki database sendiri-sendiri. Saat ini kerja sama sudah dilakukan dengan 1.129 lembaga.

Dia mencontohkan BI, OJK, dan BPJS yang memiliki data sendiri-sendiri. Karena itu, perlu dilakukan pemadanan data terlebih dahulu. ”Perlu disinkronkan, baru kita melompat ke arah single identity number,” jelasnya.

Dirjen Pajak Robert Pakpahan menyambut baik kerja sama itu untuk memastikan akurasi data untuk membantu Direktorat Jenderal Pajak. ”Akses NIK ada NPWP,” tambahnya.

Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowirjono menyampaikan, pihaknya melakukan kerja sama untuk verifikasi kredit usaha rakyat (KUR). Sebab, KUR hanya untuk satu nilai, tidak boleh lebih. ”Perlu dipastikan identitas debitor KUR betul-betul akuntabel,” paparnya.

Dia yakin, dengan kerja sama itu, data yang diperoleh semakin akurat. ”Kejadian dobel atau kesalahan penerima jadi teratasi,” jelasnya.

Sementara itu, realisasi penerimaan pajak hingga 31 Oktober 2018 mencapai 71,32 persen. Yakni, Rp1.015,66 triliun atau tumbuh 17,41 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

”Kepatuhan naik signifikan,” ungkap Robert. (nis/c11/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Tekanan Terhadap Rupiah Mulai Mereda
Tekanan Terhadap Rupiah Mulai Mereda

Berita Berikutnya

Indonesia Kejar Peringkat ke-40
Indonesia Kejar Peringkat ke-40

Berita Sejenis

Tingkatkan Kerjasama Teknologi, Angkasa Pura II Gandeng BPPT

Tingkatkan Kerjasama Teknologi, Angkasa Pura II Gandeng BPPT

PT Angkasa Pura II (Persero) telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).


Semen Indonesia Kuasai Pasar ASEAN

Semen Indonesia Kuasai Pasar ASEAN

Langkah PT Semen Indonesia (SMGR) mengakuisisi PT Holcim Indonesia (SMCB) akan menciptakan duopoli pemain besar.


Sektor Batubara Masih Primadona

Sektor Batubara Masih Primadona

Kontrak perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pertambangan Batubara (PKP2B) akan berakhir.


PLN Kekurangan LNG

PLN Kekurangan LNG

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperkirakan kebutuhan gas alam cair (LNG) untuk pembangkit listrik akan defisit 101 kargo hingga 2027.


Bulog: Stok Beras Cukup

Bulog: Stok Beras Cukup

Pemutakhiran data oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut surplus beras tahun ini sebesar 2,85 juta ton.


Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

Pemerintah kehilangan potensi penerimaan Rp298,3 triliun akibat pemberian insentif kepada wajib pajak (WP).


Perkirakan Neraca Dagang Surplus, Impor Turun Signifikan

Perkirakan Neraca Dagang Surplus, Impor Turun Signifikan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan defisit neraca perdagangan pada September 2018 akan lebih kecil. Disebut-sebut dapat mencetak surplus.


Rupiah Rp15.235 Per Dolar, Perbankan Jangan Panik

Rupiah Rp15.235 Per Dolar, Perbankan Jangan Panik

Nilai tukar rupiah terus bergejolak, bahkan makin lemah. Merujuk data Bloomberg, pada penutupan perdagangan kemarin (9/10), rupiah berada di level Rp 15.237,5 p


Stok Beras Aman, Perlu Satukan Data Kementan dengan BPS

Stok Beras Aman, Perlu Satukan Data Kementan dengan BPS

Stok beras dinilai cukup untuk menyuplai kebutuhan hingga tutup tahun 2018.


Indonesia Tidak Akan Dibiarkan Krisis

Indonesia Tidak Akan Dibiarkan Krisis

Rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), Kamis (4/10).



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!