Ekonomi
Share this on:

TOD Manggarai Dijadikan Ikon

  • TOD Manggarai Dijadikan Ikon
  • TOD Manggarai Dijadikan Ikon

JAKARTA - Pembangunan hunian dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang gencar dilakukan Kementerian BUMN mengincar para pengguna jasa kereta rel listrik (KRL). Dukungan mobilitas diyakini akan membantu para penghuni dengan menumpangi KRL tanpa harus khawatir terjebak dalam kemacetan lalu lintas.

Setelah di Stasiun Tanjung Barat, Stasiun Pondok Cina, Depok, Stasiun Juanda, dan Stasiun Tanah Abang, TOD juga akan dibangun di Stasiun Manggarai. Pembangunan proyek tersebut akan dilakukan oleh PT. PP.

Bahkan, untuk pembangunan TOD di Stasiun Manggarai, ditargetkan akan menjadi ikon di Jakarta. ”TOD di Stasiun Manggarai itu akan menjadi ikon Jakarta Baru. Kalau TOD Manggarai dengan luasan 60 hektare. Kita menjadi hub baru di timur. Itu jadi orang bisa berhenti di situ, kalau mau ke bandara. Jadi tidak perlu berduyun-duyun ke airport, tapi bisa dari situ,” ujar Direktur Utama PT. PP Tumiyana, ditemui usai Ground breaking TOD Juanda, kemarin.

Sejumlah hal akan dilakukan untuk merealisasikan hal itu. ”Seperti kita juga menyiapkan, pembebasan tanah untuk di Manggarai. Di sana akan jadi ikon jakarta dan nasional. Kenapa? Karena luasnya, besarannya 60 hektar,” jelas Tumiyana.

Menurutnya, alokasi hunian untuk Masyarakat Berpendapatan Rendah (MBR) cukup banyak di TOD Manggarai. ”MBR-nya banyak sekali di Manggarai, juga di TOD Stasiun Tanah Abang, yang saat ini sedang kita kerjakan,” ujarnya.

Untuk pembangunan TOD di Stasiun Manggarai, pihaknya kata Tumiyana, mengundang desainer yang membuat TOD di Hongkong. ”TOD Manggarai akan menjadi TOD terbesar. Mewakili ikon TOD nasional,” pungkasnya. (dai/jpnn)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Optimalkan Aset, Jadi Ikon Baru Perbankan

Optimalkan Aset, Jadi Ikon Baru Perbankan

Sebuah ikon baru milik PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) akan hadir di Ibu Kota.


Percepat Literasi Keuangan Hingga Pelosok

Percepat Literasi Keuangan Hingga Pelosok

Rendahnya literasi keuangan masyarakat dijadikan Otoritas Jasa Keuanga (OJK) untuk melakukan penetrasi hingga ke pelosok wilayah.



Berita Hari Ini

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!