Ekonomi
Share this on:

Utang Riil BUMN Rp2.448 Triliun

  • Utang Riil BUMN Rp2.448 Triliun
  • Utang Riil BUMN Rp2.448 Triliun

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengklaim jumlah utang 143 perusahaan hingga kuartal tiga 2018 sejumlah Rp2.448 triliun. Jumlah itu tanpa mengalkulasi dana pihak ketiga (DPK) sebagaimana dibeber di hadapan DPR beberapa waktu lalu. Kala itu, dengan memasukkan DPK utang perusahaan berada di kisaran Rp5.271 triliun.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro menyebut secara aktuaris, cadangan premi, utang pegawai, dan dana talangan dianggap sebagai utang. Namun, secara riil,sifatnya tidak sama seperti pinjaman berbunga yang diberikan pihak kreditur.

”Pinjaman bersifat talangan tidak dapat disebut sebagai utang riil, karena bersifat sementara, dan ada jaminan pasti akan dibayar setelah proyek tuntas,” beber Aloysius di kantor BUMN Jakarta, Selasa (4/12).

Sehari sebelumnya, Aloysius juga rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, terkait posisi utang BUMN. Hingga sejumlah kalangan menilai utang BUMN sangat besar. ”Angka Rp5.271 triliun masih mengikutsertakan DPK pada perbankan BUMN, cadangan premi, dan utang lain bersifat talangan,” ucapnya.

Aloysius bilang perusahaan konstruksi misalnya saat melakukan pre-financing. Lazimnya, menalangi terlebih dahulu sejumlah biaya sebelum anggaran turun untuk memulai proyek. Contohnya, dalam pembuatan jalan tol. Kontraktor butuh meminjam dulu uang dari bank untuk pembebasan lahan.

”Nanti, pemilik jalan tol misalnya pemerintah melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengganti dana talangan tersebut,” ulas Aloysius.

Selain itu, BUMN dengan proyek prefinancing, kalau sudah rampung mengerjakan proyek, baru dibayar pemilik proyek. Total utang BUMN pada kuartal tiga 2018 mencapai Rp5.271 triliun, dengan nilai aset Rp7.718 triliun. Angka itu lebih tinggi dari periode 2017 sebesar Rp4.830 triliun dengan total aset Rp7.210 triliun.

”Utang BUMN masih relatif aman. Mengingat jumlah aset dan ekuitas relatif besar,” tegasnya.

Indikator menilai utang BUMN masih aman adalah menghitung rasio utang terhadap ekuitas atau debt equity rasio (DER). Semakin rendah nilai DER menunjukkan suatu perusahaan memiliki kemampuan baik dalam melunasi utang. Namun, apabila nilai DER tinggi, menunjukkan pinjaman milik perusahaan berisiko sulit dikembalikan.

Sementara itu, pengamat ekonomi dari Indef Enny Sri Hartati mempertanyakan apakah ambargo DPR terhadap Menteri BUMN Rini Soemarno sudah dicabut. Menurut Enny, kalau tidak pernah bertemu bagaimana bisa membicarakan sejumlah hal penting.

”BUMN tidak hanya persoalan finansial. Namun, secara keuangan tidak rugi. Misalnya, kalau menjalankan PSO. Kemudian apa sih yang dimaksud dan tujuan holding, sampai sekarang belum ada jawaban jelas soal itu,” keluh Enny. (dai/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Laba Tekor Rp30 Triliun
Laba Tekor Rp30 Triliun

Berita Sejenis

Defisit BPJS Kesehatan Tak Akan Pernah Selesai

Defisit BPJS Kesehatan Tak Akan Pernah Selesai

Kondisi keuangan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali mengalami defisit Rp9,1 triliun di tahun 2018 lalu.


Aksi 22 Mei Ricuh, Pengusaha Rugi Rp1,5 Triliun

Aksi 22 Mei Ricuh, Pengusaha Rugi Rp1,5 Triliun

Unjuk rasa 22 Mei yang berujung rusuh memukul sektor perekonomian di Jakarta. Total kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 triliun.


Selama Lebaran Diprediksi Rp200 Triliun Uang Berputar

Selama Lebaran Diprediksi Rp200 Triliun Uang Berputar

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan libur Ramadan dan lebaran menjadi momentum bagi upaya pemerataan ekonomi masyarakat.


Mudik Lewat Tol, Saldo E-Toll Maksimal Rp2 Juta

Mudik Lewat Tol, Saldo E-Toll Maksimal Rp2 Juta

Bank Indonesia bekerjasama dengan Perbankan dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyediakan lebih dari 100 layanan gerak Uang Elektronik (UE) di sejumlah rest area


Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Utang Luar Negeri Indonesia (ULNI) pada kuartal I sebesar 387,6 miliar dolar AS atau setara Rp5.542,6 triliun.


Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Akumulasi utang pemerintah mengalami kenaikan sebesar Rp4.528 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp4.180 triliun.


Puasa dan Lebaran, Kebutuhan Uang Tunai Rp217,1 Triliun

Puasa dan Lebaran, Kebutuhan Uang Tunai Rp217,1 Triliun

Kebutuhan uang kartal selama Ramadan dan Lebaran 2019 diprediksi sebesar Rp217,1 triliun.


Baznas Target Kumpulkan Zakat Rp3,5 Triliun

Baznas Target Kumpulkan Zakat Rp3,5 Triliun

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjadikan Bulan Ramadan sebagai momentum untuk penghimpunan zakat sebanyak-banyaknya.


Mudik Gratis Ditargetkan Angkut 250.388 Orang

Mudik Gratis Ditargetkan Angkut 250.388 Orang

Mudik gratis yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian BUMN tahun ini ditargetkan mengangkut pemudik 250.388 orang.


BUMN Serahkan Polemik Laporan Keuangan Garuda ke Regulator

BUMN Serahkan Polemik Laporan Keuangan Garuda ke Regulator

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menyerahkanpolemik laporan keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) kepada regulator.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!