Ekonomi
Share this on:

Warnet Zaman Now Untungkan UMKM

  • Warnet Zaman Now Untungkan UMKM
  • Warnet Zaman Now Untungkan UMKM

JAKARTA - Telekomunikasi Indonesia (TLKM) mematok 50 ribu lokasi WiFi Corner 2.0 (WiCo 2.0) tahun depan. Layanan internet berbasis jaringan optik itu dengan konsep warung internet (warnet) zaman now. Proyeksi itu klaim perusahaan bersandar pada jumlah kota atau kabupaten mencapai 514.

Kalau satu kota atau kabupaten ada 100 warnet kekinian, maka seluruh daerah bisa mencapai angka 50 ribu. ”Kalkulasi secara sederhana begitu. Jadi, kami optimistis proyeksi itu bakal terpenuhi,” tutur Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Dian Rachmawan, kemarin.

WiCo 2.0 diberi label warnet zaman now. Itu karena tidak seperti warnet lawas selama ini. Di mana, pemilik harus menyediakan perangkat komputer beserta jaringan intenet. Nah, wanet zaman now, hanya menawarkan layanan internet berupa WiFi.

”Ini metamorfosis konsep bisnis warnet dengan mengadopsi fenomena WiFi everywhere dan Bring Your Own Device (BYOD),” klaim Dian.

Untuk mencapai proyeksi itu, perusahaan bakal memberi keleluasaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kondisi itu memungkinkan UMKM mendongkrak pendapatan melalui bisnis digital. Tidak hanya itu, kerja sama bisa dilakukan melalui sistem bagi hasil dengan pemilik warnet.

Skenarionya, Telkom mengenakan tarif Rp 3.500 kepada pemilik warnet zaman now dalam tempo dua jam. Nah, pemilik warnet kekinian hanya membayar harga Rp 1.750 sebagai modal pada satu pelanggan dalam dua jam. Itu sebagai konsekuensi dari skema bagi hasil 50:50.

”Pemilik warnet zaman now bisa menaikkan tarif kepada pelanggan, kami tidak melarang,” urai Dian.

Menyoal seputar kecepatan akses internet, manajemen Telkom menjanjikan maksimal 100 megabyte per second (Mbps). Proses pendaftaran dan pengelolaan layanan WiCo 2.0 seluruhnya dilakukan secara digital. Itu bisa dilakukan melalui aplikasi mobile MyWiCo yang bisa diunduh di Play Store dan App Store. (far/jpg)

Berita Sebelumnya

Gas Bumi Masih Jadi Andalan
Gas Bumi Masih Jadi Andalan

Berita Berikutnya

Motor Honda Paling Laris di Jawa Tengah
Motor Honda Paling Laris di Jawa Tengah

Berita Sejenis

Butuh Batik Zaman Now? Ke Toko Batik Semar Lah...

Butuh Batik Zaman Now? Ke Toko Batik Semar Lah...

Batik Indonesia saat ini telah ditetapkan Unesco sebagai Masterpieces of Oral and Intangible Heritage of Humanity.


UMKM Dikucuri Suntikkan Modal Kredit Ultra Mikro

UMKM Dikucuri Suntikkan Modal Kredit Ultra Mikro

Penyaluran Kredit Ultra Mikro (Kredit UMI) terus bergulir.


Pemerintah Tambahi Plafon KUR Rp13,4 Triliun

Pemerintah Tambahi Plafon KUR Rp13,4 Triliun

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) punya keleluasaan untuk mengatasi masalah pembiayaan.


Rangsang Pelaku UMKM Kreatif

Rangsang Pelaku UMKM Kreatif

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan usaha rintisan (start-up) untuk inovasi.


Kembangkan UMKM, Kemenkop dan UKm Perkuat Daerah Perbatasan

Kembangkan UMKM, Kemenkop dan UKm Perkuat Daerah Perbatasan

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) mendorong peran UMKM membangun daerah perbatasan.


Zaman Now, Zakat Pakai Saham

Zaman Now, Zakat Pakai Saham

Sistem digital telah merasuk dalam beragam lini bisnis. Tidak terkecuali dalam industri pasar modal khususnya transaksi saham.


Produk UMKM Tertolong Media Sosial

Produk UMKM Tertolong Media Sosial

Usaha kecil dan menengah (UKM) memang tidak ada matinya. Ribuan pelaku UKM tumbuh dengan aneka ragam jenis produk.


Bunga KUR Turun Jadi 7 Persen

Bunga KUR Turun Jadi 7 Persen

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkesempatan mendapatkan pembiayaan lebih murah tahun depan.


Resesi Ekonomi, UMKM jadi Opsi

Resesi Ekonomi, UMKM jadi Opsi

Meskipun skala usahanya kecil tapi UMKM terbukti bisa bertahan dalam kondisi ekonomi yang sulit.


BUMN Dukung Kemajuan UMKM

BUMN Dukung Kemajuan UMKM

PT Phapros, Tbk menyalurkan dana kemitraan tahap II/2017 kepada usaha kecil di Hotel Grasia Semarang, kemarin.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!