Entertainment
Share this on:

Pesta Pop Culture dalam Film Ready Player One

  • Pesta Pop Culture dalam Film Ready Player One
  • Pesta Pop Culture dalam Film Ready Player One

AUSTIN - Ready Player One, karya terbaru Steven Spielberg, dijadwalkan tayang dua pekan lagi. Tepatnya 29 Maret. Namun, publik sudah heboh sekarang. Film sci-fi yang dihiasi referensi dari puluhan budaya pop dari era 1980 dan 1990-an itu siap premiere hari ini! Tepatnya di South by Southwest (SXSW) 2018, Austin, Texas.

”Film itu menampilkan cerita yang memukau jutaan pembaca di seluruh dunia, yang ditulis penulis asal Austin, Ernest Cline,” kata Direktur Film SXSW Janet Pierson seperti dilansir dari laman resmi SXSW kemarin. ”Di tangan Steven Spielberg, salah satu sutradara terhebat abad ini, kami tahu film itu akan menjadi pengalaman sinematik yang spesial bagi penonton,” lanjut dia.

Seperti dikatakan Pierson, film tersebut diadaptasi dari novel dengan judul yang sama yang terbit pada 2011. Setting waktunya 2045. Bumi sudah rusak parah oleh perubahan iklim yang ekstrem, ledakan populasi, dan kemiskinan. Orang-orang mencoba keluar dari realitas melalui dunia online virtual reality yang disebut Oasis.

”Orang-orang datang ke Oasis untuk melakukan berbagai hal. Tapi, mereka tinggal untuk menjadi apa pun yang mereka inginkan,” kata Wade Watts (diperankan Tye Sheridan, sang protagonis utama) dalam trailer. Dengan mengenakan kacamata VR sepanjang hari, penduduk bumi yang tinggal di rumah-rumah kumuh dan berdebu menjalani hidup dalam fantasi.

Suatu hari pendiri Oasis James Halliday (Mark Rylance) meninggal dunia. Dia meninggalkan wasiat yang berupa hunting game. Siapa pun yang menemukan semua Easter egg dalam game ciptaannya bakal mewarisi kuasa atas Oasis beserta duit USD 500 miliar. Watts membentuk tim untuk memecahkan perburuan Easter egg tersebut.

Lalu, dimulailah petualangan superseru di dunia virtual reality. Mereka tak hanya harus menghadapi pemain lain, tapi juga Innovative Online Industries (IOI), perusahaan yang berusaha menguasai Oasis. Pertempuran di dunia maya yang berimbas pada si pemain di dunia nyata (mirip dengan konsep The Matrix) menghasilkan thrill tersendiri.

Belum lagi kemunculan tokoh-tokoh pop culture dari berbagai masa. Mulai film King Kong, Back to the Future, hingga horor komedi Army of Darkness. Ada tokoh dari berbagai game seperti Chun-Li dan Ryu (Street Fighter) sampai Shotaro Kaneda (Akira). Elemen dari serial-serial TV lawas seperti The A-Team dan Knight Rider pun nongol.

Juga ada scene Watts masuk ke sebuah kelab di Oasis. Pengunjungnya orang-orang top semua. Ada Joker yang sedang berpacaran dengan Harley Quinn, Deathstroke, Lara Croft, sampai Gandalf si penyihir dari jagat The Lord of the Rings. Film pun menjadi semacam Comic-Con, pesta pop culture, tapi berupa film. Ramai!

”Aku tidak berpikir aku bisa menonton sebuah film seperti ini, di mana para aktor memainkan dua peran yang berbeda,” kata Cline sebagaimana dilansir The Hollywood Reporter. Dua peran yang dimaksud adalah di dunia nyata dan di dunia virtual reality. ”Mereka mengoperasikan tubuh photorealistic dengan motion capture wajah,” imbuhnya.

Cline mengatakan, Spielberg membuat film itu dengan sangat hati-hati. Dia mengambil banyak referensi untuk memvisualisasikan novel tersebut dengan apik. Salah satu yang bakal cukup ikonik adalah mobil yang dipakai karakter Watts versi di dalam Oasis, Parzival. Itu adalah mobil yang dikendarai DeLorean dalam Back to the Future (1985) yang diproduseri Spielberg.

Namun, lanjut Cline, film itu tidak akan sepenuhnya persis dengan versi novel. Spielberg memilih bagian yang menurutnya keren untuk ditampilkan di layar lebar. Dia bercerita, di masa awal film tersebut dibuat, skenario yang ditulisnya meliputi salah satu scene di dalam novel yang berlatar tempat di kelab dansa di dalam Oasis yang bergravitasi nol.

Scene itu awalnya ditolak studio karena dinilai bakal sulit dan mahal. Tapi, kemudian Spielberg bergabung dan memilih scene tersebut untuk masuk. ”Steven hanya bilang, ’Kenapa kamu keluarkan ini?’ Dan tiba-tiba hal itu bukan lagi masalah,” kata Cline dengan bersemangat.

Nah, sembari menanti film tayang, tidak ada salahnya kita nonton trailer dulu. Tentu sambil menunjuk-nunjuk siapa saja wajah familier yang akan muncul nanti. Ready Player One juga dibintangi Ben Mendelsohn, Olivia Cooke, Letitia Wright, dan Simon Pegg. (hollywoodreporter/adn/c11/na/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Charlie Puth Hibur Puthinators Nanti Malam

Charlie Puth Hibur Puthinators Nanti Malam

Charlie Puth akan menghibur Puthinators sebutan penggemarnya dalam konser Voicenotes Tour di ICE BSD, Tangerang Selatan, nanti malam (16/11).


Suzzanna: Bernapas dalam Kubur, Nostalgia Horor Klasik

Suzzanna: Bernapas dalam Kubur, Nostalgia Horor Klasik

Suzzana dan sundel bolong. Mendiang aktris yang mempunyai julukan ratu horor Indonesia itu sangat lekat dengan peran hantu yang punggungnya berlubang.


BCL: The (Fabulous) Black Swan

BCL: The (Fabulous) Black Swan

Tren pesta kostum Halloween merambah selebriti dalam negeri. Salah satunya aktris dan penyanyi Bunga Citra Lestari alias BCL.


Mariah Carey Tak Sabar Tampil di Candi Borobudur

Mariah Carey Tak Sabar Tampil di Candi Borobudur

Mariah Carey sudah tidak sabar menghadirkan performance spesial dalam HIMBARA Borobudur Symphony 2018.


Jelang Konser Perdana, Sabyan Tiga Hari Kebut Latihan

Jelang Konser Perdana, Sabyan Tiga Hari Kebut Latihan

Sabyan Gambus, grup musik religi, menjadi fenomena dalam industri musik tanah air.


Titi Qadarsih Tutup Usia

Titi Qadarsih Tutup Usia

Artis senior Titi Qadarsih berpulang dalam usia 73 tahun kemarin (22/10).


Dilempar Kaleng, Melody Sempat Nangis

Dilempar Kaleng, Melody Sempat Nangis

General Manager JKT48 Melody Nurramdhani Laksani mengalami kejadian tidak menyenangkan dalam sebuah acara di Mal Ciputra, Jakarta, Minggu (21/10) lalu.


Candaan Bubah soal Rossa-Afgan Married

Candaan Bubah soal Rossa-Afgan Married

Make-up artist Bubah Alfian membuat jagat Instagram heboh. Penyebabnya ucapan Bubah dalam sebuah live video Instagram saat dirinya mendandani klien.


Belibet Nyanyi Lagu Blackpink

Belibet Nyanyi Lagu Blackpink

Penyanyi Via Vallen membuktikan bahwa dirinya tak hanya jago menyanyi dalam bahasa Indonesia.


Cerita Pilu Asih Terbawa sampai Mati

Cerita Pilu Asih Terbawa sampai Mati

Buat para penggemar Danur, sosok Asih (Shareefa Daanish) di film pertama scene stealer banget. Serem-nya itu, lho.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!