Entertainment
Share this on:

Ramai-Ramai Rilis Film saat Lebaran

  • Ramai-Ramai Rilis Film saat Lebaran
  • Ramai-Ramai Rilis Film saat Lebaran

**** - Libur Lebaran telah tiba! Mudik ataupun tidak mudik, banyak pilihan untuk mengisi liburan bareng keluarga. Salah satunya nonton film di bioskop. Seperti tahun-tahun sebelumnya, momen hari raya dimanfaatkan berbagai rumah produksi untuk merilis produk terbarunya.

Selama libur Lebaran, kota-kota kecil yang menjadi basis penonton film lokal menjadi ramai. Hal itu menjadi peluang bagi industri film untuk mendulang jumlah penonton. Karena itu, Lebaran selalu menjadi momen studio film nasional untuk beramai-ramai merilis film. Tahun lalu ada empat film Indonesia yang dirilis bersamaan. Tahun ini ada lima!

Ya, Jailangkung 2 (Sky Media dan Legacy Pictures), Kuntilanak (Multivision Plus/MVP), Insya Allah Sah 2 (MD Pictures), Target (Soraya Intercine Films), serta Dimsum Martabak (RA Pictures) berbarengan tayang perdana pada Jumat (15/6). Secara umum, ada dua genre besar yang bersaing, yakni komedi dan horor.

Dua genre itu memang punya banyak fans. Saat libur Lebaran, penonton ingin mendapat hiburan atau pengalaman sinematik yang seru lewat humor atau sensasi menegangkan. Namun, supaya film punya nilai tambah, produser dan sutradara memodifikasi cerita. Alih-alih murni hanya komedi atau horor, ditambahkan unsur baru.

Jailangkung 2 merupakan direct sequel dari Jailangkung yang dilansir pada Lebaran tahun lalu. Kembali disutradarai oleh Rizal Mantovani dan Jose Purnomo. ”Penonton sudah suka dengan karakter dan cerita, ditambah lagi ending film pertama benar-benar ngegantung alias bikin penasaran,” ujar produser Wicky Olindo saat dihubungi Jumat lalu (8/6).

Sementara itu, Kuntilanak juga diarahkan oleh Rizal. Film yang dibintangi Aurelie Moeremans dan Fero Walandouw tersebut merupakan indirect sequel dari trilogi Kuntilanak (2006–2008) yang dibintangi Julie Estelle. Alih-alih meneruskan akhir film ketiga yang masih menggantung, Rizal ingin memberi nuansa baru dengan kisah berbeda.

Kuntilanak dan Jailangkung 2 sama-sama menawarkan sensasi horor lewat kemunculan makhluk halus dan cerita mencekam. Formula ceritanya hampir sama. Yakni, sesosok hantu yang meneror tokoh utama. Klise? Ya. Maka, studio menambahkan unsur baru, yakni nilai kekeluargaan.

”Karena dirilis saat Lebaran, kami ingin agar film horor pun bisa dinikmati keluarga,” jelas produser eksekutif Amrit Punjabi.

Dua film itu kemudian membangun konflik keluarga versus makhluk halus. Bedanya, Jailangkung 2 menitikberatkan pada karakter remaja, sedangkan Kuntilanak ke karakter anak-anak. Penonjolan karakter anak-anak dan remaja itu diharapkan menjadi magnet bagi penonton usia muda untuk menyaksikan dua film horor garapan Rizal tersebut.

Dari lini komedi, Insya Allah Sah 2 siap menghibur. Film karya Anggy Umbara dan Bounty Umbara itu menampilkan sosok Raka (Pandji Pragiwaksono) yang polos, religius, dan kocak. Di film kedua, Raka menghadapi persoalan yang sama: seseorang yang bernazar untuk menjadi lebih baik dan hendak menikah. Yakni, pasangan Gani (Donny Alamsyah) dan Mutia (Luna Maya).

Raditya Dika pun tak mau kalah. Komika dan sutradara itu merilis film Target. Selebriti, memerankan diri mereka sendiri, berkumpul bersama, dan menjadi target sasaran pembunuhan. Sementara itu, rumah produksi Raffi Ahmad, RA Pictures, meluncurkan Dimsum Martabak. Pedangdut Ayu Ting Ting dan Boy William dipasang sebagai pemeran utama.

Tiga film komedi itu melakukan segala cara agar laris. Di samping mempertahankan formula komedi dan religi, Insya Allah Sah 2 mendapat sentuhan action dan drama. ”Empat unsur genre dalam satu film. Itu formula yang saya yakin bisa membuat film ini bisa dinikmati kalangan yang lebih luas,” kata produser Manoj Punjabi percaya diri.

Raditya Dika memasukkan thriller dalam Target. Dia rupanya becermin pada kesuksesan karya sebelumnya, Hangout (2016). Bergenre komedi thriller, film itu ditonton 2.620.644 orang. Radit ingin mengulang kesuksesan. ”Lucunya dapat dari komedi, serunya dapat dari kisah thriller yang mengancam nyawa para tokoh,” ujar Radit. Lantas, Dimsum Martabak kental dengan nuansa drama.

Walaupun bersaing di bioskop, sejatinya lima film tersebut punya target sendiri-sendiri. Yang remaja dimanjakan dengan thriller dan action. Yang dewasa bisa menikmati kisah religi atau drama. ”Penonton jadi punya banyak pilihan ketika datang ke bioskop. Itu juga menunjukkan film Indonesia sangat berkembang dari segi genre,” ujar Manoj. (len/c6/na/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Wajah Valak Kagetkan Viewer YouTube

Wajah Valak Kagetkan Viewer YouTube

Meski jadwal tayang masih 7 September mendatang, film The Nun sudah bikin orang ketakutan.


Marvel Borong Tujuh Kategori Film

Marvel Borong Tujuh Kategori Film

Papan selancar dan wajah gembira memenuhi The Forum, Los Angeles, pada ajang penghargaan The 2018 Teen Choice Awards.


Duta Kampanye Anti-Pembajakan

Duta Kampanye Anti-Pembajakan

Aktor Vino G Bastian didaulat sebagai Duta Kampanye Anti-Pembajakan Film.


Oka Antara Bintangi Foxtrot Six

Oka Antara Bintangi Foxtrot Six

Hampir tiga tahun lalu, ada berita bahwa sebuah film aksi sekaligus fiksi ilmiah Foxtrot Six akan diproduksi.


Syuting Horor Menguras Fisik dan Mental

Syuting Horor Menguras Fisik dan Mental

Tahun ini bioskop Indonesia banyak dihampiri film-film dalam negeri bergenre horor.


Siap-siap Baper Nonton Mamma Mia! 2

Siap-siap Baper Nonton Mamma Mia! 2

Setelah sepuluh tahun, sekuel Mamma Mia! dirilis. Sama seperti sebelumnya, film kedua itu berpotensi bikin baper penonton.


Si Doel the Movie Penyempurna Versi Serial

Si Doel the Movie Penyempurna Versi Serial

Kisah Si Doel telah menemani penonton Indonesia di layar kaca selama puluhan tahun. Ketika dibuat dalam versi film, penggemar setianya tak sabar.


Conan Steven Kagumi Iko Uwais

Conan Steven Kagumi Iko Uwais

Kalau sudah menonton film Buffalo Boys, dalam scene awal ada aksi pertarungan Jamar (Ario Bayu) dengan Brute, sosok bertubuh ’’raksasa’’.


Hotel Transylvania 3, Tumbuh Cinta di balik Misi

Hotel Transylvania 3, Tumbuh Cinta di balik Misi

Musim panas selalu jadi bidikan rumah produksi Hollywood untuk merilis film. Terutama film yang punya segmen penonton keluarga.


Liburan, Drac ke Puncak Box Office

Liburan, Drac ke Puncak Box Office

Seru-seruan Drac dan kawan-kawan saat liburan musim panas membawa ’’oleh-oleh’’ manis, puncak box office domestik di Amerika Utara pekan ini.



Berita Hari Ini

KPU kab

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!