Entertainment
Share this on:

Reuni Para ’’Korban’’ Laba-Laba di Spider-Man: Into the Spider-Verse

  • Reuni Para ’’Korban’’ Laba-Laba di Spider-Man: Into the Spider-Verse
  • Reuni Para ’’Korban’’ Laba-Laba di Spider-Man: Into the Spider-Verse

**** - Spider-Man belum habis. Makhluk super korban gigitan laba-laba tersebut tetap ditunggu. Siapa pun yang memerankan, apa pun bentuknya. Buktinya, ’’parade’’ Spider-Man di Spider-Man: Into the Spider-Verse laris. Film itu bahkan sempat dapat rating 100 persen dari Rotten Tomatoes.

Penggemar film superhero maupun bukan tentu paham dengan Spider-Man. Pahlawan super tersebut digambarkan sebagai seorang remaja yatim piatu bernama Peter Parker yang tinggal dengan paman dan bibinya. Meski bernasib kurang baik, Parker diberkahi otak encer. Garis takdirnya berubah setelah dia mendapat gigitan laba-laba mutan. Dari remaja cupu, jadi superhero muda.

Nah, sementara, letakkan dulu ingatan tersebut. Sebab, manusia laba-laba di film ini cukup beda. Lakonnya adalah seorang remaja kulit hitam bernama Miles Morales. Dunianya mengenal Spider-Man, pahlawan super yang punya alter ego Peter Parker.

Morales tinggal bersama ayahnya, Jefferson Davis, seorang polisi yang amat disiplin, serta Rio Morales, sang ibu yang berprofesi perawat. Ayah Morales benci pada Spider-Man yang dianggap mengganggu kerja para polisi dan pemberantas kejahatan resmi. Morales paling akrab dengan pamannya, Aaron Davis. Hidupnya berubah saat mendapat gigitan serangga hasil percobaan.

Spider-Man baru itu langsung mendapat ujian: menghadapi Kingpin, villain yang berambisi menyatukan beragam dimensi untuk menghidupkan anak dan istrinya yang mati. Dia membuat Super Collider, yang mampu menghadirkan elemen dari dimensi lain ke dunia tempatnya hidup sekarang.

Termasuk, mendatangkan Spider-Man dari dimensi lain. Mulai Spider-Man versi The Amazing Spider-Man (yang punya alter ego Peter B. Parker), Spider-Woman, Spider-Man Noir, Spider-Ham, hingga Peni Parker, pemilik robot laba-laba super SP//dr asal (anime) Jepang.

Morales jelas bingung. Dia tidak sempat mengagumi kekuatannya seperti Peter Parker. Masalah makin rumit setelah dia sadar bahwa salah seorang anggota keluarganya ada di pihak musuh. Beruntung, remaja yang punya darah seni itu dibantu para Spider-Man lainnya yang lebih berpengalaman.

Cerita Spider-Man: Into the Spider-Verse memang tidak bisa dibandingkan dengan komiknya. Sebab, pihak Sony selaku produser tidak mengantongi lisensi untuk menampilkan karakter Marvel lainnya. Namun, Sony sukses menyampaikan inti cerita: Spider-Man tidak cuma satu, tidak cuma Peter Parker.

Jalinan kisahnya rapi sehingga penonton tidak kebingungan meski filmnya punya banyak tokoh. Amat memudahkan buat yang tidak mengikuti komik Spider-Man. Dan mendiang Stan Lee ditampilkan sebagai figuran yang tidak sekadar lewat. Kreator si manusia laba-laba itu, secara tidak langsung, punya peran besar untuk Morales.

Visualnya pun dibikin ala komik. Lengkap dengan balon kata mencolok jika si lakon terkena hantaman atau diserang musuh. Gaya komik asal tiap Spider-Man juga tetap ditampilkan.

Soundtrack-nya pun sangat memanjakan penggemar hiphop dan rap. Soalnya, Sony menggandeng Post Malone, Nicki Minaj, Lil Wayne, sampai Vince Staples. Dengarkan saja Sunflower yang dibawakan Post Malone dan Swae Lee, dijamin Anda bakal masukin lagu itu ke daftar playlist.

Tim produksi juga cermat memilih pengisi suara –mulai aktris muda Hailee Steinfeld di peran Gwen Stacy/Spider-Woman, Chris Pine, Nicolas Cage, hingga aktor trilogi Scream Liev Schreiber.

Para kritikus pun memberikan nilai apik buat proyek yang digagas mulai empat tahun lalu tersebut. Dari 265 ulasan di Rotten Tomatoes, cuma delapan yang memberikan nilai merah. ’’Film ini ramai, namun semangatnya tetap terasa. Ini adalah standar film Spider-Man terbaik,’’ puji Joe Morgenstern, kritikus untuk Wall Street Journal.

Peter Travers, kontributor Rolling Stone, menyatakan, Spider-Man: Into the Spider-Verse merupakan penyegaran di antara banyaknya film superhero. ’’Film ini menawarkan kisah yang fierce dan revolusioner,’’ ulasnya. Kritikus New York Times A.O. Scott menyatakan, film tersebut punya unsur fun yang sering ditinggalkan di proyek adaptasi komik.

Kekurangannya? Well, mungkin penonton harus menunggu lama banget untuk post credits. Spider-Man: Into the Spider-Verse pas ditonton bersama keluarga. Selain keren, ada pesan moral yang tersirat buat penonton lintas generasi. Kata Mary Jane, in our own way, we are all Spider-Man. Kita adalah Spider-Man dengan cara masing-masing. (fam/c17/jan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Pasha Akhir Tahun Tidak Libur
Pasha Akhir Tahun Tidak Libur

Berita Sejenis

Jeremy Thomas Diperiksa Kasus Penipuan, Korban Pekerjaan

Jeremy Thomas Diperiksa Kasus Penipuan, Korban Pekerjaan

Aktor Jeremy Thomas merasa terganggu dengan dugaan kasus penipuan yang menyeret namanya.


Kunjungi Korban Gempa, Nikita Mirzani Buat Kagum Warganet

Kunjungi Korban Gempa, Nikita Mirzani Buat Kagum Warganet

Nikita Mirzani membuat kagum warganet. Aktris kontrovesial itu ternyata memiliki hati yang baik.


Rina Nose Semprot Haters

Rina Nose Semprot Haters

Presenter Rina Nose tidak pernah bosan-bosannya meladeni para haters alias pembenci.


Maudy Ayunda Kasih Kabar Lewat Vlog

Maudy Ayunda Kasih Kabar Lewat Vlog

Kecanggihan teknologi tidak disia-siakan oleh aktris Maudy Ayunda. Kendati nanti dia berjauhan dengan para penggemarnya, namun akan terasa dekat.


Kontes Miss Venezuela, Ukuran Dada Tak Lagi Dipublis

Kontes Miss Venezuela, Ukuran Dada Tak Lagi Dipublis

Untuk pertama kalinya dalam sejarahnya, kontes Miss Venezuela tidak akan mempublikasikan ukuran pinggang, dada dan pinggul para kontestan.


Ditanya Asha Shara, Raffi Ahmad Mengaku Malu

Ditanya Asha Shara, Raffi Ahmad Mengaku Malu

Para penggemar sinetron mungkin pernah dengar nama Asha Shara.


Penulis Naskah Spider Man Meninggal Dunia

Penulis Naskah Spider Man Meninggal Dunia

Hollywood kembali kehilangan talenta bertangan dingin. Penulis naskah Alvin Sargent meninggal dunia di usia 92, Kamis (9/5), di rumahnya di Seattle.


Vanessa Angel Kunci Bongkar Prostitusi Online

Vanessa Angel Kunci Bongkar Prostitusi Online

Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melindungi tersangka prostitusi Vannesa Angel.


Siti Nurhaliza Luapkan Kerinduan

Siti Nurhaliza Luapkan Kerinduan

Siti Nurhaliza, 40, meluapkan kerinduannya untuk para Siti Zoner (penggemarnya), Kamis malam (21/2) di Istora Senayan, Jakarta Pusat.


Rossa dan Super Junior Siapkan Lagu Duet

Rossa dan Super Junior Siapkan Lagu Duet

Penyanyi Rossa (40) membuat para ELF (sebutan fans boyband Super Junior) ngiri. Pelantun Body Speak tersebut bakal berkolaborasi dengan Super Junior.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!