Entertainment
Share this on:

Stan Lee, sang Pendobrak dan Pemberi Harapan

  • Stan Lee, sang Pendobrak dan Pemberi Harapan
  • Stan Lee, sang Pendobrak dan Pemberi Harapan

Stan Lee.

LOS ANGELES - Lewat karya-karyanya, Stan Lee memberi dunia harapan itu: siapa pun bisa menjadi pahlawan super. Penolong sesama. Tak peduli Anda seorang pemuda pemalu atau pria tunanetra. Entah Anda berkulit putih maupun hitam.

Untuk itulah dunia patut berduka. Sebab, Senin (12/11) waktu Los Angeles, Kirk Schenck, pengacara yang mewakili anak Lee, Joan Celia, mengumumkan bahwa co-creator Spider-Man, Daredevil, Black Panther, dan banyak lagi karya lain itu berpulang. Otak di balik Marvel Comics tersebut menutup mata untuk selamanya dalam usia 95 tahun.

”Stan Lee meninggal dunia di Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles,” ujarnya singkat.

Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai penjuru. ”Sebagian diriku masih berpikir, dia bakal hidup selamanya,” ucap bos Marvel Studios Kevin Feige.

CEO Disney Bob Iger juga mengenang Lee sebagai seorang pahlawan super. Sama dengan karakter rekaannya. ”Dia punya kekuatan untuk menginspirasi, menghibur, dan menghubungkan pembaca. Imajinasinya hanya bisa ditandingi kekuatan hatinya,” papar dia dalam pernyataan tertulis.

Lee tidak cuma dikenal para pemangku jabatan. Para pemeran Thor, Iron Man, Spider-Man, Ant-Man, sampai para mutan X-Men pun berduka lantaran kehilangan kreator mereka. ”Tidak akan ada Stan Lee lain. Selama berdekade-dekade, dia memberikan petualangan, kenyamanan, rasa percaya diri, inspirasi, dan rasa gembira buat anak muda maupun orang tua,” cuit Chris Evans, pemeran Captain America.

Dalam sebuah wawancara Lee mengaku pernah merasa minder. Sebab, ketika banyak orang berusaha mengubah wajah dunia dengan membangun jembatan atau berkarir di dunia medis untuk menyembuhkan berbagai penyakit, dirinya cuma bisa menelurkan komik.

Tapi, kini semua tahu betapa besar jasanya. ”Komik modern akan selalu mengenang sumbangsihnya.” Demikian pernyataan rival Marvel, DC Comics, dalam akun media sosial mereka.

Sebagai bentuk rasa hormat, DC Comics juga sempat membuat serial khusus: Just Imagine Stan Lee Creating. Komik itu berisi kisah-kisah para pahlawan super DC bila alur ceritanya digarap Lee.

Wajar DC Comics juga merasa kehilangan. Penerima National Medal of Arts pemerintah Amerika Serikat itulah yang bisa dibilang mengubah citra pahlawan super.

Di era 1960-an, Lee memperkenalkan superhero yang manusiawi. Punya sifat buruk, pernah merasa sedih, hidup susah, mengidap penyakit serius (hingga mengalami kecacatan), sampai terlibat masalah kriminal. ”Hanya karena dia pahlawan dan punya kekuatan super, bukan berarti hidupnya tidak penuh masalah,” tutur Lee tentang Spider-Man.

Menyusul Spider-Man, pria yang muncul di Hollywood Walk of Fame pada 2011 itu menciptakan lebih banyak lagi superhero di luar ”kelaziman”. Dari Daredevil yang tunanetra sampai Black Panther yang berasal dari kalangan kulit hitam.

Lee juga mendobrak peraturan komik bersih bebas dari kata-kata kotor dan aksi brutal. Plus kisah yang ditulis lebih dekat dengan pembacanya. Itu merupakan bentuk perlawanan terhadap aturan Comics Code Authority yang ditengarai membuat penjualan komik anjlok. Bahkan sampai 75 persen.

Bagi pria kelahiran Manhattan, New York, 22 September 1922, tersebut, pahlawan super adalah hiburan buat mereka yang sudah bukan lagi anak-anak. ”Kita semua suka hal-hal yang di luar nalar. Menurutku, ini adalah kisah dongeng para orang dewasa. Semua tampak lebih besar, magis, dan sangat menarik,” ucapnya.

Lee juga rutin menonton plus rajin tampil dalam film superhero. Walau kondisi fisiknya tidak lagi prima setelah mengalami penurunan penglihatan mulai 2016, dia tidak menolak saat diminta tampil sebagai figuran. Terakhir dia tercatat ikut tampil sebagai cameo dalam Ant-Man and the Wasp rilisan 2018.

”Sudah jadi kebiasaan, jadi sulit buatku untuk ’melanggar’ hal itu,” katanya.

Kini sang pemberi harapan, sang pendobrak, sekaligus inspirator itu telah berpulang. Dan kini semua orang tahu, apa yang telah dia sumbangkan tak kalah berharga dengan semua jembatan yang pernah dibangun atau obat-obatan medis yang telah ditemukan. Excelsior, Sir! (The New York Times/Hollywood Reporter/Variety/fam/c9/ttg/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gisel dan Wijin Banjir Kritikan Netizen

Gisel dan Wijin Banjir Kritikan Netizen

Kebersamaan Gisella Anastasia dan Wijaya Saputra (Wijin) kembali menjadi sorotan netizen. Maklum, keduanya saat ini tengah menikmati liburan di Australia.


Aura Kasih Lahirkan Anak Perempuan

Aura Kasih Lahirkan Anak Perempuan

Aura Kasih dan Eryck Amaral resmi menjadi orang tua. Aura telah melahirkan seorang bayi perempuan.


Ciee... Nikita Mirzani dan Ibnu Jamil Pedekate

Ciee... Nikita Mirzani dan Ibnu Jamil Pedekate

Diam-diam pasangan selebritis Nikita Mirzani dan Ibu Jamil dikabarkan tengah pedekate. Hal itu diungkapkan presenter Billy Syahputra.


Demi Ayah, Dewi Perssik Cabut Gugatan

Demi Ayah, Dewi Perssik Cabut Gugatan

Demi ketenangan mendiang ayahnya di alam barzakh, pedangdut Dewi Perssik berencana mencabut gugatan hukum terhadap sang keponakan, Rosa Meldianti.


Dhani Dipenjara, Mulan Jameela Pasrah ke Tuhan

Dhani Dipenjara, Mulan Jameela Pasrah ke Tuhan

Begitu mengetahui sang suami, Ahmad Dhani divonis satu tahun penjara, Mulan Jameela mengungkapkan perasaannya melalui akun Instagram stories-nya.


Dewi Perssik Diminta Hidup Rukun

Dewi Perssik Diminta Hidup Rukun

Pedangdut Dewi Perssik menuturkan permintaan terakhir sang ayah, Mochammad Aidil, sebelum wafat, agar selalu hidup rukun dengan suadara-saudaranya.


Wah... Raffi Ahmad Bagi THR ke Keluarga Olga Syahputra

Wah... Raffi Ahmad Bagi THR ke Keluarga Olga Syahputra

Setelah berkunjung ke makam Olga Syahputra, Raffi Ahmad bersama sang istri dan anaknya menyempatkan diri untuk bersilaturahmi ke rumah orangtua Olga.


Luna Maya dan Faisal Nasimuddin Liburan ke Bali

Luna Maya dan Faisal Nasimuddin Liburan ke Bali

Aktris Luna Maya selama ini selalu membantah memiliki hubungan spesial dengan seorang pengusaha asal Malaysia, Faisal Nasimuddin.


Arumi Bachsin ingin Sang Suami Seperti SBY

Arumi Bachsin ingin Sang Suami Seperti SBY

Aktris Arumi Bachsin mengungkapkan rasa irinya terhadap ketulusan cinta Susilo Bambang Yudhoyono terhadap Ani Yudhoyono.


Datangi MUI, Raffi Ahmad Ngaku Khilaf

Datangi MUI, Raffi Ahmad Ngaku Khilaf

Program Ramadan Pesbukers tengah mendapat sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!