Kriminal
Share this on:

10 WNI di Malaysia Terlibat Penyelundupan Manusia

  • 10 WNI di Malaysia Terlibat Penyelundupan Manusia
  • 10 WNI di Malaysia Terlibat Penyelundupan Manusia

Foto: ilustrasi

KUALA LUMPUR - Sedikitnya 10 warga negara Indonesia (WNI) ditangkap kepolisian laut Malaysia, saat hendak meninggalkan negara itu secara ilegal dengan kapal. Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Kamis (12/9), nakhoda kapal dan satu awak kapal juga ikut ditangkap dalam operasi di dekat perairan Pulau Kukup, Johor, Malaysia ini.

Wakil Komandan Kepolisian Laut Malaysia untuk Wilayah Selatan Dua, Inspektur Noor Azman Jamal, menyatakan anak buahnya menyita sebuah kapal yang digunakan oleh para tersangka. Selain itu, mesin kapal dengan 30 tenaga kuda juga ikut disita.

"Kami menahan 10 tersangka termasuk nakhoda kapal dan salah satu awaknya, ketika mereka sedang dalam upaya menyelundupkan keluar delapan imigran ilegal, berusia antara 5-46 tahun pada Selasa (10/9) malam sekitar pukul 23.00 waktu setempat," sebut Noor Azman.

"Polisi laut, melalui unit intelijen kelautan kami, telah menerima informasi soal sindikat penyelundupan manusia dan para personel kami memergoki sebuah kapal mencurigakan yang berlayar menuju perairan Indonesia," sambungnya.

Azman mengatakan, bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap orang-orang yang ada di atas kapal itu, menunjukkan para tersangka berupaya menyelundupkan orang-orang keluar dari Malaysia melalui rute perairan yang belum dipetakan.

"Para tersangka telah dibawa ke markas Kepolisian Laut Kukup untuk diperiksa lebih lanjut. Kasus ini diselidiki atas dugaan pelanggaran Undang-undang Antiperdagangan Manusia dan Antipenyelundupan Imigran tahun 2007 (Atipsom) dan Undang-undang Imigrasi tahun 1959/63," pungkasnya. (der/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Sidang Pelaku Christchurch Ditunda
Sidang Pelaku Christchurch Ditunda

Berita Sejenis

Wapres Minta Raja Malaysia Lindungi TKI

Wapres Minta Raja Malaysia Lindungi TKI

Dalam pertemuan dengan Raja Malaysia, Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Yang di-Pertuan Agong XVI memberi perlindungan kepada warga negara Indonesia yang tingg


Indonesia Terpilih Lagi Jadi Dewan HAM PBB

Indonesia Terpilih Lagi Jadi Dewan HAM PBB

Indonesia kembali berhasil menjadi salah satu Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis (17/10) lalu.



16 Persen WNI di Malaysia Hadapi Hukuman Mati

16 Persen WNI di Malaysia Hadapi Hukuman Mati

Amnesti Internasional Malaysia (AIM) mencatat Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi warga asing kedua terbanyak, yang menghadapi hukuman mati di Malaysia.


30 Imigran Gelap asal Indonesia Ditangkap di Malaysia

30 Imigran Gelap asal Indonesia Ditangkap di Malaysia

Otoritas imigrasi Perak, Malaysia menangkap 30 imigran ilegal, yang sebagian besar adalah warga negara Indonesia (WNI).


Kejagung Akan Terlibat Mulai Perencanaan Ibu Kota Baru

Kejagung Akan Terlibat Mulai Perencanaan Ibu Kota Baru

Kejaksaan Agung (Kejagung) tak lagi sekadar menunggu, tetapi terlibat sejak awal dalam proses pembangunan Ibu Kota baru.


Tiga Perempuan Ikut Terlibat Penculikan dan Panganiayaan Ninoy

Tiga Perempuan Ikut Terlibat Penculikan dan Panganiayaan Ninoy

13 tersangka dugaan penculikan dan penganiyaan pegiat media sosial Ninoy Karundeng sudah ditetapkan Polda Metro Jaya.


Kemenlu Pulangkan Tiga Jenazah WNI dari Taiwan

Kemenlu Pulangkan Tiga Jenazah WNI dari Taiwan

Kementerian Luar Negeri akan membantu pemulangan jenazah tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban ambruknya jembatan di Taiwan.


Malaysia Deportasi Puluhan Migran Indonesia

Malaysia Deportasi Puluhan Migran Indonesia

Malaysia kembali mendeportasi 71 pekerja migran Indonesia yang bermasalah melalui Pos Lintas Batas Negara Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat


Malaysia Tangkap Tiga WNI terkait Terorisme

Malaysia Tangkap Tiga WNI terkait Terorisme

Sedikitnya tiga warga negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh kepolisian Malaysia, terkait kepemilikan material propaganda terorisme.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!