Kriminal
Share this on:

16 WNI Terlibat Sindikat Judi Online di Malaysia

  • 16 WNI Terlibat Sindikat Judi Online di Malaysia
  • 16 WNI Terlibat Sindikat Judi Online di Malaysia

**KUALA LUMPUR ** - Sedikitnya 16 Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh Kepolisian Malaysia dalam operasi penggerebekan sindikat judi online di Penang, pekan lalu. Dilansir media lokal Malaysia, The Star, Selasa (25/6), kasino online ini dikelola oleh 16 WNI dari empat lokasi di wilayah Bayan Lepas, Penang selama nyaris setahun terakhir, sebelum polisi mengendus aktivitas ilegal mereka.

Kepolisian menyebutkan, bahwa sindikat ini meraup profit 200 ribu Ringgit atau sekitar Rp 680 juta setiap harinya. Layanan judi online yang dikelola sindikat ini termasuk poker, judi bola dan lotre.

Sindikat itu terbongkar setelah dilakukan penggerebekan, Jumat (21/6) dan Sabtu (22/6) lalu, oleh para penyidik dari Departemen Investigasi Kriminal Penang dan Kepolisian Distrik Northwest. Kepala Kepolisian Penang, T Narenasagaran, dalam konferensi pers menyatakan, pihaknya menangkap 16 WNI dalam penggerebekan itu.

Mereka yang ditangkap terdiri dari 11 pria berusia antara 19-47 tahun dan lima wanita berusia antara 24-32 tahun. Identitas mereka tidak diungkap lebih lanjut. Kepolisian setempat juga menyita sejumlah komputer, telepon genggam, modem, wireless router dan perlengkapan perbankan online dalam penggerebekan.

"Sindikat ini membuat sebuah situs untuk judi online dan menggunakan WeChat dan Whatsapp untuk berkomunikasi dengan klien-klien mereka di Indonesia," beber Narenasagaran. (der/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Terlibat Kasus Curanmor, Otak Kerusuhan Papua Ditangkap

Terlibat Kasus Curanmor, Otak Kerusuhan Papua Ditangkap

Tim gabungan Polda Papua kembali meringkus diduga dalang atau aktor intelektual kasus kerusuhan yang terjadi di Tanah Papua, beberapa waktu lalu.


Empat WNI Pengantin Pesanan Dipulangkan dari Cina

Empat WNI Pengantin Pesanan Dipulangkan dari Cina

Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), kembali memulangkan empat warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban pengantin pesanan dari Cina.


Malaysia Ogah Ikut Campur Proses Hukum Karhutla Indonesia

Malaysia Ogah Ikut Campur Proses Hukum Karhutla Indonesia

Pemerintah Malaysia menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah Indonesia, terkait proses hukum tiga anak perusahaan asal Negeri Jiran, yang diduga terlibat dalam


Dituding Ikut Pembahasan, Mendagri Bantah Terlibat Revisi UU KPK

Dituding Ikut Pembahasan, Mendagri Bantah Terlibat Revisi UU KPK

Pemberitaan yang mengaitkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ikut dalam pembahasan Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberan


WNI Diperkosa di Malaysia

WNI Diperkosa di Malaysia

Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Malaysia, diperkosa oleh pria warga India.


10 WNI di Malaysia Terlibat Penyelundupan Manusia

10 WNI di Malaysia Terlibat Penyelundupan Manusia

Sedikitnya 10 warga negara Indonesia (WNI) ditangkap kepolisian laut Malaysia, saat hendak meninggalkan negara itu secara ilegal dengan kapal.


Tampar Bayi, TKI di Malaysia Divonis Enam Bulan Penjara

Tampar Bayi, TKI di Malaysia Divonis Enam Bulan Penjara

Seorang TKI yang berprofesi sebagai babysitter dihukum denda oleh Pengadilan Malaysia, karena menampar pipi seorang bayi berusia enam bulan.


WNI Jadi Korban Perampokan Rp4,1 Miliar di Malaysia

WNI Jadi Korban Perampokan Rp4,1 Miliar di Malaysia

Seorang warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia menjadi korban perampokan uang tunai sebanyak 1,24 juta Ringgit atau setara Rp4,1 miliar.


Polisi Tangkap 12 Bandar Narkoba Jaringan Jakarta-Pekanbaru-Malaysia

Polisi Tangkap 12 Bandar Narkoba Jaringan Jakarta-Pekanbaru-Malaysia

Sebanyak 12 bandar narkotika jenis sabu dan ekstasi jaringan Jakarta-Pekanbaru-Malaysia ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.


Dua WNI Ditangkap di Panti Pijat Malaysia

Dua WNI Ditangkap di Panti Pijat Malaysia

11 warga negara asing (WNA) yang bekerja secara ilegal terciduk aparat terkait di malaysia, dan dua di antaranya warga negara Indonesia (WNI).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!