Kriminal
Share this on:

2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

  • 2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal
  • 2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

EVAKUASI - Unit Lakalantas Polres Tegal Kota saat mengevakuasi kejadian kecelakaan di Jalan AR Hakim, beberapa waktu lalu. (agus wibowo/radar tegal)

TEGAL - Selama 2018 lalu, 41 nyawa melayang sia-sia di jalan raya Kota Tegal. Sementara untuk luka berat 0 orang dan luka ringan 248 orang.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi MKes melalui Kabag Ops Kompol Mandala mengatakan, jumlah lakalantas 2018 mengalami kenaikan baik sisi jumlahnya maupun korban yang meninggal dunia bila dibandingkan dengan 2017.

''Untuk 2017, jumlah kejadian hanya 174 kasus. Dengan rincian, meninggal dunia 32 orang, luka berat (LB) nihil dan luka ringan 206 orang. Sementara kerugian material mencapai Rp 103.480.000,'' terangnya.

Jadi, di 2018 ada trend kenaikan pada jumlah kecelakaan termasuk para korbannya. Untuk jumlah kecelakaan mengalami kenaikan sekitar 25.29 persen. Luka ringan mengalami kenaikan 54.00 persen, dan untuk kerugian materialnya naik menjadi 57,13 persen.

''Jika melihat data yang ada, lakalantas banyak terjadi di pantura dan jalur kota. Apalagi, kondisi jalan sudah membaik dan mulus sehingga banyak pengendara mengabaikan keselamatan berlalu lintas,'' bebernya.

Ya, dengan kondisi jalan yang bagus, pengendara kebanyakan melaju kendaraanya cukup kencang tanpa memikirkan keselamatannya.

Padahal, lanjut Kabag Ops, jajarannya juga sudah berupaya melakukan sosialisasi maupun koordinasi dengan instansi terkait dalam pemasangan rambu-rambu lalulintas.

Baik rambu dalam bentuk peringatan adanya tikungan tajam, jalan licin, hingga jalan yang masih proses perbaikan. ''Jadi, kemungkinan bukan soal rambu, namun karena kesadaran masyarakat dan kurangnya memahami soal rambu,'' tuturnya.

Meningkatkanya kasus lakalantas ini juga akan menjadi bahan evaluasi Polres Tegal Kota, terutama soal sosialisasi ke masyarakat dalam hal kode setiap rambu-rambu. ''Nanti akan ada sosialisasi,’’ ucapnya.

Kabag Ops berharap, masyarakat selaku pengendara bisa lebih memperhatikan aspek keselamatan selama berlalu lintas.

''Berkonsentrasi saat sedang berkendara. Ingat setiap kejadian tak hanya merugikan anda sendiri. Tapi juga orang lain akibat kelalaian jika kita tidak waspada,'' pungkasnya. (gus/ela)

Berita Sebelumnya

Truk Seruduk Bengkel Tambal Ban
Truk Seruduk Bengkel Tambal Ban

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dibunuh, Mayat Pengusaha Laundry Dimasukkan Tong Plastik

Dibunuh, Mayat Pengusaha Laundry Dimasukkan Tong Plastik

Ester Lilik Wahyuni,51, warga Simpang DPS XIII /03, Sambikerep Surabaya tewas mengenaskan.


Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Nyawa Ida Winarsih harus berakhir di tangan suaminya sendiri. Perempuan 30 tahun asal Desa Getas Anyar, Kecamatan Sidorejo, Magetan, itu meregang nyawa.


Penjual Jus Edarkan Sabu-sabu

Penjual Jus Edarkan Sabu-sabu

Tak puas hanya sebagai pemakai, Robi tergiur berjualan sabu-sabu. Penjual jus buah asal Kelurahan Kartoharjo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun


Sekap Pacar , Korban Diperkosa dan Dianiaya

Sekap Pacar , Korban Diperkosa dan Dianiaya

Kondisi M. Imron Ali Rodisi,23, diselimuti emosi. Dia menuding pacarnya IS,20, warga Jalan Jeruk memiliki pria idaman lain (PIL).


Diduga Mabuk, Mobil Terbalik Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Mabuk, Mobil Terbalik Tabrak Pembatas Jalan

Kecelakaan tunggal menimpa pengendara mobil Toyota Kijang Innova warna putih di Jalan Darmo Permai Utara 2, Sukomanunggal, Surabaya Selasa dinihari (8/1).


Truk Seruduk Bengkel Tambal Ban

Truk Seruduk Bengkel Tambal Ban

Disalip mobil, truk tronton Nopol H 1819 ES menabrak bengkel tambal ban dan terguling di Jalan Raya Ajibarang-Pekuncen, Desa Ciberung, Kecamatan Ajibarang, kema


Diduga Sakit, Pedagang Susu Tewas di Lapaknya

Diduga Sakit, Pedagang Susu Tewas di Lapaknya

Seorang pedagang susu kambing, Sugiarto, 40, warga Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, ditemukan tewas di lapak dagangannya.


Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Pekalongan Meregang Nyawa

Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Pekalongan Meregang Nyawa

Diduga karena over dosis miras oplosan, seorang pemuda, DH (22), warga Desa Pasirkratonkramat Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan meninggal dunia.


Hindari Kucing, Mobil Terguling lalu Masuk Sungai

Hindari Kucing, Mobil Terguling lalu Masuk Sungai

Karena kaget ada kucing yang hendak menyeberang jalan, mobil Daihatsu Xenia Nopol G 8784 MB yang dikemudikan Hamzah Maulana (18), terbalik.


Pria Tak Ber-KTP Dilibas KA

Pria Tak Ber-KTP Dilibas KA

Seorang pria tanpa identitas, Rabu (2/1) kemarin, tewas mengenaskan akibat tertabrak kereta api (KA) di perlintasan Dukuh Kendayakan.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!