Kriminal
Share this on:

30 Imigran Gelap asal Indonesia Ditangkap di Malaysia

  • 30 Imigran Gelap asal Indonesia Ditangkap di Malaysia
  • 30 Imigran Gelap asal Indonesia Ditangkap di Malaysia

Foto: ilustrasi

KUALA LUMPUR - Otoritas imigrasi Perak, Malaysia menangkap 30 imigran ilegal, yang sebagian besar adalah warga negara Indonesia (WNI). Salah satu WNI dilaporkan sempat bersikeras mengaku sebagai warga Malaysia.

Para imigran ilegal yang ditangkap terdiri dari 21 warga negara Indonesia (WNI), tiga warga Bangladesh, tiga warga Sri Lanka, dua warga India dan satu warga Pakistan. Seperti dilansir media lokal The Star, Kamis (10/10) kemarin, ke-30 imigran ilegal tersebut ditangkap dalam penggerebekan terbaru di Ipoh, Malaysia.

Mereka yang ditangkap terdiri dari 22 pria dan delapan wanita, yang rata-rata berusia antara 30-50 tahun. Direktur Departemen Imigrasi Perak, Kamalludin Ismail, mengatakan, penggerebekan ini dilakukan di area permukiman dan lokasi proyek konstruksi di Ipoh. Penggerebekan dilakukan selama dua hari 8-9 Oktober kemarin.

"Dari penggerebekan, kami melakukan pemeriksaan terhadap total 53 warga negara asing dengan berbagai kewarganegaraan, dan menangkap 30 orang di antaranya," kata Kamalludin dalam pernyataan resminya, Kamis (10/10).

"Mereka ditahan atas berbagai pelanggaran hukum, termasuk overstaying, tidak memiliki dokumen identitas dan menyalahgunakan izin sosial," imbuhnya.

Kamalludin menjelaskan, bahwa penyelidikan awal mengungkapkan bahwa lokasi proyek konstruksi yang digerebek itu mempekerjakan para imigran ilegal tersebut. Saat penggerebekan, salah satu warga Indonesia berusaha membuktikan bahwa dirinya warga Malaysia dengan menunjukkan versi lama MyKad kepada petugas.

"Sang petugas yang penasaran, lalu memutuskan untuk memeriksanya ke Departemen Pendaftaran Nasional (JPN), dan kartu identitas itu ternyata palsu. Pria itu telah diserahkan kepada departemen terkait untuk ditindak lebih lanjut," tuturnya. (der/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tiga WNI Selundupkan Puluhan Ribu Rokok ke Malaysia

Tiga WNI Selundupkan Puluhan Ribu Rokok ke Malaysia

Kepolisian Malaysia menagkap tiga pria berkewarganegaraan Indonesia (WNI) atas tindak pidana penyelundupan puluhan ribu rokok.


Sidang Pemerkosaan WNI di Malaysia Ditunda

Sidang Pemerkosaan WNI di Malaysia Ditunda

Pengadilan Negara Bagian Perak, Malaysia menunda persidangan dugaan pemerkosaan pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia.


Lagi, WNI Meninggal saat Antre Buat Paspor

Lagi, WNI Meninggal saat Antre Buat Paspor

Kabar duka kembali menimpa salah satu warga negara Indonesia (WNI), Ngatiyai (57 tahun). Ia meninggal dunia saat mengurus penggantian paspor.


Empat Juta Penduduk Indonesia Terpapar Narkoba

Empat Juta Penduduk Indonesia Terpapar Narkoba

Jumlah warga Indonesia yang terpapar narkotika saat ini mencapai 4 juta jiwa. Selain itu, 90 persen kejahatan jalanan dilakukan oleh para pecandu narkotika.


Kepala Diparta Lombok Barat Ditangkap Jaksa

Kepala Diparta Lombok Barat Ditangkap Jaksa

Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), Selasa (12/11) kemarin.


Nelayan Indonesia Kembali Ditangkap di Australia

Nelayan Indonesia Kembali Ditangkap di Australia

Pihak berwenang Australia kembali menangkap sebuah perahu nelayan asal Indonesia di perairan negara bagian Northern Territory.


Pelaku Pembunuh WNI di Malaysia Ditangkap

Pelaku Pembunuh WNI di Malaysia Ditangkap

Kepolisian Malaysia menangkap salah seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan atas temuan sesosok jasad wanita berkewarganegaraan Indonesia (WNI).


Banyak Pasal Bias, KPK Tak Usah Kerja

Banyak Pasal Bias, KPK Tak Usah Kerja

Indonesia Corruption Watch (ICW) menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diam dan tak usah bekerja.


Waspadai Buku KIR Palsu

Waspadai Buku KIR Palsu

Dua pelaku pemalsuan buku Kir kendaraan ditangkap polisi. Keduanya merupakan bapak dan anak yang telah beraksi selama 12 tahun.


25 Provinsi Terlilit Korupsi

25 Provinsi Terlilit Korupsi

Ketua KPK Agus Rahardjo membeberkan daftar 25 provinsi di Indonesia yang memiliki kasus korupsi terbanyak berdasarkan data tahun 2004-2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!