Kriminal
Share this on:

368 Orang Terjaring Operasi Pekat, 44 Kasus Prostitusi Dibongkar

  • 368 Orang Terjaring Operasi Pekat, 44 Kasus Prostitusi Dibongkar
  • 368 Orang Terjaring Operasi Pekat, 44 Kasus Prostitusi Dibongkar

PEKAT - Kabag Ops Polresta Pontianak Kompol Jovan R Sumual didampingi Kasat Reskrim Kompol Muhammad Husni Ramli merilis hasil operasi pekat di markasnya. (achmad mundzirin/jpg)

PONTIANAK - Operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Mapolresta Pontianak sejak 26 Mei-9 Juni lalu menjaring 368 pelaku kejahatan maupun penyakit masyarakat. Di antaranya pemabuk, prostitusi dan pasangan mesum.

Dalam operasi pekat ini juga memburu aksi premanisme dan penjual petasan. Mengejutkannya, hasil operasi pekat kali ini meningkat tajam.

?Sebanyak 340 kasus yang kita ungkap sepanjang Operasi Pekat tahun 2017 ini dengan pelaku berjumlah 368 orang,? jelas Kabag Ops Polresta Pontianak Kompol Jovan R Sumual didampingi Kasat Reskrim Kompol Muhammad Husni Ramli, kemarin.

Dijelaskan Jovan, paling banyak premanisme, 255 kasus. Kedua prostitusi sebanyak 44 kasus, narkoba 10 kasus, perjudian 5 kasus sedangkan minuman keras (miras) 17 kasus.

Kompol Jovan mengungkapkan, jajarannya telah meringkus 42 pelaku selama operasi pekat berlangsung. Semuanya dalam status penyidikan. ?Sebanyak 14 orang diamankan di Mapolresta dan 28 orang diamankan di Polsek jajaran,? jelas Jovan.

Dikatakan Jovan, dari ratusan orang itu, enam diantaranya dijerat tindak pidana ringan (tipiring). Sisanya diberikan pembinaan dan penyuluhan, sebanyak 292 orang.

?Operasi ini kita lakukan sebelum dan di saat Ramadan. Tujuannya cipta kondisi, memastikan tidak ada gangguan Kamtibmas sepanjang bulan suci Ramadan,? terang Kompol Jovan.

Operasi yang berlangsung selama 15 hari ini akan dilanjutkan dengan operasi ramadaniah, yakni operasi menjelang hari raya Idul Fitri. ?Kita terus lakukan cipta kondisi dalam memberikan pelayanan dan pengamanan untuk masyarakat,? pungkasnya. (zrn/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

18 Orang Divonis Mati

18 Orang Divonis Mati

Barang bukti hampir 20 Kg sabu, 2.000 ekstasi dan 4.000 happy five dimusnahkan di lapangan Mapolda Kalbar, Selasa (11/7).


Modal Foto Syur, Intimi ABG hingga Empat Kali

Modal Foto Syur, Intimi ABG hingga Empat Kali

Tidak tahan dengan ancaman yang dialaminya, Ji (16), warga Kecamatan Telukpandan, Pesawaran, melaporkan kasus pencabulan ke Polsekta Telukbetung Utara.


Kasus Asmara Berdarah Direkonstruksi

Kasus Asmara Berdarah Direkonstruksi

Kasus pembunuhan bermotif asmara di Kabupaten Cirebon dengan tersangka AF (18) beberapa waktu memasuki babak baru.


Pengecer dan Bandar Togel Digerebek Polisi

Pengecer dan Bandar Togel Digerebek Polisi

Dua orang pengecer sekaligus bandar Togel, Wasmin (56), diciduk anggota Reskrim Polsek Kesesi.


Rem Truk Blong, Dua Nyawa Melayang Lagi

Rem Truk Blong, Dua Nyawa Melayang Lagi

Kecelakaan maut kembali terjadi di pertigaan Pasar Kertek, Sabtu lalu (30/7). Akibatnya, dua orang meninggal dunia dan dua orang lainya mengalami luka parah.


Polisi Pastikan Bukan Bunuh Diri

Polisi Pastikan Bukan Bunuh Diri

Polisi berupaya mengungkap kasus penemuan sosok mayat laki-laki bernama Stefanus Balim, yang sebelumnya ditemukan tewas.


Pembunuh Anak Kandung Dituntut 15 Tahun

Pembunuh Anak Kandung Dituntut 15 Tahun

Sidang kasus pembunuhan Hasanuddin (10) oleh ibu kandung dan ayah tirinya, memasuki babak baru.


Bocah 10 Tahun Dicabuli Paman

Bocah 10 Tahun Dicabuli Paman

Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur masih saja terjadi di Kabupaten Kapuas.


Hendak Angkut Beras, Empat Rampok Diringkus Warga

Hendak Angkut Beras, Empat Rampok Diringkus Warga

Empat orang warga digelandang ke Polsek Belik, setelah kepergok hendak mengambil beras dan gabah.


Gadaikan Mobil Orang Lain, Oknum Guru Diringkus

Gadaikan Mobil Orang Lain, Oknum Guru Diringkus

Polres Blora meringkus oknum guru PNS di SDN Ngaringan, Grobogan kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!