Kriminal
Share this on:

488 Kapal Ikan Ilegal Ditenggelamkan

  • 488 Kapal Ikan Ilegal Ditenggelamkan
  • 488 Kapal Ikan Ilegal Ditenggelamkan

Foto: jawapos.com

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan serius mengamankan teritori laut Nusantara. Sejak 2014, KKP sukses meringkus 582 kapal penangkap ikan illegal. Dari jumlah tersebut 488 kapal di antaranya sudah ditenggelamkan. Per Januari 2019, ada 38 kapal penangkap ikan illegal diamankan KKP.

Rinciannya, 13 kapal berbendera Malaysia, 15 kapal milik Vietnam, dan 10 kapal sisanya milik nelayan lokal. Mayoritas kapal-kapal tersebut melanggar wilayah pengelolaan perikanan untuk penangkapan ikan. Yakni, berjumlah 93 kasus.

"Kapal-kapal ini menangkap ikan tidak sesuai dengan verifikasi daerah tangkapan yang diajukan ke Stasiun PSDKP (Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) sebelum melaut," terang Plt Direktur Jenderal PSDKP Agus Suherman di kantornya kemarin. Bisa melibatkan kapal lokal maupun kapal asing yang sudah mengantongi izin.

Kasus kedua yang sering terjadi yakni melibatkan pemilik kapal asing. Biasanya mereka menggunakan kapal laut lokal untuk menangkap ikan di laut Indonesia. Setelah itu, hasil tangkapan tersebut dibawa ke laut lepas untuk dipindahkan ke kapal asing.

Kemudian, kasus pelanggaran teritori menjadi perhatian. Agus mengungkapkan, perairan Laut Sulawesi Utara dan Laut Natuna Utara merupakan daerah paling sering terjadi pelanggaran. "Di Laut Sulawesi Utara rawan masuknya kapal illegal dari Filipina. Sedangkan, perairan Natuna Utara banyak yang dari Vietnam dan Malaysia," jelas Agus, kemarin.

Penangkapan kapal ikan ilegal dilakukan melalui patroli yang terintegrasi. Baik melalui operasi udara (airborne surveillance) maupun informasi dari masyarakat melalui SMS Gateway. Cara tersebut nyatanya cukup ampuh memberantas praktik illegal fishing.

"Ada 19 hari operasi. Yang pertama di Pangkalan Operasi Natuna, Banjarmasin, Manado, dan Batam, meliputi Wilayah Penangakpan Perikanan (WPP) 711, 712, 713, dan 716. Hasilnya, ada 9 kapal yang ditangkap, ada penyitaan 12 alat tangkap terlarang, dan 9 rumpon yang kami potong di wilayah tersebut tahun ini," urai Agus.

Penanganan kasus Tindak Pidana Kelautan dan Perikanan (TPKP) sepanjang tahun 2014 hingga April 2019 telah mencapai 915 kasus. Khusus tahun ini, terpantau 33 kasus yang sudah berjalan. Tiga kasus masih incracht, dua kasus sudah P21, ada 11 kasus yang masih dalam penyidikan, dan sisanya dalam tahap pemeriksaan awal serta administrasi.

Dirjen PSDKP terus mengawasi pelanggaran melalui VMS (visual monitoring system). Sistem tersebut juga membantu mengawasi operasi kapal tanpa SIPI (surat izin penangkapan ikan), transshipment, dan pelanggaran di pelabuhan muat. (han/ful/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Malaysia Deportasi Ratusan WNI Ilegal

Malaysia Deportasi Ratusan WNI Ilegal

Sebanyak 149 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja secara ilegal di Negeri Sabah, dipulangkan oleh pemerintah Malaysia ke Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara


Jaksa Tahan Kivlan Zen di Rutan Guntur

Jaksa Tahan Kivlan Zen di Rutan Guntur

Tersangka kasus dugaan kepemilikan dugaan senjata api ilegal, Kivlan Zen ditahan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat di Rutan Gunt


Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Lima ABK WNI Hilang di Perairan Taiwan

Sedikitnya lima anak buah kapal (ABK) asal Indonesia, dilaporkan hilang saat melaut di perairan dekat Pulau Diaoyutai, Taiwan.


Malaysia Tangkap Nakhoda WNI

Malaysia Tangkap Nakhoda WNI

Seorang Nakhoda dan teknisi kapal berkewarganegaraan Indonesia (WNI) ditahan oleh Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA).


Kapal Terbalik, 150 Imigran Diperkirakan Tewas

Kapal Terbalik, 150 Imigran Diperkirakan Tewas

Sebanyak 150 imigran diperkirakan tewas, setelah dua kapal yang mereka tumpangi terbalik di lepas pantai Libya, Kamis (25/7) lalu.


Kapalnya Disita Indonesia, Nelayan Malaysia Rugi Rp33,8 Miliar

Kapalnya Disita Indonesia, Nelayan Malaysia Rugi Rp33,8 Miliar

Para nelayan dan pemilik kapal Malaysia memprotes penyitaan kapal-kapal Malaysia oleh pemerintah Indonesia.


Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Kapal MT yang diduga melakukan transfer BBM ilegal di Perairan Muara Baru, Jakarta Utara ditangkap, Kamis (18/7).


Kivlan Zen Tak Akan Diberi Penangguhan Penahanan

Kivlan Zen Tak Akan Diberi Penangguhan Penahanan

Tersangka kasus hoaks, makar, dan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen tak akan memperoleh penangguhan penahanan.


KKP Kembali Dibelit Rasuah Kapal

KKP Kembali Dibelit Rasuah Kapal

Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Direktur Utama Jelajah Samudra Internasional Rosita Wulansari, Selasa (16/7).


Jempol! Indonesia Tangkap Kapal Buruan Internasional

Jempol! Indonesia Tangkap Kapal Buruan Internasional

Satuan Tugas 115 berhasil menghentikan dan memeriksa kapal MV NIKA berbendera Panama yang menjadi buruan internasional di Selat Malaka, Jumat (12/7) lalu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!