Kriminal
Share this on:

58 Butir Peluru Sisa Perang Ditemukan Warga

  • 58 Butir Peluru Sisa Perang Ditemukan Warga
  • 58 Butir Peluru Sisa Perang Ditemukan Warga

PERIKSA - Kapolsek Banyumas (kanan) melakukan pengecekan amunisi temuan warga, kemarin. (istimewa)

PURWOKERTO -

  • Puluhan butir amunisi atau peluru ditemukan di pekarangan Marto Rikun (62), warga Kalisube, Banyumas. Peluru-peluru tersebut ditemukan pemilik pekarangan saat menggali tunggak kayu, Selasa (30/10) lalu, sekira pukul 10.00.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kapolsek Banyumas, Iptu Sutrisno mengatakan, awalnya pemilik pekarangan sedang menggali tanah untuk mengambil tunggak kayu. Namun saat dia sedang menggali tiba-tiba cangkul miliknya membentur benda keras.

"Setelah digali, ternyata cangkul milik Marto Rukun membentur amunisi. Setelah digali dengan tangan, amunisi itu dikumpulkan satu per satu," ujar dia.

Usai menemukan amunisi berkarat tersebut, Marto Rukun memanggil saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Satu per satu amunisi dihitung dan dilaporkan ke Polsek Banyumas.

"Amunisi tersebut sudah berkarat dan ditemukan di kedalaman 30 centimeter. Setelah kami hitung, ada lima butir amunisi panjang 17 centimeter dan 53 butir amunisi 7 sentimeter," ujar dia.

Dia menjelaskan, setelah menemukan amunisi berkarat tersebut, Polsek Banyumas menghubungi Kanit 3 Gegana Subden Purwokerto untuk minta petunjuk cara pengamanan. "Amunisi tersebut, kemudian diamankan ke Polsek Banyumas. Diduga, amunisi tersebut merupakan peninggaaln masa perang," ujarnya.

Kapolsek mengapresiasi langkah masyarakat yang segera melapor ke Polsek. Sebab segera melapor petugas dapat melakukan penanganan.

"Kami imbau masyarakat tidak sungkan melapor polisi apabila menemukan sesuatu yang mencurigakn, atau sesuatu yang dapt mengganggu situasi kamtibmas. Dengan kerjasama yang baik antara masyarkat dan aparat, situasi kamtibmas dapat terjaga tetap kondusif," tandas Sutrisno. (mif/wan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Positif Narkoba, 59 WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Positif Narkoba, 59 WNI Ditangkap Polisi Malaysia

59 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap di sebuah pusat hiburan di Bandar Puchong Jaya, Minggu malam (21/7), positif menggunakan narkoba.


BNN Musnahkan Ganja, Sabu dan Ekstasi di Aceh

BNN Musnahkan Ganja, Sabu dan Ekstasi di Aceh

Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkoba berupa 338 Kg ganja kering, 52 Kg sabu, dan 22.766 butir pil ekstasi.


Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Selundupkan Gula Ilegal, Empat WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Empat warga negara Indonesia (WNI) ditangkap Kepolisian Maritim Malaysia di Tawau (Negeri Sabah), Malaysia, Kamis (11/7) lalu.


Malaysia Deportasi 117 WNI Ilegal

Malaysia Deportasi 117 WNI Ilegal

Pemerintah Malaysia mendeportasi 117 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja ilegal di Negeri Sabah ke Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, Kamis (11/7).


WNI Tewas Berlumuran Darah di Rumah Kontrakan

WNI Tewas Berlumuran Darah di Rumah Kontrakan

Kepolisian Malaysia menemukan sepasang jenazah (Pria dan Wanita) yang diyakini sebagai warga negara asing (WNA), di sebuah rumah di wilayah Banting.


Ratusan WNI Minta Visa Perlindungan ke Australia

Ratusan WNI Minta Visa Perlindungan ke Australia

Setiap tahunnya ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) mengajukan permohonan untuk mendapatkan visa perlindungan sebagai pengungsi di Australia.


Sisa Empat Hari, Peminat Capim KPK Masih Minim

Sisa Empat Hari, Peminat Capim KPK Masih Minim

Empat hari jelang ditutupnya pendaftaran 4 Juli mendatang, jumlah pendaftar Capim KPK masih minim.


29 Wanita WNI Jadi Korban Perdagangan Orang ke China

29 Wanita WNI Jadi Korban Perdagangan Orang ke China

29 perempuan warga negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban perdagangan orang yang melibatkan sindikat China dan Indonesia.


Peluru Terindikasi dari Senjata Rakitan

Peluru Terindikasi dari Senjata Rakitan

Uji balistik terhadap proyektil yang ditemukan di empat korban kerusuhan 22 Mei selesai.


Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Empat dari sembilan korban tewas saat kerusuhan 21-22 Mei dipastikan karena peluru tajam.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!