Kriminal
Share this on:

6,4 Juta Liter BBM Diselamatkan

  • 6,4 Juta Liter BBM Diselamatkan
  • 6,4 Juta Liter BBM Diselamatkan

JAKARTA - Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH) Migas mencata sejak 2016 hingga awal Maret telah mencegah penyelewengan penggunaan BBM sebesar 6,4 juta liter.

Dari pencegahan itu, pemerintah telah menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp72,6 miliar. BBM jenis Solar paling banyak diselewengkan. Modus yang dilakukan adalah menjual solar dengan harga yang jauh lebih tinggi dari yang telah ditetapkan.

Tak mau tinggal diam, Menteri Energi dan Sumber daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan, kementerian telah memerintahkan kepada Kepala Badan Penyalur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk memanfaatkan perjanjian kerja sama kepada Polri untuk implementasi penertiban penggunaan solar, baik dari sisi pihak penyalur dan pengguna sesuai dengan peraturan perundangan yang ada.

"Saya minta (BPH Migas) ini supaya dijalankan," tegasnya, Senin (25/3).

Menurutnya, pengawasan pendistribusian BBM akan dilakukanpada seluruh titik serah akhir kepada konsumen. "Yang penting ini adalah pengawasan mengenai solar. Karena industri juga menggunakan Solar yang sama pada umumnya dengan kendaraan bermotor. Rata-rata BBM yang disalahgunakan dari BBM Subsidi dijual diatas harga subsidi," jelas Jonan.

Tak cukup di situ, Pemerintah juga memiliki berbagai upaya untuk terus memperketat pencegahan penyelewengan penggunaan BBM. Pertama, digitalisasi Nozzle Stasiusn Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia.

"Digitalisasi ini penting supaya dicatat realtime dan diverifikasi dengan mudah setiap pembelian mulai dari plat nomer kendaraan, volume dan tempat pembelian," ungkap Jonan.

Langkah kedua, badan usaha wajib melaporkan volume penjualan termasuk data stock, losses dan penggunaan sendiri (own use). "Langkah ini terkait dengan digitalisasi. Kalau digitalisasi tidak bisa, saya kira laporan penjualan ini akurasinya tidak bisa pas 100 persen," Jonan menambahkan.

Ketiga, menyiapkan SOP untuk melakukan verifikasi pengecekan sampai kepada konsumen akhir. Selanjutnya adanya sosialisasi yang dilakukan secara masif bersama Komisi VII DPR RI dan Polri.

"Langkah terakhir adalah pengawasan akan dilakukan secara rutin dan insendentil terhadap penyaluran dan pendistribusian BBM dengan melibatkan penegak hukum, kita dorong pengawasanya sampai ke tangan

Untuk diketahui, kouta Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) tahun 2019 adalah solar sebanyak 14,5 juta kilo liter (kl) dan 610 ribu kl untuk kerosene (minyak tanah). Apabila tidak dilakukan pengawasan pendistribusian BBM yang baik, maka pada akhir tahun 2019 diperkirakan akan terjadi potensi over kouta jenis solar.

Sebelumnya, Anggota Komite BPH Migas, Hendry Ahmad mengatakan, BPH Migas telah bekerjasama dengan PT Pertamina untuk menindak SPBU nakal tersebut. "Kami sudah menindaklanjuti dengan Pertamina dan Pemda, kesepakatan jumat besok akan melakukan pertemuan untuk mencari solusi dan untuk sementara APMS yang ada ini kita nonaktifkan. Kami akan mengatur dengan Pemda bagaimana mendistribusikan ke masyarakat agar kepentingan BBM tidak terganggu," tandasnya. (fin/tgr/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Bawa Uang Miliaran Rupiah, WNI Ditangkap di Singapura

Otoritas Singapura menjatuhkan hukuman denda SG$ 8 ribu (Rp81 juta) kepada seorang warga negara Indonesia (WNI), karena membawa sejumlah besar uang tunai senila


Anak Buah Imam Nahrawi Dituntut Tujuh Tahun

Anak Buah Imam Nahrawi Dituntut Tujuh Tahun

, uang Rp400 juta dan satu unit ponsel Samsung Galaxy Note 9 senilai total sekira Rp900 juta. "Meminta majelis hakim agar menyatakan terdakwa Mulyana terbukti


Mark Up Proyek Dana Desa sampai Rp500 Juta, Kades Dibui

Mark Up Proyek Dana Desa sampai Rp500 Juta, Kades Dibui

Penyelewangan Dana Desa (DD) oleh Kepala Desa masih marak terjadi di sejumlah daerah. Salah satunya di Desa Kasang Lopak Alai Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Mua


Lagi, WNI Terlibat Peredaran Narkoba di Malaysia

Lagi, WNI Terlibat Peredaran Narkoba di Malaysia

Kepolisian Malaysia berhasil membongkar kasus peredaran narkoba senilai total 1,75 juta Ringgit atau setara Rp5,9 miliar, dari tangan sembilan pelaku.


Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Kapal MT yang diduga melakukan transfer BBM ilegal di Perairan Muara Baru, Jakarta Utara ditangkap, Kamis (18/7).


Diduga Terima Rp45 juta dan SGD11 ribu, Gubernur Kepri Tersangka

Diduga Terima Rp45 juta dan SGD11 ribu, Gubernur Kepri Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun sebagai tersangka kasus dugaan suap, Kamis (11/7) kemarin.


Buronan Kejagung Dibekuk saat Bersembunyi di Apotek

Buronan Kejagung Dibekuk saat Bersembunyi di Apotek

Nanang Fauzi, buronan kasus penipuan bilyet giro senilai Rp400 juta ditangkap tim intelijen gabungan dari Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Bar


PK Ditolak, Baiq Nuril Terancam Penjara 6 Bulan dan Denda Rp500 Juta

PK Ditolak, Baiq Nuril Terancam Penjara 6 Bulan dan Denda Rp500 Juta

PK Baiq Nuril, mantan tenaga honorer SMAN 7 Mataram dalam kasus penyebaran konten bermuatan asusila di tolak MA.


Uang Rp173 Miliar Hasil Korupsi Diserahkan Polisi ke Kejaksaan

Uang Rp173 Miliar Hasil Korupsi Diserahkan Polisi ke Kejaksaan

Kasus korupsi pengadaan BBM high speed diesel (HSD) di PLN tahun anggaran 2010 akan segera dilimpahkan Polri ke Kejaksaan Agung.


Astaghfirullohaladzim, Uang Negara Rp470 Juta Diduga Jadi Bancakan

Astaghfirullohaladzim, Uang Negara Rp470 Juta Diduga Jadi Bancakan

Ketua Pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat KPU Kota Bogor berinisial MH ditetapkan sebagai tersangka.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!