Kriminal
Share this on:

ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

  • ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji
  • ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

BATULICIN - Perbuatan Iwan Romansyah (26) memang biadab. Dia menculik dan mencabuli VN (12), seorang siswi di Tanah Bumbu. Tak hanya itu, dia juga meminta orang tua menebus VN dengan uang puluhan juta rupiah.

Peristiwa menyayat hati ini terjadi di jalan simpang tiga Desa Satui Timur Kecamatan Satui, Selasa (22/1) malam. VN yang berangkat mengendarai sepeda motor ke musala untuk mengaji, tak kunjung pulang.

Biasanya, sekitar pukul 20.30 Wita, VN sudah tiba di rumah. Namun, ditunggu sampai pukul 21.00 Wita, VN tak kunjung tiba. Orang tua VN pun mendatangi musala dan mendapatkan informasi dari guru ngaji bahwa VN sebenarnya sudah lama pulang.

Orang tua pun panik dan mencari VN kesana kemari, nihil. Tiba-tiba saja handphone ibu VN berbunyi. Sebuah SMS masuk, isinya meminta uang tebusan Rp30 juta sampai Rp50 juta. Sang penculik yang mengirim SMS juga melarang orang tua melapor ke polisi.

Di tengah kegundahan, orang tua VN tetap nekat melaporkan kejadian itu ke Polsek Satui. Keesokan paginya, anggota Polsek Satui mendapat informasi dari warga bahwa ada kendaraan mencurigakan yang disembunyikan di rerumputan samping jalan trans menuju Dusun II dan Dusun III.

Dari sinilah petugas kemudian mulai melakukan penyelidikan. Sepeda motor itu diketahui milik Iwan Romansyah, seorang tetangga VN. Polisi yang melakukan verifikasi kemudian menemukan nomor handphone yang digunakan pelaku untuk meminta tebusan juga adalah nomor milik Iwan.

Polisi kemudian memburu Iwan ke dalam hutan. Selama tiga hari, perburuan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Tanbu Ajun Komisaris Polisi Alfian Tri Permadi dan Kapolsek Satui Ajun Komisaris Polisi Apri.

Kamis (24/1) pagi sekitar pukul 08.00 Wita, polisi akhirnya menemukan VN di salah satu pondok di jalan hauling PT BJM di Desa Satui Timur. Setelah ditemukan, VN dibawa ke puskesmas untuk divisum. Dari hasil visum, VN rupanya telah dicabuli.

Meski sudah mendapatkan korban penculikan, polisi terus menggencarkan perburuan kepada pelaku. Akhirnya pada Sabtu (26/1) pagi sekitar pukul 08.00 Wita, Iwan Romansyah berhasil ditangkap polisi bersama-sama dengan warga.

Kepada polisi, Iwan mengatakan memang telah merencanakan menculik VN. Pada malam VN hilang, dia telah menunggu korban di persimpangan jalan. Ketika korban lewat, dia segera menyergap dan membawa Vn ke dalam hutan. Iwan mengakui telah mencabuli VN. Perbuatan bejat itu dilakukannya sebanyak tiga kali.

“Saat mencabuli, korban diancam agar tidak berteriak oleh pelaku. Tersangka Iwan mengaku nekat melakukan perbuatan itu karena bernafsu melihat korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanbu Ajun Komisaris Polisi Alfian Tri Permadi didampingi Kapolsek Satui Ajun Komisaris Polisi Apri serta Kabag Ops Polres Tanah Bumbu, Ajun Komisaris Polisi Dolly, dalam konferensi pers di Mapolres Tanbu, siang kemarin.

Akibat perbuatan pelaku, kini VN mengalami trauma.“Sampai saat ini korban belum bisa dimintai keterangan, karena masih menjalani pemulihan,” ucap Alfian.

DIa mengatakan motif penculikan itu sendiri karena faktor ekonomi. Awalnya, Iwan meminta tebusan uang sebesar Rp30 juta, kemudian naik menjadi Rp50 juta.

Iwan sendiri dalam kesehariannya bekerja serabutan. “Pelaku sempat memanggil korban dan setelah itu langsung menyekap mulut korban dengan menggunakan tangannya. Korban dibawa ke areal perkebunan kelapa sawit,” ucap Alfian.

Dia mengimbau kepada para orang tua yang memiliki anak masih dibawah umur agar tidak membiarkan naik sepeda motor seorang diri. “Orang tua wajib mendampingi ketika anak sekolah maupun berangkat ngaji. Jangan sampai memberi sepeda motor dan membiarkan anaknya bolak balik sendiri,” ucap Alfian. (kry/ay/ran/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Suap

KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan tiga tersangka kasus suap terkait pinjaman daerah Kabupaten Lampung Tengah.


Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Lebih dari dua tahun, tiga kasus dugaan korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mangkrak tanpa ada kejelasan.


Tersangka Korupsi Alsintan Masih Gelap

Tersangka Korupsi Alsintan Masih Gelap

Penetapan tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) 2015 lalu belum jelas.


Bupati Solok Selatan Diduga Korupsi Pembangunan Masjid

Bupati Solok Selatan Diduga Korupsi Pembangunan Masjid

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria kini jadi perbincangan, terkait dugaan sejumlah kasus tindak pidana korupsi yang menjeratnya..


Teroris JAD Lampung Dicurigai Latihan di Papua

Teroris JAD Lampung Dicurigai Latihan di Papua

Polda Papua mencurigai dua daerah yang diduga menjadi lokasi latihan terorisme jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung.


KPK Identifikasi Tiga Sumber Gratifikasi

KPK Identifikasi Tiga Sumber Gratifikasi

Ada nama lain, selain Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita yang mencuat dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi anggota DPR Bowo Sidik Pangarso.


Fee Rp500 Juta Bui Tiga Tersangka

Fee Rp500 Juta Bui Tiga Tersangka

KPK menahan tiga tersangka dugaan tindak pidana korupsi suap terkait penanganan perkara pidana di Pengadilan Negeri Balikpapan tahun 2018.


Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Pergerakan sel jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kembali terendus. Tiga pelaku pun diamankan Detasmen Khusus (Densus 88) Anti Teror.


Wali Kota Dumai Diduga Terlibat Dua Kasus Tipikor

Wali Kota Dumai Diduga Terlibat Dua Kasus Tipikor

Zulkifli Adnan Singkah (ZAS) kali ini tidak bisa berkutik, setelah dietapkan KPK sebagai tersangka.


Sembilan Pelaku Serangan Bom Gereja di Sri Lanka

Sembilan Pelaku Serangan Bom Gereja di Sri Lanka

Kepolisian Sri Lanka merilis nama sembilan pelaku serangan bom bunuh diri beruntun, yang menewaskan 253 orang pada Hari Paskah lalu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!