Kriminal
Share this on:

ABG Pencuri Uang dan HP Babak Belur Dihajar Warga

  • ABG Pencuri Uang dan HP Babak Belur Dihajar Warga
  • ABG Pencuri Uang dan HP Babak Belur Dihajar Warga

MENANGIS – Tersangka meneteskan air mata saat diinterogasi oleh Panit Reskrim dan Kapolsek Purwokerto Selatan, kemarin. (radarmas)

PURWOKERTO - Akibat kepergok mencuri HP dan Uang, SB (17), warga Sukabumi, Jawa Barat harus berurusan dengan polisi. Bahkan, dia pun harus menerima bogem mentah dari warga yang geram dengan aksinya.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK, melalui Kapolsek Purwokerto Selatan AKP Subeno mengatakan, awalnya pelaku SB tiba di Terminal Purwokerto, Sabtu malam, sekitar pukul 22.00. Pelaku datang dari Bandung menggunakan sebuah bus.

”Tersangka awalnya turun dari bus di terminal, kemudian keluar terminal melalui tembok dan naik ke atap rumah warga. Dia masuk ke rumah pertama melalui atap, kemudian masuk ke rumah yang kedua melalui pintu belakang, tapi ketahuan pemilik rumah,” jelas dia.

Dari rumah pertama, pelaku berhasil menggasak dua buah HP dari kamar korban. Selain itu, uang tunai senilai Rp762 ribu dari dompet yang ada di atas lemari. ”Usai beraksi di rumah Priyono (41), pelaku keluar dan masuk ke rumah Firman di sebelahnya. Namun, saat hendak beraksi, dia kepergok pemilik rumah yang bangun lantaran mendengar suara mencurigakan,” jelas dia.

Saat korban mengecek ke belakang rumah, pelaku sudah bersiap melarikan diri. Namun akhirnya, berhasil diamankan warga dan Satpam Perumahan di Kelurahan Berkoh.

”Setelah diamankan, Satpam menghubungi anggota kami yang baru patroli dari KPU. Dalam hitungan menit, anggota tiba di lokasi dan mengamankan pelaku ke Mapolsek Purwokerto Selatan,” ungkap dia.

Dari penggeledahan yang dilakukan, ditemukan dua unit HP dan uang tunai dari saku tersangka. Tersangka mengakui, barang tersebut diambil dari rumah korban Priyono. ”Tersangka disangkakan melanggar Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” tegas Kapolsek.

Sementara itu, SB mengaku, nekat mencuri lantasan kehabisan ongkos ke Surabaya untuk bekerja. Dia sebelumnya hanya membawa uang Rp100 ribu. ”Niatnya mau ke Surabaya, mau kerja di sana sudah ada teman, mau kerja di pasar jadi kuli panggul. Sebelumnya, di Sukabumi juga kerja di pasar jadi kuli juga,” ujar dia.

Pria yang hanya lulusan SD itu selama ini tinggal dengan neneknya. Orang tuanya, sudah lama berpisah dan keduanya sudah menikah lagi. ”Iya saya menyesal,” sesal dia sambil terisak. (mif/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Malekar Jual "Cempe" Curian via FB
Malekar Jual "Cempe" Curian via FB

Berita Sejenis

Polri Harus Intropeksi dan Evaluasi Diri

Polri Harus Intropeksi dan Evaluasi Diri

Kasus tragis yang menimpa anggota Polri di sejumlah peristiwa menunjukan kinerja korps berbaju cokelat tersebut harus dievaluasi.


Anak Buah Imam Nahrawi Dituntut Tujuh Tahun

Anak Buah Imam Nahrawi Dituntut Tujuh Tahun

, uang Rp400 juta dan satu unit ponsel Samsung Galaxy Note 9 senilai total sekira Rp900 juta. "Meminta majelis hakim agar menyatakan terdakwa Mulyana terbukti


Polri Klaim Hotspot Karhutla Menurun

Polri Klaim Hotspot Karhutla Menurun

Jumlah titik panas atau hotspot akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, Rabu (14/8) diklaim Polri telah mengalami penurunan yang signifika


Satgas Diinstruksikan Tembak di Tempat Pelaku Pembakaran Hutan

Satgas Diinstruksikan Tembak di Tempat Pelaku Pembakaran Hutan

Polri diminta untuk lebiih tegas dan berani dalam menindak para pelaku pembakar hutan, baik itu perorangan maupun korporasi.


Satgas Antimafia Bola Polri Garap 13 Provinsi

Satgas Antimafia Bola Polri Garap 13 Provinsi

Satgas Antimafia Bola Polri bakal bekerja ekstra memantau dan mengawasi pelaksanaan liga sepakbola Indonesia yang berlangsung tahun ini agar bersih dari match f


Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi Dilimpahkan

Berkas perkasa kasus penembakan yang dilakukan tersangka Brigadir Rangga Tianto terhadap Bripka Rahmat Efendi telah selesai. Dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan.


WNI di Hongkong Diminta Jauhi Lokasi Demonastrasi

WNI di Hongkong Diminta Jauhi Lokasi Demonastrasi

Konsulat Jenderal RI di Hong Kong mengimbau, seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di Bandara Internasional Hong Kong agar tetap tenang.


Anggota Polri Diculik dan Dibunuh KKB Papua

Anggota Polri Diculik dan Dibunuh KKB Papua

Dua anggota Polri dihadang kelompom kriminal bersenjata di sekitar kampung Usir, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/8) kemarin.


Indonesia Darurat Siber

Indonesia Darurat Siber

Kebutuhan UU Keamanan dan Ketahanan Siber bagi Indonesia sangat dibutuhkan. Semua alat dan perangkat yang terhubung dengan internet, memiliki kelemahan dalam si


Dua WNI Curanmor di Malaysia

Dua WNI Curanmor di Malaysia

Kepolisian Malaysia menangkap dua pria warga negara Indonesia (WNI) terkait pencurian sepeda motor.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!