Kriminal
Share this on:

Airbag Selamatkan Nyawa Ajudan Bupati Demak

  • Airbag Selamatkan Nyawa Ajudan Bupati Demak
  • Airbag Selamatkan Nyawa Ajudan Bupati Demak

DIRAWAT INTENSIF - Pengawal Bupati HM Natsir, Wijaya, masih dirawat di RSUD Sunan Kalijaga, Demak. (luthfi hanafi)

DEMAK - Salah satu korban luka berat dalam kecelakaan lalulintas mobil Bupati Demak HM Natsir adalah Wijaya (38), warga Dukuh Gemuh Desa Sayung RT 7 RW 2 Kecamatan Sayung, Demak. Wijaya yang berasal dari elemen kesatuan Sabhara Polres Demak ini bertugas menjadi pengawal bupati, termasuk saat ada acara di Bandung, Sabtu (2/3) lalu.

Hingga kemarin, Wijaya masih dirawat di ruang Amarilis II ruang 3 RSUD Sunan Kalijaga Demak. Dalam kejadian itu, Wijaya mengalami patah tulang di bagian paha sebelah kiri serta patah tulang di bahu sebelah kiri.

Istri Wijaya, Pamujiningsih, 33, menuturkan, sakit yang diderita suaminya tersebut berangsur membaik. “Tulang patah sudah dioperasi. Sekarang tinggal proses penyembuhan,” kata ibu dua anak tersebut.

Saat dijenguk Radar di RSUD kemarin, Wijaya menyampaikan rasa syukurnya karena masih diberikan keselamatan dalam peristiwa kecelakaan lalulintas yang dialami bersama Bupati HM Natsir dan ajudan Febri Dien Terial tersebut. Febri sendiri meninggal dalam kecelakaan maut di jalan tol Kandeman Batang tersebut.

Wijaya mengatakan, dirinya saat itu duduk di kursi depan sebelah kiri bersebelahan dengan sopir, Ali Ashari. Sedangkan, kursi di belakangnya diduduki oleh Febri berdampingan dengan bupati.

“Saat kejadian, saya dalam kondisi tertidur. Jadi, tidak tahu apa-apa. Saya baru terbangun ketika tabrakan terjadi. Kaki kiri saya sempat terjepit kabin yang ringsek. Kemudian kaki kanan secara refleks saya gunakan untuk menendang kabin ringsek itu agar kaki kiri saya dapat diangkat,” katanya mengingat kejadian tabrakan maut yang membuat mobil Kijang Innova Venturer Nopol H 9507 PN rusak berat.

Wijaya mengungkapkan, usai kaki kirinya dapat diangkat dari jepitan, ia pun berusaha menyelamatkan diri dengan cara keluar dari mobil sendirian. Pintu mobil sebelah kiri yang rusak dengan mudah dibuka.

“Saat saya keluar mobil, sempat melihat Febri mengalami luka di bagian kepala dan kondisinya cukup parah,” ujarnya.

Usai keluar dari mobil itu pula, Bupati HM Natsir menghampiri dan menanyakan kondisi Wijaya. Menurutnya, meski di bagian kursi paling depan sebelah kiri dengan tingkat kerusakan kabin yang parah, namun kondisinya masih bisa selamat.

“Dua airbag di bagian depan dan bagian atas Alhamdulullah dapat mengembang dan pecah. Adanya airbag inipula, saya rasakan cukup berperan membantu mengurangi risiko dampak kecelakaan yang saya alami,” katanya.

Seperti diketahui, sebelum dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak, Wijaya dirawat di RSUD Kalisari Batang. Hingga kemarin, banyak kerabat dan kolega yang membezuk Wijaya di rumah sakit milik pemerintah itu. (han/fat/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Kejagung Klaim Selamatkan Uang Negara USD 477 Juta

Kejagung Klaim Selamatkan Uang Negara USD 477 Juta

Jajaran Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung mengklaim pihaknya telah menyelamatkan uang negara hingga USD 477,625.927.


ABG Cantik Meregang Nyawa Gantung Diri

ABG Cantik Meregang Nyawa Gantung Diri

Warga RT 5 Kelurahan Buluran, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, dihebohkan dengan wanita cantik bernama Mira Susanti yang nekat gantung diri dikamarnya sendiri


Ejek-ejekan di Facebook, Siswa SMP di Pekalongan Dikeroyok

Ejek-ejekan di Facebook, Siswa SMP di Pekalongan Dikeroyok

Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti mengaku kaget dan prihatin atas insiden kasus pengeroyokan atau kekerasan yang terjadi di sebuah SMP swasta.


Tipu Rp2 Juta Pakai Akun Palsu FB Bupati

Tipu Rp2 Juta Pakai Akun Palsu FB Bupati

Akun Facebook Ahmad Marzuqi sering ditandai akun warga Jepara dalam postingan yang berhubungan dengan bupati Jepara.


Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Nyawa Ida Winarsih harus berakhir di tangan suaminya sendiri. Perempuan 30 tahun asal Desa Getas Anyar, Kecamatan Sidorejo, Magetan, itu meregang nyawa.


2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

Selama 2018 lalu, 41 nyawa melayang sia-sia di jalan raya Kota Tegal. Sementara untuk luka berat 0 orang dan luka ringan 248 orang.


Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Pekalongan Meregang Nyawa

Tenggak Miras Oplosan, Pemuda di Pekalongan Meregang Nyawa

Diduga karena over dosis miras oplosan, seorang pemuda, DH (22), warga Desa Pasirkratonkramat Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan meninggal dunia.


Tak Puas Dilayani, ABG Nekad Habisi Nyawa Pemandu Karaoke

Tak Puas Dilayani, ABG Nekad Habisi Nyawa Pemandu Karaoke

DCP, bocah di bawah umur dari Babankerep Kecamatan Ngaliyan ini nekad membunuh Ayu Sinar Agustin , lantaran merasa tak mendapatkan pelayanan seks yang memuaskan


Lerai Cekcok, Ketua RT Tusuk Warganya sampai Tewas

Lerai Cekcok, Ketua RT Tusuk Warganya sampai Tewas

Cekcok antar tetangga berujung maut. Nipan (35), warga Dusun Kersan, Bojasari, Kertek harus meregang nyawa setelah ditusuk DR (35).


Sadis, Gadis Cantik itu Dibakar saat Masih Bernafas

Sadis, Gadis Cantik itu Dibakar saat Masih Bernafas

Aksi pembunuhan yang dilakukan Kristian Ari Wibowo (31), warga Kunduran, Blora dalam menghabisi nyawa Ferin Diah Anjani (21), tergolong sadis.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!