Kriminal
Share this on:

Alphard Terguling, Pengemudi Tewas Terjepit

  • Alphard Terguling, Pengemudi Tewas Terjepit
  • Alphard Terguling, Pengemudi Tewas Terjepit

SEMARANG - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Arteri Arteri Yos Sudarso persisnya Jembatan Dekat Pos I Pelabuhan Semarang. Sebuah mobil Alphard mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling-guling sejauh 50 meter. Diduga, korban mengantuk saat mengemudikan dengan kecepatan tinggi.

Akibat kejadian ini, pengemudi mobil mewah, diketahui bernama Kris Indrawan, 50, warga beralamat Pasir Mas Utara Semarang meninggal dunia dilokasi kejadian lantaran mengalami luka pada cedera kepala berat.

Tubuhnya terjepit didalam mobil miliknya. Sedangkan mobilnya, Alphard bernopol AB 1896 WE yang dikemudikan korban mengalami ringsek hingga tak terbentuk.

Peristiwa maut ini terjadi, Sabtu (1/9) pukul 02.30. Bermula saat korban melaju dari Kaligawe menuju Kalibanteng atau arah Timur ke Barat. Saat dilokasi tikungan, tiba-tiba mobil tersebut hilang kendali menabrak trotoar dan kemudian terguling-guling sejauh 50 meter.

Mobil tersebut baru bisa berhenti terguling-guling setelah membentur bodi belakang sebuah truk. Petugas yang mendapat laporan informasi ini langsung menuju lokasi kejadian dan memerlukan penanganan ekstra keras untuk mengevakuasi tubuh korban yang terjepit di dalam kabin mobil miliknya.

"Sampai sekitar pukul 05.00 tadi sopir bisa dievakuasi alat extrikasi. Korban meninggal dilokasi kejadian, kemudian jenazahnya dibawa ke RS Kariadi Semarang," ungkap Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Jateng Agung Hari Prabowo saat dilokasi kejadian melakukan evakuasi, kemarin.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan ini juga langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi menjelaskan kejadian tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang diakibatkan hilangnya kendali kendaraan. Sehingga menabrak trotoar jalan dan kemudian kendaraan tersebut terguling.

"Kalau terguling berapa kali saya belum bisa memastikan, yang jelas mobil tersebut terguling-guling hingga kurang lebih sejauh 30 meter dari titik awal sampai dengan berhentinya kendaraan itu tadi," tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga telah mendatangi tempat penyimpanan barang bukti untuk memastikan mobil yang mengalami kecelakaan tersebut adalah tunggal. Bahkan, telah melihat bangkai mobilnya di tempat penyimpanan barang bukti dengan maksud mengantisipasi jangan sampai ada indikasi ditabrak dari belakang.

"Tadi saya juga sudah foto langsung, tidak ada luka sama sekali di bagian belakang. Sehingga saya bisa memastikan kecelakaan ini laka tunggal hilang kendali. Kontur jalanya 200 meter sebelum TKP itu merupakan turunan dan tikungan. Kendaraan yang dikemudikan korban, sehabis lewat jembatan menurun dan menikung," jelasnya.

Menanggapi adanya indikasi pengaruh miras, Ardi menjelaskan kalau secara medis karena yang bersangkutan sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat di TKP, pihaknya tidak bisa melakukan pemeriksaan dan kita tidak bisa memastikan, karena bersangkutan sudah meninggal. Sedangkan pemeriksaan ada tidaknya alkohol disaat masih hidup.

"Bukti otentiknya tidak ada.Dugaan sementara, karena kecepatan tinggi, kemudian dia tidak menguasai medan jalan. Korban meninggal dilokasi kejadian. Kondisi kendaraan rusak parah dibagian depan, terus sampai atapnya terbuka terlepas karena dia menghantam ujung trotoar karena berguling berkali-kali. Sehingga kerusakan makin besar," pungkasnya. (mha/wan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Amsor, Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipali Alami Luka Berat

Amsor, Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipali Alami Luka Berat

Aparat kepolisian telah menetapkan tersangka pada kecelakaan beruntun di Tola Cipali Km 151, Majalengka yang mengakibatkan 12 orang tewas.


Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Empat dari sembilan korban tewas saat kerusuhan 21-22 Mei dipastikan karena peluru tajam.


Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Dua korban tewas pada kerusuhan 21-22 Mei akibat tertembak peluru tajam.


Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Pergerakan sel jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kembali terendus. Tiga pelaku pun diamankan Detasmen Khusus (Densus 88) Anti Teror.


Tentara Serbu Markas Teroris, 15 Orang Tewas

Tentara Serbu Markas Teroris, 15 Orang Tewas

Setidaknya 15 orang tewas, saat pasukan Sri Lanka terlibat baku tembak dengan terduga teroris di lokasi persembunyian teroris, Jumat (26/4) Malam.


Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Pemerintah Indonesia terkejut atas keputusan pengadilan Malaysia membebaskan S Ambika, majikan TKI asal Nusa Tenggara Timur bernama Adelina Jemira Sau.


Terduga Penyiksa TKI Hingga Tewas Dibebaskan

Terduga Penyiksa TKI Hingga Tewas Dibebaskan

Anggota parlemen dan lembaga pembela tenaga kerja migran di Malaysia mempertanyakan putusan Pengadilan Tinggi setempat.


Tembok Gereja Roboh saat Paskah , 16 Jemaat Tewas

Tembok Gereja Roboh saat Paskah , 16 Jemaat Tewas

Tiga belas orang tewas dan 16 lainnya luka-luka, tertimpa tembok gereja yang tiba-tiba runtuh.


Pelajar Indonesia Ditemukan Tewas di China

Pelajar Indonesia Ditemukan Tewas di China

Seorang pelajar asal Indonesia yang hilang di China selama lima hari, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.


Tiga WNI Tewas Kecelakaan Bus di Malaysia

Tiga WNI Tewas Kecelakaan Bus di Malaysia

Tiga WNI dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan bus di Selangor, Malaysia.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!