Kriminal
Share this on:

Ayah Pencabul Anak Tiri Belum Tertangkap

  • Ayah Pencabul Anak Tiri Belum Tertangkap
  • Ayah Pencabul Anak Tiri Belum Tertangkap

BALIKPAPAN - Warga RT 13 Sepinggan Raya, Balikpapan Selatan meminta kepolisian bertindak. Menangkap KO, pria yang diduga tega mencabuli anak tirinya HH (15) hingga hamil lima bulan. Warga khawatir KO akan kabur dan tak mempertanggungjawabkan perbuatannya. Lantaran ada gelagat jika tengah berkemas.

“Dia jual ayam-ayamnya. Lalu saya lihat dia seperti berkemas-kemas,” kata Ketua RT 13 Sepinggan Raya Riswan, Kamis (5/7).

Riswan menyebut, keberadaan KO yang masih bebas membuat warga khawatir. Apalagi sudah tersebar, warga yang berinisiatif melaporkan perbuatan KO kepada pihak berwajib. Sehingga ada kemungkinan pelaku telah mengetahui dia dilaporkan dan kabur.

“Saya lihat hari ini (kemarin) sudah tak terlihat. Kemarin (lusa) memang masih tampak di pondoknya. Nanti saya cek,” sebutnya.

Sementara itu, Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Balikpapan, Ipda Divania Putri Setyawan menyebut belum bisa menangkap terduga pelaku. Lantaran masih dalam proses penyelidikan dan pengumpulan barang bukti.

“Masih memerlukan penyelidikan yang mendalam,” kata Wiwin. Pihaknya memastikan penanganan kasus ini mendapatkan atensi. Terlebih korban sudah mendapat pendampingan. Baik dari anggota Unit PPA Polres Balikpapan. Juga dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Balikpapan.

Seperti diketahui, terungkapnya tindak asusila KO kepada anak tirinya ini karena warga yang curiga dengan kondisi tubuh HH. Dari gosip ibu-ibu, ketua RT lantas memanggil HH dan dilakukan tes kehamilan. Positif hamil, HH mengaku disetubuhi ayah tirinya di dalam rumah. Gadis khusus itu lantas diantar ke PPA untuk membuat laporan kepolisian. (rdh/one/k18/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Begal ABG Dibekuk Warga
Begal ABG Dibekuk Warga

Berita Sejenis

Ibu Hamil Tertangkap Pesta Narkoba

Ibu Hamil Tertangkap Pesta Narkoba

BNNK Balikpapan yang Rabu (4/7) lalu menangkap desertir polisi karena sabu, Sabtu (7/7) lalu kembali menangkap terduga pengedar narkoba.


Diduga Korban Jambret, Ibu Dua Anak Tewas

Diduga Korban Jambret, Ibu Dua Anak Tewas

Penyebab tewasnya, Maya Savitri (45) di Jalan Arjuno, Kamis dini hari (5/7) masih menyimpan teka-teki.


Berusaha Kabur, 9 Napi Sekap Petugas

Berusaha Kabur, 9 Napi Sekap Petugas

Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Blora berhasil menggagalkan upaya pelarian sembilan penghuni lapas belum lama ini.


Sempat Minta Maaf, Ibu Dua Anak Diduga Bunuh Diri

Sempat Minta Maaf, Ibu Dua Anak Diduga Bunuh Diri

Warga Jalan Durian RT 096 RW 036, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, dihebohkan dengan meninggalnya seorang perempuan.


Terganggu Tangisan, Anak Tiri Dihabisi

Terganggu Tangisan, Anak Tiri Dihabisi

Gara-gara jengkel dan terganggu anak tirinya menangis tak kunjung henti, Wahyu Cokro Buono, bertindak diluar kewajaran.


Pembunuh Anak Kandung Dituntut 15 Tahun

Pembunuh Anak Kandung Dituntut 15 Tahun

Sidang kasus pembunuhan Hasanuddin (10) oleh ibu kandung dan ayah tirinya, memasuki babak baru.


Bunuh Ibu Kandungnya, Anak Sulung Ditangkap

Bunuh Ibu Kandungnya, Anak Sulung Ditangkap

Pelaku pembunuhan Debora Sriani Setyawati (50), yang ditemukan tewas bersimbah darah di lorong rumah ibunya.


Bocah 10 Tahun Dicabuli Paman

Bocah 10 Tahun Dicabuli Paman

Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur masih saja terjadi di Kabupaten Kapuas.


Menghilang, Santriwati Diduga Dijemput Kenalan Facebooknya

Menghilang, Santriwati Diduga Dijemput Kenalan Facebooknya

Awal Ramadan ini terasa sulit bagi Aminatun sekeluarga. Anak ketiganya, Farikah Amafiroh (18) menghilang usai pulang dari Pondok Pesantren (Ponpes) Arwaniyyah.


Komplotan Maling di Tegal Kembali Larikan Innova

Komplotan Maling di Tegal Kembali Larikan Innova

Belum lama kejadian pencurian Toyota Innova milik Ketua Muhammadiyah Kota Tegal, kembali terjadi aksi pencurian mobil jenis yang sama di wilayah Tegal Timur.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!