Kriminal
Share this on:

Ayah Tewas Tertembak, Anak Lanjutkan Aksi Pencurian

  • Ayah Tewas Tertembak, Anak Lanjutkan Aksi Pencurian
  • Ayah Tewas Tertembak, Anak Lanjutkan Aksi Pencurian

BANDARLAMPUNG - Ayahnya tewas dalam penangkapan yang dilakukan anggota Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, Agustus silam. Gilang Ramadhan (21) juga pernah mendekam di penjara,

Namun hal tersebut tidak membuat pemuda asal Metro Pusat, Metro, ini berhenti melakukan kejahatan. Uang untuk membiayai sekolah adik dan memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi alasan Gilang kembali terlibat dalam pencurian dengan pemberatan (curat) modus pecah kaca.

Akhirnya, langkahnya terhenti. Dia dibekuk anggota Tekab 308 Polresta Bandarlampung saat berada di Jalan Laksamana Malahayati, Telukbetung Selatan, Rabu (4/10). Dalam penangkapan tersebut, polisi menembak kaki kanannya.

Gilang mengaku, dua tahun lalu, ia diajari sang ayah untuk melakukan kejahatan. Awalnya dia diajak berkeliling menggunakan mobil. Saat itu, dia tidak mengetahui bahwa ayahnya akan mencuri.

”Waktu itu, bapak memarkir mobil di sebuah tempat. Saya disuruh menunggu dan melihat bapak (beraksi). Setelah dapat (hasil kejahatan), kami pulang,” kata Gilang dalam ekspose di Mapolresta Bandarlampung, Senin (9/10).

Saat itu, ayahnya mendapatkan uang Rp4,5 juta. Gilang mendapat bagian Rp1,5 juta. Dari sini, dia mulai terlibat pembobolan mobil.

Namun pada 2015, dia ditangkap di Metro. Gilang kemudian dipenjara selama 1,5 tahun.

Setelah bebas, Gilang berusaha hidup normal dan bekerja sebagai sopir. Namun ayahnya tewas saat ditangkap anggota Tekab 308 Polresta Bandarlampung.

"Dari situ, saya bingung. Siapa yang biayai sekolah adik. Saya ini anak tertua dan punya adik tiga. Setelah bapak ninggal, saya jadi tulang punggung,” ujarnya.

Ini kemudian menjadi alasan Gilang untuk kembali berbuat kejahatan. Berbekal uang Rp300 ribu, dia menyewa mobil. Bersama Ro, rekannya, Gilang beraksi di Bandarlampung.

”Saya cari yang nggak ada tukang parkir, seperti masjid atau teras toko. Begitu sepi, saya melempar busi motor ke kaca mobil. Setelah itu mengambil barang-barang didalamnya,” sebut dia.

Gilang menuturkan, sepanjang September, ia sudah empat kali beraksi. Kemudian enam kali berpasangan dengan sang ayah.

Sementara, Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Harto Agung Cahyono mengatakan, Gilang ditangkap tiga jam setelah beraksi di Jalan Antasari, Tanjungkarang Timur, Rabu (4/10). ”Tersangka beraksi sekitar pukul 18.30 WIB. Begitu mendapat laporan, kami langsung bergerak,” kata Harto.

Selain tersangka, polisi menyita barang bukti mobil yang digunakan tersangka untuk melakukan aksi, satu unit laptop dan ponsel.

Harto menuturkan, dari 10 kali aksinya, tiga berada di wilayah Tanjungkarang Timur, empat di Kedaton, dua di Telukbetung Selatan (TbS) dan satu di Telukbetung Utara (TbU).

"Rata-rata TKP-nya di rumah makan dan masjid yang tidak ada tukang parkirnya," urainya. (yud/c1/ais/jpnn)


Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Mashita Tewas, Pembunuhnya Dibekuk saat Masih Mabuk

Mashita Tewas, Pembunuhnya Dibekuk saat Masih Mabuk

Tidak butuh lama, Polres Metro Bekasi Kota hanya butuh waktu 2x24 jam membekuk pembunuh Mashita Octavia (17) yang ditemukan tewas.


Pencuri Tas Deputi Gubernur Senior BI Tertangkap

Pencuri Tas Deputi Gubernur Senior BI Tertangkap

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara menjadi korban pencurian di Hotel Veranda, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin.


Kecanduan Judi Online, Lima ABG Bobol Rumah

Kecanduan Judi Online, Lima ABG Bobol Rumah

Kecanduan game dan judi online membuat lima remaja melakukan pencurian.


Mobil Bupati Nabrak Truk, Istri dan Dua Ajudannya Tewas

Mobil Bupati Nabrak Truk, Istri dan Dua Ajudannya Tewas

Syarifah (40) tak tertolong. Mobil Toyota Innova yang ditumpangi istri Bupati Pidie, Aceh, Roni Ahmad itu menabrak mobil truk.



Pukul Anak Gadisnya Pakai Paralon, Bapak di Madiun Terncam Dibui

Pukul Anak Gadisnya Pakai Paralon, Bapak di Madiun Terncam Dibui

Keinginan Pudjianto terdakwa kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) segera menghirup udara bebas kandas.


Duh... Bocah Ingusan Gasak Motor

Duh... Bocah Ingusan Gasak Motor

Seorang anak di bawah umur menjadi pencuri sepeda motor. Dia inisial HS berusia 13 tahun, warga Jalan PHM Noor, Banjarmasin Barat.


Empat Tahun Disetubuhi Ayah, Anak Tiri Hamil 2 Bulan

Empat Tahun Disetubuhi Ayah, Anak Tiri Hamil 2 Bulan

Iw sungguh tega. Dia mencabuli anak tirinya berulang kali hingga hamil. Sebut saja Melati.


Rumah Hangus, Seorang Penghuni Tewas Terpanggang

Rumah Hangus, Seorang Penghuni Tewas Terpanggang

Sebuah rumah terbuat dari kayu yang terletak di Jalan Lintas Desa Jangkit, Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) hangus terbakar.


Kesetrum, Mahasiswi Uinsa Tewas

Kesetrum, Mahasiswi Uinsa Tewas

Warga yang tinggal di Jalan Wonocolo Pabrik Kulit digegerkan dengan meninggalnya salah seorang penghuni kos, Jumat siang (24/11).



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!