Kriminal
Share this on:

Bandar Sabu Jennifer Dunn Ditangkap di Cirebon

  • Bandar Sabu Jennifer Dunn Ditangkap di Cirebon
  • Bandar Sabu Jennifer Dunn Ditangkap di Cirebon

JAKARTA - Setelah buron 26 hari, akhirnya pria berinisial K yang selama ini menjadi pemasok shabu ke artis Jennifer Dunn alias Jedun, 29, ditangkap tim serse anti narkoba Polda Metro Jaya di sebuah kamar hotel di kota Cirebon Jawa Barat. Saat dilakukan penangkapan, K sedang bersama isteri dan anaknya di kamar hotel itu.

Begitu ditangkap K langsung digelandang ke Mapolda Metro Jaya untuk dilakukan proses hukum. Selanjutnya, polisi menggelandang K kerumahnya di Kampung Duri Barat No. 22 RT 09/RW 08, Kelurahan Duri Pulo Gambir Jakarta Pusat.

Dari dalam rumah itu, polisi menyita dua buku tabungan milik K, dua unit ponsel, beberapa bukti transfer hasil dari transaksi narkoba, serta buku Bimbingan Pengawasan Bapas atau Balai Pemasyarakatan.

Meski saat ditangkap tidak ditemukan barang bukti narkoba pada K, namun polisi memiliki bukti transferan uang dari transaksi narkoba kepada FS yang menjadi perantara transaksi shabu dengan Jedun. FS sendiri telah empat kali membeli sabu kepada K sejak Juli 2017 lalu.

Setiap pembelian sebanyak 10 gram dengan harga Rp1,5 juta per gram. Selanjutnya FS menjual kembali shabu itu kepada Jedun dengan harga Rp1,7 juta per gram. saat dilakukan test urine terhadap K, hasilnya urine K postif mengandung zat psikotropika jenis shabu.

Menurut Argo, pihaknya juga menyita rekening tabungan serta ponsel milik K yang merekam jejak digital transaksi keuangan dan percakapan K dengan FS maupun bandar shabu atasannya K yang berinisial L.

Dalam percakapan di ponsel melalui aplikasi WhatsApp dan SMS diketahui pula percakapan antara K dengan beberapa pelanggan shabu yang lain. K sendiri bersikeras kalau selama ini dirinya hanya mendapat pasokan shabu dari L semata.

”Saat ini tim di lapangan masih memburu L yang merupakan bandar pemasok shabu kepada K. Rantainya cukup panjang, mulai dari L kepada K, lalu ke FS, baru ke Jennifer Dunn,” lontar Argo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (27/1) lalu.

Diuraikan Argo pula, K langsung kabur membawa isteri dan anaknya ke kota Cirebon Jawa Barat begitu menonton televisi dan membaca di media online adanya penangkapan terhadap FS pada Kamis (4/1) lalu.

K sadar kalau dirinya sudah beberapa kali menjual shabu kepada FS. Namun ketika Jedun ditangkap pada Minggu sore (31/12) dirumahnya di kawasan Mampang Prapatan Jakarta Selatan, K masih tenang-tenang saja sebab K tidak tahu kalau FS menjual shabunya itu kepada Jedun. Identitas K sendiri terungkap ketika FS ”bernyanyi” kepada polisi yang menangkapnya.

Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin mengungkapkan, kalau K pernah ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam kasus peredaran shabu pada 2014 lalu.

Saat itu, K divonis pengadilan 4 tahun dipenjara. Dan K baru saja menjalani bebas bersyarat sejak Februari 2017, dan tetap berada di bawah pengewasan BNN hingga 2019 nanti. ”Profesi K sebelum melarikan diri sempat menjadi security di kawasan Jakarta Selatan,” tukas Jean.

Jean mengungkapkan, selama pelariannya di Cirebon, K mengakui sempat menemui beberapa dukun untuk membantunya lolos dari kejaran polisi. Bahkan diakui K pula, kalau ada dukun yang menawarkannya akan membuat lupa atau linglung polisi yang mengejarnya.

Namun dengan syarat pembayaran sejumlah uang. Apapun upaya K, nyatanya K berhasil ditangkap tanpa perlawanan sama sekali. ”Jadi K ini ketika kabur juga mencari orang pintar (dukun) biar bisa mengelabui penyidik agar lupa kepada K dan lupa kepada kasusnya K,” ungkap Jean.

Kini K kembali mendekam di sel tahanan Polda Metro Jaya sebagai tersangka dalam peredaran narkoba. K dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Setelah diperiksa penyidik, K ternyata bekas tahanan dengan status bebas bersyarat. Pada 2014, K pernah ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Dia divonis 4 tahun penjara. Namun, masih dikenakan wajib lapor ke BNN serta aktivitasnya diawasi oleh Bapas. (ind/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Kemaluannya

Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Kemaluannya

Seorang warga negara Malaysia berinisial WK (38), ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta (Sotta) karena mencoba menyelundupkan narkoba.


Residivis Sabu Disergap, Seorang Lainnya Tengah On

Residivis Sabu Disergap, Seorang Lainnya Tengah On

Dua budak sabu berhasil dicokok Polres Ngawi. Kali pertama, petugas menangkap Habillah Dimas Setiawan (22), asal Magetan.


Gendeng! Sabu Sekilogram Dibawa Masuk Hotel

Gendeng! Sabu Sekilogram Dibawa Masuk Hotel

Salah seorang pria berumur 53 tahun terpaksa diamankan kepolisian lantaran diduga membawa narkotika golongan satu jenis sabu dengan berat total 1 kilogram.


Polisi Buru Bandar Besar

Polisi Buru Bandar Besar

Satres Narkoba Polres Banyumas beberapa waktu lalu berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayah Banyumas.


Lagi, Penjual Judi Togel Ditangkap

Lagi, Penjual Judi Togel Ditangkap

Pemberantasan togel oleh Satreskrim Polres Banyumas, terus dilakukan.


Kepergok Hendak Curi Motor, Dua Pemuda Ditangkap

Kepergok Hendak Curi Motor, Dua Pemuda Ditangkap

Niat hati ingin mencuri sebuah sepeda motor dari dalam lingkungan kompleks pondok pesantren, dua orang pemuda justru mengalami nasib apes.


Tenteng Sabu, Oknum Polisi Dibekuk Polisi

Tenteng Sabu, Oknum Polisi Dibekuk Polisi

Wajah kepolisian Surabaya kali ini tercoreng.


Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Komplek Pemda

Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Komplek Pemda

Sebuah rumah di Komplek Pemda II, Jalan Parit H Husin II, Kecamatan Pontianak Tenggara digerebek anggota Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Pontia


Lepas dari Penganiayaan, Kesandung Pil Koplo

Lepas dari Penganiayaan, Kesandung Pil Koplo

Setelah dua bulan hidup dari menjual obat terlarang, Fendi Saputro alias Bendot ditangkap Unit Reskrim Polsek Sambit, Senin (23/7) lalu.


Dua Jam Terjepit, Sopir asal Bumiayu Akhirnya Tewas

Dua Jam Terjepit, Sopir asal Bumiayu Akhirnya Tewas

Kecelakaan maut terjadi di jalan Pantura Susukan tepatnya di Desa Jatianom, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Selasa (24/7) sekitar pukul 13.00 WIB.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!