Kriminal
Share this on:

Batal Nikah, Hilang Ratusan Juta

  • Batal Nikah, Hilang Ratusan Juta
  • Batal Nikah, Hilang Ratusan Juta

BANDARLAMPUNG - Iming-iming akan dinikahi membuat Ka (42) luluh. Wanita yang tinggal di Bandarlampung ini memberikan apa yang diminta Zamron (45), warga Bukitkemuning, Lampung Utara.

Ternyata, Zamron adalah penipu. Merasa teperdaya, Ka melapor ke polisi dan Zamron ditangkap anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ferizal mengatakan, penipuan tersebut terjadi Februari 2017. Sebelumnya, Zamron dan Ka sudah dua tahun menjalin hubungan dekat.

Ketika itu, Zamron mengaku ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) di Ciputat. Ia lantas menghubungi Ka dan meminta uang Rp90 juta agar bisa bebas. ’’Karena korban dijanjikan akan dinikahi, ia mentransfer uang itu ke rekening tersangka," kata Ferizal, kemarin.

Saat bertemu, Zamron menceritakan proses dirinya tertangkap hingga ditahan BNN. Tujuh bulan kemudian, lelaki yang mengaku sebagai kontraktor proyek jalan tol ini kembali meminjam uang Rp25 juta.

Dia mengaku uang tersebut untuk membeli batu sebagai material pembangunan jalan tol. ’’Ternyata semua yang dikatakan tersangka kepada korban bohong. Dia tidak pernah ditangkap BNN dan bukan kontraktor,” sebut dia.

Ferizal menuturkan, mengetahui dirinya ditipu, Ka melapor ke Polda Lampung. Kamis (5/10), Ka menghubungi Zamron dan janji bertemu di Bandarlampung. Begitu ia muncul, polisi yang sudah menunggu langsung menangkapnya.

”Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami kerugian sebesar Rp115 juta," ujar Ferizal.

Dilanjutkan, berdasar hasil pemeriksaan, Zamron sudah menipu empat orang. ”Tersangka ini memang pekerjaannya menipu. Sudah empat orang yang menjadi korban,” ujarnya.

Sementara Teguh Karno alias Ompong (33), warga Tanjungsenang, Bandarlampung divonis delapan tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri kelas IA Tanjungkarang. Ia terbukti mencabuli Ad (17), anak majikannya.

Majelis hakim yang diketuai Syamsul Arief menyatakan, Teguh terbukti melanggar pasal 285 KUHP tentang pencabulan. Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa menyebabkan korban trauma dan memberikan keterangan berbelit-belit di persidangan, tidak berterus terang dan belum ada perdamaian.

Peristiwa itu terjadi 14 Maret 2017 pada salah satu perumahan di Waykandis. Saat itu Ad sendirian di rumah dan Teguh membereskan tabung gas di gudang. Lantas ia masuk ke rumah dan mengunci pintu tengah.

Teguh kemudian mencabuli Ad di dalam kamar. Perbuatan Teguh terhenti setelah saksi Godo masuk ke rumah. Saat itu, Ad diancam akan dibunuh jika menceritakan peristiwa itu kepada orang tuanya. (yud/nca/c1/ais/jpnn)


Berita Sejenis

Spesialis Pecah Kaca Colong Ratusan Juta

Spesialis Pecah Kaca Colong Ratusan Juta

Hamdi Zulfahmi (35) dan Usman (31) terus meringis ketika turun dari mobil khusus anggota Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda.


Kapal Diterjang Ombas, Seorang Nelayan Hilang

Kapal Diterjang Ombas, Seorang Nelayan Hilang

Satu Anak Buah Kapal (ABK) Yati Putra bernama Sugiono (30), warga Kreweng Jeruklegi, hilang terhempas ombak saat akan pergi melaut.


Toko Sosis Kemalingan, Uang Ratusan Juta Raib

Toko Sosis Kemalingan, Uang Ratusan Juta Raib

Toko sosis di Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota, kemalingan. Aksi pencurian terekam kamera CCTV dan beredar di media sosial (medsos) kemarin.


Wanita Cantik dan Anaknya Hilang sejak 16 April

Wanita Cantik dan Anaknya Hilang sejak 16 April

Kornelius (59), warga Desa Gonis Tekam Kecamatan Sekadau Hilir itu tampak khawatir dengan keberadaan anaknya, Lisnawati (29) dan seorang cucunya.


Dijual lewat Facebook, Ratusan Petasan Disita Polisi

Dijual lewat Facebook, Ratusan Petasan Disita Polisi

Petugas Kepolisian Resor (Polres) Temanggung, berhasil mengamankan ratusan petasan dan bubuk mercon/bubuk mesiu siap jual


Santriwati Hilang Sepekan Lebih Akhirnya Ditemukan

Santriwati Hilang Sepekan Lebih Akhirnya Ditemukan

Setelah menghilang lebih dari sepekan, Farikah Amafiroh akhirnya ditemukan di rumah temannya di Desa Jepang Pakis Kecamatan Jati kabupaten Kudus, kemarin.


Gembosi Ban pakai Obeng, Maling Gondol Uang Rp426 Juta

Gembosi Ban pakai Obeng, Maling Gondol Uang Rp426 Juta

Aksi kejahatan dengan modus pecah ban kambuh lagi di Kota Semarang.


Diupahi Rp1 Juta, Guru Ngaji Nyambi Kurir Narkoba

Diupahi Rp1 Juta, Guru Ngaji Nyambi Kurir Narkoba

Dua orang warga Surakarta ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jawa Tengah, terkait kasus narkotika.


Masuk PNS, Ditarif Rp200 Juta

Masuk PNS, Ditarif Rp200 Juta

Tiga pelaku sindikat penipuan dengan modus menjanjikan masuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) diringkus aparat Polrestabes Semarang.


Uang Perusahaan Ratusan Juta Ditilap untuk Dugem

Uang Perusahaan Ratusan Juta Ditilap untuk Dugem

Usianya 28 tahun. Sebagai karyawan swasta, Mustafa terbilang sukses dengan hidup yang mewah. Layaknya sosialita, barang bermerek dibeli.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!