• Home
  • Berita Kriminal
  • Bawa Airsoft Gun dan Uang Asing Palu, Polisi Gadungan Terciduk saar Razia Kendaraan

Kriminal
Share this on:

Bawa Airsoft Gun dan Uang Asing Palu, Polisi Gadungan Terciduk saar Razia Kendaraan

  • Bawa Airsoft Gun dan Uang Asing Palu, Polisi Gadungan Terciduk saar Razia Kendaraan
  • Bawa Airsoft Gun dan Uang Asing Palu, Polisi Gadungan Terciduk saar Razia Kendaraan

JALANCAGAK - Petugas Satlantas Polres Subang terpaksa mengamankan dua pria berinisial ARS dan ATS dalam Operasi Zebra Lodaya, kemarin.

Bukan melanggar lalu lintas, keduanya ditangkap karena kedapatan membawa airsoft gun dan ratusan lembar mata uang asing yang diduga palsu. Tak hanya itu, kepada petugas, salah satu pelaku mengaku sebagai anggota polisi berpangkat brigadir.

"Terjaring dalam Operasi Zebra Lodaya. Ngaku anggota Polri. Namun setelah dicek, ternyata bukan anggota Polri," ungkap Kasat Lantas Polres Subang AKP Iim Abdulrohim, kemarin.

Dikatakan Iim, keduanya diamankan saat pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya di Jalan Raya Bunihayu, Kecamatan Jalancagak.

Penangkapan keduanya berawal saat petugas Satlantas menghentikan mobil Toyota Avanza bernopol F 1840 DU yang dikendarai ARS. Di dalam mobil, warga Duren Tiga Pancoran, Jakarta, itu ditemani ATS, yang tercatat sebagai warga Ciater.

Saat dilakukan pemeriksaan, salah satu pelaku mengaku sebagai anggota Polri dari Bogor. Namun setelah dilakukan pengecekan, ternyata tidak terbukti.

Curiga dengan sikap kedua pelaku, petugas pun lalu melakukan penggeledahan terhadap mobil yang ditumpangi keduanya. Hasilnya, satu unit airsoft gun dan ratusan lembar mata uang asing yang diduga palsu ditemukan dalam mobil berwarna silver tersebut.

"Kita serahkan keduanya ke Polsek Jalancagak untuk ditindaklanjut," tandasnya.

Sementara itu Kapolsek Jalancagak, Kompol Lindon menjelaskan, selain airsoft gun, pihaknya juga mengamankan dua tas berisi 10 lembar mata uang negara Thailand dan 190 lembar Dollar Amerika yang diduga palsu.

"Kasus ini kita limpahkan ke Satreskrim Polres Subang," tutur Kapolsek.(ygo/din/jpnn)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!