Kriminal
Share this on:

Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

  • Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi
  • Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

TANGKAP TANGAN - Anggota Polres Pekalongan Kota melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan mengamankan barang bukti sejumlah uang yang diduga akan digunakan untuk serangan fajar, Rabu (17/4) dinihari. (wahyu hidayat/radar pekalongan)

PEKALONGAN - Beberapa jam sebelum waktu pemungutan suara, Rabu (17/4) kemarin, tujuh orang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polres Pekalongan Kota, Rabu (17/4) dini hari. Ketuhunya adalah anggota tim sukses dari dua calon anggota legislatif (caleg) dari salah satu partai politik di Kota Pekalongan.

Dalam operasi yang dipimpin langsung Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu tersebut, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya uang tunai Rp490.000, beberapa stiker bergambar caleg yang bersangkutan, contoh kertas suara, serta ponsel.

Kapolres AKBP Ferry Sandy Sitepu, menuturkan ketujuh orang tersebut diamankan dari dua lokasi berbeda. Lokasi pertama yakni di sekitar gang 1 Landungsari, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, sekira pukul 00.30 WIB.

Di lokasi ini, petugas mengamankan lima orang yang diduga merupakan tim sukses salah satu caleg DPRD Kota Pekalongan dapil Pekalongan Timur. Dari mereka polisi mengamankan barang bukti berupa stiker salah satu caleg Kota Pekalongan dapil Pekalongan Timur dari salah satu parpol, contoh surat suara, dan ponsel.

Kapolres menduga, sebelumnya pada sore harinya sudah ada pembagian uang dari timses tersebut ke warga. Kemudian pada dini hari tersebut diduga akan ada lagi pembagian uang. Namun sebelum itu terjadi, mereka sudah keburu dipergoki polisi.

"Pada saat kita datang tadi, itu menjelang dibagi lagi uangnya. Mereka masih menunggu uang yang akan dicairkan. Mereka pun sudah mengaku bahwa mereka tim sukses dari salah satu caleg," terang AKBP Ferry.

Sedangkan di lokasi kedua, yakni di Kramatsari, Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, sekira pukul 02.00 WIB polisi mengamankan dua orang berikut barang bukti uang tunai Rp490 ribu, berikut stiker salah satu caleg Kota Pekalongan dapil Pekalongan Barat dari parpol yang sama dengan yang ditemukan lokasi pertama.

Ada dugaan bahwa uang itu akan dibagikan ke warga, disertai ajakan untuk memilih salah satu caleg pada saat pencoblosan. "Tadi ada barang bukti beberapa uang pecahan 50 ribu dan 20 ribu. Dugaannya itu uang sisa dari pencairan sore harinya. Informasinya, sebagian besar uangnya sudah dibagikan ke warga pada sore harinya. Jadi itu sisanya," ungkap Kapolres.

Ketujuh orang itu berikut barang buktinya kemudian dibawa ke Mapolres Pekalongan Kota guna proses pemeriksaan lebih lanjut. "Sementara dibawa ke mako untuk didalami oleh anggota Reskrim. Tindak lanjut berikutnya, kami akan membuat resume tentang kejadian ini, kemudian akan berkoordinasi dengan Bawaslu," imbuh Kapolres.

Sementara, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Data dan Informasi Bawaslu Kota Pekalongan, Bambang Sukoco, ketika dikonfirmasi sesaat setelah adanya OTT itu, menuturkan Bawaslu belum menerima laporan resmi dari Polres Pekalongan Kota selaku pelapor. Apabila sudah ada laporan dari pelapor, nantinya laporan itu akan dipelajari apakah sudah memenuhi unsur formil materiil atau belum.

"Kalau itu sudah terpenuhi, maka kita dalam waktu 1x24 jam berkoordinasi dengan Gakkumdu. Kalau hasil pembahasan ternyata bukti formil materiil terpenuhi, ada perbuatan melawan hukum, baru Gakkumdu merekomendasikan untuk diadakan klarifikasi terhadap apa yang dilaporkan pelapor," jelas Bambang. (way/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

KPK Ungkit Uang di Laci Kerja Menag Lukman

KPK Ungkit Uang di Laci Kerja Menag Lukman

Dua hari berturut-turut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.


Australia Denda Nelayan Indonesia Rp 40 juta

Australia Denda Nelayan Indonesia Rp 40 juta

Nakhoda sebuah kapal nelayan asal Indonesia ditangkap dan dinyatakan bersalah, karena menangkap ikan secara ilegal di Perairan Australia.


Penyebar Undangan Bunuh Kapolri Diamankan

Penyebar Undangan Bunuh Kapolri Diamankan

Penyeru membunuh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komjen Idham Azis akhirnya ditangkap.


Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI (Purn) Soenarko ditangkap polisi.


Polisi Tunggu Amien Rais, Ani Hasibuan Mangkir Lagi

Polisi Tunggu Amien Rais, Ani Hasibuan Mangkir Lagi

Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais rencananya akan diperiksa Polda Metro Jaya Senin (20/5). Namun, hingga pukul 22.00 WIB Amien belum terlihat datang.


Bandar Narkotika Dimiskinkan

Bandar Narkotika Dimiskinkan

Badan Narkotika Nasional (BNN) benar-benar total menindak bandar narkotika. Tidak hanya memenjarakannya, namun juga menjerat dengan tindak pidana pencucian uang


Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Pemeriksaan dokter spesialis syaraf Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan dinilai dipaksakan dan terlalu tergesa-gesa.


Puasa-puasa Masih Jual Togel, Lima Pelaku di Pemalang Diringkus Polisi

Puasa-puasa Masih Jual Togel, Lima Pelaku di Pemalang Diringkus Polisi

Hanya dua hari, Polres Pemalang berhasil meringkus lima pelaku perjudian togel yang meresahkan masyarakat.


Suplai Sabu lewat Amrik, Dua WNA Tiongkok Ditangkap

Suplai Sabu lewat Amrik, Dua WNA Tiongkok Ditangkap

Polres Metro Jakarta Barat menggagalkan penyelundupan 28 Kg sabu dari jaringan Internasional.


Empat TKI Ilegal Ditangkap di Taiwan

Empat TKI Ilegal Ditangkap di Taiwan

Anggota kepolisian sekitar Zhonghe, Taipei, Taiwan menangkap empat wanita tenaga kerja Indonesia yang sedang belanja di pasar malam setempat.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!