Kriminal
Share this on:

Berkas Perkara Eggi dan Lieus Dilimpahkan

  • Berkas Perkara Eggi dan Lieus Dilimpahkan
  • Berkas Perkara Eggi dan Lieus Dilimpahkan

JAKARTA - Polri telah melimpahkan berkas perkara tahap I kasus dugaan makar dua tokoh pendukung calon presiden Prabowo Subianto, yaitu Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta pekan ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan pelimpahan tersebut.

Menurutnya, berkas perkara tersangka Eggi dan Lieus dilimpahkan penyidik ke Kajati DKI Jakarta dengan waktu yang tidak bersamaan. "Iya kita sudah limpahkan berkas tahap I ke Kejati DKI, untuk berkas Eggi Sudjana dilakukan, Senin (10/6). Sedangkanberkas Lieus sudah dikirim, pada Kamis (13/6) kemarin," kata Argo saat dikonfirmasi Fajar Indonesia Network, Jumat (14/6).

Argo mengatakan, saat ini dua berkas perkara sedang diteliti dan dianalisa tim Jaksa. Dan hasilnya belum dapat diketahui kapan. "Sampai saat ini masih ditelilti oleh jaksa, jadi kita tunggu saja gimana hasilnya," imbuh Argo.

Meski belum mendapatkan hasil dari Kejati DKI, Argo mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap Eggi, termasuk pemeriksaan hari ini, Jumat (14/6). Pemeriksaan dilakukan karena penyidik menganggap masih ada keterangan yang kurang darinya. Oleh sebab itu, kini sedang diupayakan untuk diselesaikan.

"Iya informasinya, pak Eggi masih harus menjalani pemeriksaan lanjutan dan saat ini prosesnya sedang berlangsung dari sore tadi," ungkap Argo.

Sebagai informasi, kedua tokoh oposisi pendukung Capres 02 ini ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar dalam waktu berbeda. Eggi ditetapkan tersangka, pada Selasa (14/5) malam, usai ditangkap pasca menjalani pemeriksaan sejak Senin (13/5) sore.

Sementara Lieus ditetapkan sebagai tersanga kasus dugaan makar oleh Bareskrim Polri, Senin (20/5), setelah ditangkap di Apartemen Hayam Wuruk, Taman sari, Jakarta Barat, Senin (20/5) pagi. Penangkapan Lieus, diakui Argo, lantaran penyidik menilai dia tak kooperatif karena manggir dari panggilan penyidik Direskrimum Polda Metro Jaya selama dua kali.

"Iya betul yang bersangkutan diamankan tadi pagi, karena dua kali tidak hadir penuhi panggilan penyidik guna menjalani proses pemeriksaan kasus dugaan makar," kata Argo, Senin (20/5) lalu. (mhf/gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Romy Akui Keterlibatan Lukman
Romy Akui Keterlibatan Lukman

Berita Sejenis

Kivlan Zen Tak Akan Diberi Penangguhan Penahanan

Kivlan Zen Tak Akan Diberi Penangguhan Penahanan

Tersangka kasus hoaks, makar, dan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen tak akan memperoleh penangguhan penahanan.


334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

Polri telah menuntaskan berkas perkara ratusan pelaku kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta. Berkasnya sudah dinyatakan lengkap.


Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Pimpinan KPK Harus Ada Polisi dan Jaksanya

Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK periode 2019-2023 diingatkan agar memilih pimpinan KPK yang memenuhi unsur penyidikan dan penuntutan.


Diragukan Keamanannya, Amerika Selidiki Viralnya Aplikasi FaceApp

Diragukan Keamanannya, Amerika Selidiki Viralnya Aplikasi FaceApp

FBI dan Komisi Perdagangan Federal (FTC) diminta melakukan penyelidikan keamanan dan privasi nasional pada FaceApp,


Emirsyah Satar Diperiksa Soal Rekening Suap

Emirsyah Satar Diperiksa Soal Rekening Suap

KPK memeriksa tersangka kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar.


Proses Hukum Kasus Makar dan UBN Jalan Terus

Proses Hukum Kasus Makar dan UBN Jalan Terus

Mabes Polri memastikan kasus-kasus dugaan makar yang melibatkan beberapa tokoh pendukung salah satu pasangan capres-cawapres masih tetap berjalan.


MA Kembali Tolak Permohonan Prabowo-Sandi

MA Kembali Tolak Permohonan Prabowo-Sandi

Permohonan kasasi terkait pelanggaran administrasi Pemilu (PAP) yang diajukan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali ditolak Mahkamah Agung (


Jempol! Indonesia Tangkap Kapal Buruan Internasional

Jempol! Indonesia Tangkap Kapal Buruan Internasional

Satuan Tugas 115 berhasil menghentikan dan memeriksa kapal MV NIKA berbendera Panama yang menjadi buruan internasional di Selat Malaka, Jumat (12/7) lalu.


BNN Musnahkan Ganja, Sabu dan Ekstasi di Aceh

BNN Musnahkan Ganja, Sabu dan Ekstasi di Aceh

Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkoba berupa 338 Kg ganja kering, 52 Kg sabu, dan 22.766 butir pil ekstasi.


Kejagung Kejar Tersangka Baru Korupsi Lahan Batubara

Kejagung Kejar Tersangka Baru Korupsi Lahan Batubara

Kejagung tengah melengkapi berkas pengusutan korupsi pembelian lahan batubara seluas 400 hektar di Kabupaten Sarolangun, Jambi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!