Kriminal
Share this on:

Berkas Perkara Pengaturan Skor Segera P21

  • Berkas Perkara Pengaturan Skor Segera P21
  • Berkas Perkara Pengaturan Skor Segera P21

JAKARTA - Tim Jaksa Peneliti pada Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung masih terus melakukan penelitian berkas perkara kasus dugaan pengaturan skor pertandingan sepak bola di Indonesia.

Penelitian untuk melihat apakah berkas perkara para tersangka telah memenuhi unsur formil dan materil untuk selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan untuk disidangkan. Namun dari Informasi yang diterima FIN dari seorang sumber di Kejaksaan Agung, bahwa berkas perkara telah memenuhi unsir formil dan materil dan akan dinyatakan lengkap (P21) pada awal pekan depan.

Dikonfirmasi hal ini, Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Noor Rachmad menegaskan hingga kini lima berkas perkara kasus dugaan pengaturan skor pertandingan sepak bola yang diterima dari penyidikSatgas Antimafia Bola Mabes Polri masih diteliti tim penuntut umum (JPU).

"Belum-belum (P21), sepertinya tapi terakhir jika dapat dipenuhi petunjuknya jaksa ya P21," katanya kepada Fajar Indonesia Network (FIN) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (29/3).

Dia menegaskan jadi Lima berkas perkara dengan enam tersangka atas nama Priyanto eks Komisi Wasit Asprov Jateng, Anik anak Priyanto, Johar Lin Eng ketua Asprov Jateng, Dwi Irianto atau Mbah Putih, Nurul Safarid wasit pertandingan, dan ML, staf Direktur Perwasitan PSSI yang hingga saat ini masih dalam penelitian jaksa di Kejaksaan Agung.

"Jadi gini, berkas dilimpahkan ke sini (kejaksaan), lalu kita teliti, jika tidak lengkap kita kembalikan dengan petunjuk, jika petunjuk dipenuhi kita P21," jelasnya.

Disinggung soal berkas perkara atasanama tersangka Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono dan Gigit Waluyo, Noor Rachmad yang juga pernah menjabat Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) menegaskan hingga saat ini Kejaksaan hanya baru menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) untuk nama tersangka Joko Driyono.

"Joko berkasnya sampai sekarang kita belum kita terima, baru SPDP aja," tegasnya.

Sementara, Kuasa hukum pelapor korban mafia sepak bola, Lasmi Indaryani, Boyamin Saiman berharap jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung bisa dengan cepat menyatakan lima berkas perkara lengkap atau P21. Meskipun memang berkas perkara itu tidak dapat dipaksakan karena harus memenuhi unsur formil dan materil.

"Ya kita berharap berkas P21 secepatnya," katanya kepada FIN.

Menurutnya, dengan berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan maka masyarakat dapat mengetahui kronologis pengaturan skor yang terjadi selama dalam pertandingan sepak bola di Indonesia. "Kalau sudah lengkap kan di sidang, nanti di sidang terlihat kronologisnya , jadi publik tidak bertanya-tanya lagi," jelasnya.

Ia berharap nantinya jaksa penuntut umum berani untuk memberikan tuntutan maksimal terhadap para tersangka, agar kedepan tidak terjadi kembali pengaturan skor pertandingan sepak bola. "Kita lihat saja berani tidak jaksa tuntut maksimal," katanya.

Sementara, rencana permohonan penangguhan penahanan Joko Driyono (Jokdri) yang kabarnya akan dilayanhkan oleh tim kuasa hukumnya, hingga kini belum juga diterima oleh pihak penyidik Satgas Antimafia Bola Polri.

Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Polri Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, tim penyidik hingga empat hari pasca penahanan Jokdri sejak Senin (25/3) lalu, belum menerima adanya surat permohonan penangguhan penahanan dari kuasa hukumnya.

"Sampai saat ini juga suratnya belum ada di penyidik," ujar Argo saat dihubungi Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin.

Menurut Argo, langkah kuasa hukum Jokdri itu merupakan haknya dan tidak ada persoalan jika memang ingin diajukan kepada penyidik. "Kita tidak bisa intervensi penyidik. Jadi, kalaupun ada rencana dari kuasa hukum mengajukan penangguhan penahanan sah-sah saja, tinggal nanti bagaimana hasilnya itu ya subjektifitas dan kewenangan penyidik," jelasnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Joko Driyono, Andri Bimasetta memang sempat berencana mengajukan surat penangguhan penahanan mantan orang nomor satu di organisasi sepak bola tanah air tersebut, namun hal itu rupanya belum juga terealisasikan.

"Penangguhan penahanan belum diajukan mas, kami (kuasa hukum) masih berdiskusi terkait rencana itu," ujar Andri. (mhf/lan/zul/fin/tgr)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

KPK Kuatkan Alat Bukti Gelontoran Rp11,5 Miliar untuk Aspri Menpora

KPK Kuatkan Alat Bukti Gelontoran Rp11,5 Miliar untuk Aspri Menpora

Menjerat pelaku lain dalam perkara suap dana hibah pengawasan dan pendampingan (wasping) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bukan hal gampang.


KPK Geledah Sejumlah Lokasi terkait Kasus PN Balikpapan

KPK Geledah Sejumlah Lokasi terkait Kasus PN Balikpapan

Tim KPK melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan.


Fee Rp500 Juta Bui Tiga Tersangka

Fee Rp500 Juta Bui Tiga Tersangka

KPK menahan tiga tersangka dugaan tindak pidana korupsi suap terkait penanganan perkara pidana di Pengadilan Negeri Balikpapan tahun 2018.


MA Kuatkan Putusan Bebas Dahlan Iskan

MA Kuatkan Putusan Bebas Dahlan Iskan

Pekan lalu (22/4), Mohamad Askin, Leopold Luhut Hutagalung, dan Surya Jaya sebagai hakim agung memutus perkara kasasi yang diajukan oleh jaksa penuntut umum Kej


Sepekan Lagi, Kasus Lasmi Segera Disidang

Sepekan Lagi, Kasus Lasmi Segera Disidang

Sepekan lagi, Kasus Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani memasuki babak baru.


Berkas Hidayat Sudah di Meja Kejagung

Berkas Hidayat Sudah di Meja Kejagung

Kerja keras Satgas Antimafia Bola untuk melengkapi berkas kasus dugaan suap laga PSS Sleman melawan Madura FC membuahkan hasil positif.


Tiga Tersangka Suap Dana Hibah KONI Segera Disidang

Tiga Tersangka Suap Dana Hibah KONI Segera Disidang

Penyidikan kasus penyaluran bantuan Kemenpora ke KONI untuk tiga tersangka penerima suap telah selesai.


Berkas P21, Jokdri Dikirim ke Rutan Salemba

Berkas P21, Jokdri Dikirim ke Rutan Salemba

Tersangka kasus dugaan perusakan barang bukti pengaturan skor sepakbola Indonesia, Joko Driyono (Jokdri) akhirnya diserahkan ke Kejagung.


10 Tersangka Dugaan Pengaturan Skor Diseret ke Kejagung

10 Tersangka Dugaan Pengaturan Skor Diseret ke Kejagung

Setahap demi setahap kerja Satgas Antimafia Bola rampung.


Berkas Kasus Plt Ketua Umum PSSI P21

Berkas Kasus Plt Ketua Umum PSSI P21

Berkas perkara tersangka plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono dalam perkara dugaan tindak pidana pengrusakan barang bukti dari Satuan Tugas Anti Mafia Bola Mabes Po



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!