Kriminal
Share this on:

Bermain Obor, Tubuh Bocah Lima Tahun Terbakar

  • Bermain Obor, Tubuh Bocah Lima Tahun Terbakar
  • Bermain Obor, Tubuh Bocah Lima Tahun Terbakar

TANJUNG SELOR - Malang nian nasib yang menimpa Raisal, bocah berusia lima tahun yang terbaring di Ruang Bougenvile RSD Dr Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor, karena mengalami luka bakar.

Luka bakar yang dialami Raisal pada bagian dada, wajah dan tangan kanan. Awalnya, Raisal bersama teman sebayanya diduga bermain obor menggunakan bahan bakar bensin di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas, Senin (6/11) lalu, sekira pukul 18.30. Namun, tiba-tiba obor tersebut menyambar tubuh mungkil bocah tersebut.

Raisal pun langsung dibawa ke rumah orangtuanya. Tak berselang lama, tetangga Raisal datang menyarankan agar segera dibawa ke Puskesmas Tanah Kuning. Namun, sempat ditolak sang ayah, karena ingin merawat sendiri.

Upaya membujuk orangtua Raisal tetap dilakukan. Akhirnya ayah Raisal luluh dan memperkenankan anaknya dibawa ke puskesmas. “Malam-malam kami bawa ini anak (Raisal), tetapi dari puskesmas menganjurkan untuk segera dirujuk ke rumah sakit,” ujar tetangga Raisal yang enggan menyebutkan namanya.

Direktur RSD Dr Soemarno Sosroatmodjo Surya Tan mengatakan, setibanya di IGD Raisal langsung menjalani operasi. Luka bakar yang dialami diperkirakan 30 persen.

“Saat ingin dioperasi dia tidak menangis sama sekali,” ujarnya, kemarin.

Dia juga mengatakan, masalah pembiayaan tidak perlu dipikirkan. Terpenting Raisal bisa ditangani secepatnya. “Saya ini sudah tahap pemulihan. Luka bakarnya harus selalu dibersihkan menggunakan salep dan tidak boleh tertutup anggota tubuhnya,” jelas Surya Tan.

Sementara itu, Pekerja Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Dissos Bulungan Datuk Mohd Isa Ansari mengatakan, untuk meringankan beban biaya akan menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

LK3 Dissos Bulungan pun akan berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulungan, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Bulungan. Sebab, Raisal hanya dibawa tetangganya.

“Kami ingin memanggil orangtuanya agar bertanggung jawab. Setidaknya bisa hadir untuk menemani anaknya,” ujar Isa Ansari.

Di lain pihak, Sekretaris DP3P2KB Bulungan Asnawati mengupayakan dengan memanggil orangtua Raisal melalui ketua RT setempat. Apabila orangtuanya tak bertanggung jawab atas musibah yang menimpa anaknya, maka dia menyatakan orangtuanya bisa dikenakan sanksi karena menelantarkan anak.

Sementara itu, Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry yang menyempatkan waktu untuk menjenguk kondisi Raisal dan memberikan bantuan pembiayaan selama dirawat, menyatakan pihaknya akan memberikan kesempatan kepada ibu Raisal untuk menjenguk. Karena sang ayah pun tidak ikut mendampingi Raisal.

Untuk diketahui, ibu Raisal saat ini mendekam di rumah tahanan Polres Bulungan, karena kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu.

“Tapi tetap harus melalui prosedur ketika ibunya dibawa ke sini (rumah sakit). Dengan pengawalan,” ujarnya. (uno/fen/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jambret HP Bocah, Tiga Pemuda Dibekuk

Jambret HP Bocah, Tiga Pemuda Dibekuk

Tiga pemuda yang terlibat penjambretan di Jalan Bulaksari IV B, Surabaya dibekuk.


Tungku Ditinggal usai Memasak, Satu Rumah Ludes Terbakar

Tungku Ditinggal usai Memasak, Satu Rumah Ludes Terbakar

Kebakaran kembali melanda wilayah Kecamatan Sumbang.


Empat dari Lima Perampok Rumah Janda di Brebes Didor

Empat dari Lima Perampok Rumah Janda di Brebes Didor

Lima pelaku perampokan di Kecamatan Paguyangan berhasil diamankan Tim Resmob Polres Brebes, bersama Unit Reskrim Polsek Paguyagan, kemarin.


Gerebek Pesta SS, Lima Pemuda dan Belasan Sajam Diamankan

Gerebek Pesta SS, Lima Pemuda dan Belasan Sajam Diamankan

Pesta sabu-sabu (SS) di Jalan Kejawan Gebang Gang Buntu nomor 14 A digerebek, Senin (24/9). Hasilnya polisi mengamankan lima orang pelaku yang asyik berpesta SS


Tak Puas Dilayani, ABG Nekad Habisi Nyawa Pemandu Karaoke

Tak Puas Dilayani, ABG Nekad Habisi Nyawa Pemandu Karaoke

DCP, bocah di bawah umur dari Babankerep Kecamatan Ngaliyan ini nekad membunuh Ayu Sinar Agustin , lantaran merasa tak mendapatkan pelayanan seks yang memuaskan


Hendak Kabur, Buron Jambret Didor

Hendak Kabur, Buron Jambret Didor

Terduga pelaku jambret berinisial Ar, 22 tahun, diringkus tim opsnal Polres Mataram.


Pengangguran Tertangkap Tangan usai Transaksi Sabu

Pengangguran Tertangkap Tangan usai Transaksi Sabu

Seorang pria pengangguran berusia 36 tahun asal Sangatta harus mendekam di balik jeruji besi.


Terjerat Narkotika, PNS Terancam Penjara Lima Tahun

Terjerat Narkotika, PNS Terancam Penjara Lima Tahun

Yuliansyah alias Yuli (50) sudah sepekan mendekam di balik jeruji besi tahanan Mapolresta Banjarmasin.


Astagfirullohaladziim, Preadator Seksual Mengintai di Pengungsian

Astagfirullohaladziim, Preadator Seksual Mengintai di Pengungsian

Musibah gempa tak membuat aksi predator anak terhenti. Satu bulan terakhir, tercatat lima peristiwa kekerasan seksual dengan korban anak dan perempuan dewasa.


Kakek 63 Tahun Dirampok dan Dipukuli sampai Nyaris Pingsan

Kakek 63 Tahun Dirampok dan Dipukuli sampai Nyaris Pingsan

Tarto Warno mungkin tidak mengira kalau pagi kemarin harus mengalami peristiwa tragis.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!