Kriminal
Share this on:

Berniat Memperbaiki, Miskun Tewas Tergiling Mesin Ulir

  • Berniat Memperbaiki, Miskun Tewas Tergiling Mesin Ulir
  • Berniat Memperbaiki, Miskun Tewas Tergiling Mesin Ulir

SENGETI - Sungguh nahas nasib yang harus dialami oleh Miskun (40), salah seorang pekerja di PT. KTN. Betapa tidak, dia harus menghembuskan nafas terakhir dengan sangat tragis, karena tewas tergiling alat kerjanya sendiri.

Korban adalah karyawan PT KTN 2 merupakan warga Warga RT 15, Desa Muarokumpeh Kumpeh Ulu Kabupaten Muarojambi, korban tewas dengan kondisi tubuh hancur tergiling mesin ulir.

Dari informasi yang didapat kejadian yang menimpa korban diketahui tewas, Senin (18/12), diduga saat itu korban hendak masuk ke ke dalam mesin ulir penggilingan karnel yang berada di gudang pabrik Karnel Oil 2, PT KTN 2. Namun tubuh korban telah terlanjur masuk dalam mesin ulir dan tewas tergilas mesin.

Seperti yang diceritakan Yanto yang merupakan kepala PKO 2, sekitar pukul 10.00 WIB, melihat korban sedang dalam posisi berdiri di atas besi ulir penggilingan karnel. “Saya tidak mengetahui apa yang dikerjakan korban di atas besi ulir penggilingan karnel tersebut. Setahu saya, mesin ulir itu tidak mengalami kerusakan,” tutur saksi.

Karena tidak ada rasa curiga sama sekali, Yanto masuk ke ruangan lain di dalam gudang yang sama untuk memperbaiki sebuah mesin kompresor yang rusak.

Sekitar 10 menit kemudian, Yanto keluar dari dalam ruangan. Betapa terkejutnya saksi, melihat rekan kerjanya masuk ke dalam mesin ulir penggilingan karnel tanpa terdengar teriakan lagi.

Sembari mematikan panel listrik mesin ulir penggiling karnel, Yanto berteriak minta tolong hingga didengar karyawan lainnya. Atas kejadian tersebut, mereka melaporkannya ke pihak polisi.

Tidak lama kemudian, pihak kepolisian tiba di TKP untuk melakukan olah TKP dan identifikasi korban. Tidak itu saja, sejumlah saksi juga dimintai keterangan.

Selanjutnya, petugas melaksanakan evakuasi korban ke Rumah Sakit Raden Mattaher, Jambi guna melakukan visum. Barulah sekitar pukul 15.00 WIB, jenazah dibawa pulang keluarganya untuk dikebumikan.

Kejadian ini dibenarkan Kapolsek Marosebo Iptu Abdul Jalil Sidabutar membenarkan kejadian naas yang menewaskan Korban. "Benar memang ada kecelakaam kejar di perusahaan (KTN) Desa Talang duku. Masalah sedang ditangani untuk peyeledikan lebih lanjut," jawab Kapolsek. (era/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Sadis, Satu Keluarga Ditemukan Terbunuh

Sadis, Satu Keluarga Ditemukan Terbunuh

Tiga dari empat orang yang diduga satu keluarga ditemukan tewas terbunuh di Kota Tangerang, kemarin.


Sadis, Pejarah Warung Cekik Bocah hingga Tewas

Sadis, Pejarah Warung Cekik Bocah hingga Tewas

Aparat Polres Jakarta Timur masih mengejar pelaku pembunuhan seorang anak masih berusia 5 tahun bernama Febrianto (5).


Kepala Dibenturkan ke Tembok, Balita Tewas

Kepala Dibenturkan ke Tembok, Balita Tewas

Setelah melakukan penyelidikan selama 1 x 24 jam, akhirnya polisi menguak penyebab tewasnya Winda Wulansari (balita berusia 1,5 tahun).


Diduga Dianiaya, Balita Tewas Mengenaskan

Diduga Dianiaya, Balita Tewas Mengenaskan

Dugaan kasus kekerasan terhadap balita (bayi di bawah lima tahun, Red) kembali terjadi. Kali ini, kasus itu menimpa Winda Wulansari (berusia 1,5 tahun).


Sakit Hati Diejek, Pukul Teman hingga Tewas

Sakit Hati Diejek, Pukul Teman hingga Tewas

Siswanto alias Wawan, warga Peniti, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, tewas setelah dipukul menggunakan balok kayu oleh temannya berinisial S, Sabtu (3/2)


Duel, Pemuda Tewas Ditusuk Perutnya

Duel, Pemuda Tewas Ditusuk Perutnya

Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus menerima penyerahan diri, Fat (24) terduga penyebab meninggalnya Haikal (36).


Sering Dihina, Teman Sendiri Dibacok Hingga Tewas

Sering Dihina, Teman Sendiri Dibacok Hingga Tewas

Kasus pembunuhan di kebun jagung Blok Legok Bitung RT 13 RW 04 Desa Babakan Sari Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka mulai terkuak pelaku dan motifnya.


Pelajar Tewas Tenggelam di Sungai

Pelajar Tewas Tenggelam di Sungai

Nahas menimpa seorang pelajar, Aharis Saputra (18), warga Dukuh Bantul, Desa Kesesi Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan, kemarin.


Penggorok Sopir Taksi Online ternyata Dua Siswa SMK

Penggorok Sopir Taksi Online ternyata Dua Siswa SMK

Dua pelaku pembunuhan sopir taksi online yang ditemukan tewas, diketahui masih tercatat sebagai siswa di salah satu SMK Negeri di Semarang.


Pesta Oplosan, Dua Orang Tewas

Pesta Oplosan, Dua Orang Tewas

Minuman keras (miras) oplosan kembali minta tumbal. Kali ini, dua orang tewas dan satu sekarat usai menenggak miras oplosan, Minggu (21/1).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!