Kriminal
Share this on:

Berteduh di Gubuk, ABG Tewas Tersambar Petir

  • Berteduh di Gubuk, ABG Tewas Tersambar Petir
  • Berteduh di Gubuk, ABG Tewas Tersambar Petir

TERSAMBAR PETIR - Seorang pemuda tewas seketika usai tersambar petir di gubuk sawah, Sabtu (1/12) lalu. (triyono/rapek)

KESESI - Naas menimpa seorang pemuda Untung Slamet (19), warga Dukuh Jlubangan Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi, Sabtu (1/12). Pasalnya korban tewas seketika lantaran tersamar petir saat berteduh di gubug area sawah sekitar.

Adapun peristiwa bermula ketika korban pukul 14.30 wib kumpul bersama temanya. Namun tiba tiba cuaca mendung dan turun hujan lebat. Selanjutnya korban bersama 8 temanya berusaha untuk berteduh dan kebetulan tak jauh dari lokasi terdapat gubuk.

Kemudian mereka menuju gubug tersebut untuk berteduh. Saat berteduh di Gubug Turut tersebut, tiba tiba petir menyambar korban hingga tewas sekira dengan kondisi badan menghitam.

Pada hari Sabtu tanggal 01 desember 2018 pukul 14.30 cuaca hujan lebat disertai angin dan petir di wilayah Kesesi kemudian korban bersama teman temannya berjumlah 8 berteduh di sebuah gubug turut Ds.Pantirejo ,Kec.Kesesi, Kab. Pekalongan kemudian korban tersambar petir.

"Saat hujan deras kami berteduh namun petir menyambar korban," ungkap Rifki selaku teman korban yang mengetahui kejadian kepada anggota Polsek Kesesi.

Usai kejadian akhirnya teman korban memberitahukan kepada anggota keluarga dan langsung dibawa ke rumah duka. Kasubag Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom menyatakan adanya korban yang tersambar petir, anggota Polsek Kesesi langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Dari hasil keterangan korban memang tersambar petir, namun dari pihak keluarga juga menerima bahwa hal tersebut musibah sehingga tidak mau dilakukan otopsi," terangnya.

Adapun jasad korban selanjutnya dikebumikan di pemakaman setempat dengan menunggu anggota keluarga lainnya yang ada di Jakarta. "Korban dimakamkan Minggu (2/12) pagi," imbuhnya. (yon/wan/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tabrak Tiang Listrik, Mislah Tewas

Tabrak Tiang Listrik, Mislah Tewas

Mislah (25), warga Desa Mergasana RT 4 RW 4, Kecamatan Kertanegara tewas, Senin (4/2) pagi, sekitar pukul 09.30 WIB.


ABG Dibawa Kabur lalu Digauli

ABG Dibawa Kabur lalu Digauli

Mengawali tahun 2019, kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Kabupaten Tapin.


ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

Perbuatan Iwan Romansyah (26) memang biadab. Dia menculik dan mencabuli VN (12), seorang siswi di Tanah Bumbu.


Sudah Hamili ABG, Kakek-kakek Tetap Paksa Minta Dilayani

Sudah Hamili ABG, Kakek-kakek Tetap Paksa Minta Dilayani

Sentot Bagus Mulya sudah gelap mata. Pria 62 tahun asal wilayah Kecamatan Karangrejo, Magetan itu tega mencabuli Bunga.


Minta Ibu Mengiklaskan, Sarjana Teknik Gantung Diri

Minta Ibu Mengiklaskan, Sarjana Teknik Gantung Diri

Warga jalan Rangkah Rejo Gang 3 Surabaya heboh Jumat pagi (25/1). Mereka kaget setelah mendapati adanya salah seorang warganya tewas gantung diri.


Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

ABG berinisial WK (14) diamankan petugas Satuan Polisi Perairan Polres Tegal Kota lantaran diduga membobol sejumlah warung di Obyek Wisata PAI.


Dibunuh, Mayat Pengusaha Laundry Dimasukkan Tong Plastik

Dibunuh, Mayat Pengusaha Laundry Dimasukkan Tong Plastik

Ester Lilik Wahyuni,51, warga Simpang DPS XIII /03, Sambikerep Surabaya tewas mengenaskan.


Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Nyawa Ida Winarsih harus berakhir di tangan suaminya sendiri. Perempuan 30 tahun asal Desa Getas Anyar, Kecamatan Sidorejo, Magetan, itu meregang nyawa.


2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

2018, 41 Tewas di Jalan Raya Kota Tegal

Selama 2018 lalu, 41 nyawa melayang sia-sia di jalan raya Kota Tegal. Sementara untuk luka berat 0 orang dan luka ringan 248 orang.


Diduga Sakit, Pedagang Susu Tewas di Lapaknya

Diduga Sakit, Pedagang Susu Tewas di Lapaknya

Seorang pedagang susu kambing, Sugiarto, 40, warga Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, ditemukan tewas di lapak dagangannya.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!