Kriminal
Share this on:

Bocah 10 Tahun Dicabuli Paman

  • Bocah 10 Tahun Dicabuli Paman
  • Bocah 10 Tahun Dicabuli Paman

KUALA KAPUAS - Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur masih saja terjadi di Kabupaten Kapuas. Seorang bocah masih berusia 10 tahun, diduga menjadi korban asusila pamannya sendiri yang berinisial S (54), warga Tamban Catur.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, mengungkapkan bahwa awal mula dugaan pencabulan itu saat korban pulang sekolah dan berbaring di dalam rumah. Tidak berselang lama, pelaku mendatangi korban.

“Usai pulang sekolah dan mengganti pakaiannya, korban ini istirahat di dalam rumah. Tiba-tiba pelaku datang membuka pintu rumah korban. Selanjutnya, pelaku menghubungi U yang sekarang masih DPO, yang diminta pelaku untuk mengikat tangan korban di dalam rumahhnya,” ungkap Kapolres Kapuas Sachroni Anwar melalui Kapolsek Kapuas Kuala IPTU Juhri Muhammad saat dihubungi wartawan, kemarin.

Selanjutnya, pelaku S memerintahkan pelalu U yang sudah mengikat tangan korban untuk keluar rumah meninggalkannya. Hingga pelaku melakukan tindakan biadabnya.

“Untuk pelaku U yang masih DPO, disuruh pelaku S keluar dari rumah. Hingga akhirnya pelaku dengan leluasa melampiaskan nafsunya tersebut,” bebernya.

Sampai pada akhirnya, perbuatan keji pelaku berhenti, karena hampir dipergoki ibu korban yang pulang dari pasar. Ironisnya, pelaku mengancam korban agar tidak bercerita kepada siapapun atas kejadian yang dialaminya.

“Pelaku sempat melakukan perbuatan tercelanya itu kepada korban, tetapi sempat berhenti karena ibu korban sudah kembali ke rumah. Sehingga pelaku ini mengancam korban akan dibunuh bila menceritakan kepada orang lain,” tuturnya.

Sampai pada akhirnya, orang tua korban mengetahui perbuatan pelaku, dari cerita dari korban. “Berasal dari laporan orang tua korban inilah, usai diceritakan oleh korban. Akhirnya anggota bergerak langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan pelaku yang merupakan pamannya sendiri. Akan tetapi, masih satu orang dinyatakan DPO,” tuturnya.

Akibat dari perbuatan pelaku ini, akan dikenakan Pasal 81 ayat 1, ayat 2, ayat 3 UU No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo pasal 294 ayat (1) KUHP.

"Pelaku sudah diamankan dan harus pertanggungjawabkan perbuatannya," tutupnya. (kia/abe/jpg)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!