Kriminal
Share this on:

Buruh Ternak Ayam Gantung Diri

  • Buruh Ternak Ayam Gantung Diri
  • Buruh Ternak Ayam Gantung Diri

OLAH TKP - Anggota Reskrim Polsek Bojong tengah melakukan olah TKP, kemarin. (triyono/radar pekalongan)

BOJONG - Kasus gantung diri kembali terjadi, kemarin petang. Kali ini, aksi nekad dilakukan Yatin Raharjo (33), lelaki yang bekerja sebagai buruh ternak ayam warga Dukuh Sabaran Desa Wangandowo Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan.

Jenazah korban kali pertama ditemukan Yogi Purwanto (20), dalam kondisi sudah tergantung menggunakan tali tambang. Sebelum kejadian, sekitar pukul 12.00 WIB, korban pulang untuk istirahat dari tempat kerjanya sebagai buruh di kandang ayam milik Casiyan.

Namun sampai pukul 16.00 WIB, Yatin tidak kunjung kembali kerja.

Kemudian teman kerja korban, Dolah mencari korban untuk menurunkan pur pakan ayam dari truk yang baru tiba.

Dolah mencari korban ke rumah kakaknya. Oleh keluarganya diberi tahu jika korban di rumah sebelah, tapi saat dicek rumah dalam keadaan sepi dan terkunci.

Karena saat dicari tidak ada, Cipto dan Sukri diminta untuk ikut mencari korban. Namun saat Cipto hendak mandi, pintu dalam keadaan terkunci dan karena curiga ia berusaha mengintip dari ventilasi kamar.

Saat itulah Cipto melihat ada kaki korban yang tidak menyentuh lantai.

"Setelah saya melihat ada kaki menggantung saya langsung memberitahukan pada Sukri dan langsung mendobrak kamar korban," terang Cipto.

Saat pintu dibuka, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia tergantung tambang. Cipto langsung meminta tolong warga untuk membantu menurunkan korban.

Sementara, salah satu warga ada yang menghubungi Polsek Bojong. Kasubbag Humas Polres Pekalongan Ipda Akrom menyatakan bahwa adanya laporan tersebut, anggota Polsek Bojong bersama tenaga kesehatan Puskesmas Bojong 2 datang ke lokasi. Hasil pemeriksaan petugas medis tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, hanya bekas tali tambang di leher.

"Usai di lakukan olah TKP, keluarganya langsung memakamkan korban," terangnya. (yon/zul/wan)

Berita Sebelumnya

Kejagung Ogah Disalahkan KPK
Kejagung Ogah Disalahkan KPK

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jaksa SSL Diminta Menyerahkan Diri

Jaksa SSL Diminta Menyerahkan Diri

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo menegaskan agar jaksa di Kejaksaan Negeri Surakarta Satriawan Sulaksono (SSL) yang telah ditetapkan sebaga


Polri Harus Intropeksi dan Evaluasi Diri

Polri Harus Intropeksi dan Evaluasi Diri

Kasus tragis yang menimpa anggota Polri di sejumlah peristiwa menunjukan kinerja korps berbaju cokelat tersebut harus dievaluasi.


Cek DNA Bomber Gereja, Polri Koordinasi Polisi Filipina

Cek DNA Bomber Gereja, Polri Koordinasi Polisi Filipina

Identitas pasangan suami-istri (pasutri) pelaku bom bunuh diri di gereja Kathedral di Pulau Jolo, Filipina berhasil diungkap Polri.


 Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina, ternyata Pasutri WNI

Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina, ternyata Pasutri WNI

Polri menyatakan dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jolo, Filipina, 27 Januari lalu, adalah warga negara Indonesia (WNI).


Terkait Suap Idrus Marham ke Pengawal Tahanan, KPK Harus Evaluasi Diri

Terkait Suap Idrus Marham ke Pengawal Tahanan, KPK Harus Evaluasi Diri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta berbenah. Menjadi lembaga antirasuah bukan berarti tak ada pengawasan dari instansi lain.


Kemenlu Dalami Dugaan WNI Pelaku Bom di Filipina

Kemenlu Dalami Dugaan WNI Pelaku Bom di Filipina

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan, bahwa adanya laporan yang menduga orang Indonesia melakukan serangan bom bunuh diri.


KPK Harus Memperbaiki Diri

KPK Harus Memperbaiki Diri

KPK Didesak untuk memperbaiki diri, usai mengantongi predikat WDP dari BPK.


Sembilan Pelaku Serangan Bom Gereja di Sri Lanka

Sembilan Pelaku Serangan Bom Gereja di Sri Lanka

Kepolisian Sri Lanka merilis nama sembilan pelaku serangan bom bunuh diri beruntun, yang menewaskan 253 orang pada Hari Paskah lalu.


Belasan Siswa di India Bunuh Diri Usai UN

Belasan Siswa di India Bunuh Diri Usai UN

Penyelenggaraan ujian nasional untuk siswa kelas 12 mendapat kritik tajam sejumlah kalangan di India.


Empat Orang Pengikut ISIS Digantung

Empat Orang Pengikut ISIS Digantung

Pengadilan Irak menjatuhkan hukuman gantung empat orang anggota kelompok militan ISIS (Daesh) yang terlibat dalam kejahatan-kejahatan teroris di Irak dan Suriah



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!