Kriminal
Share this on:

Butuh Uang Sekolah, Siswa SMK Njambret

  • Butuh Uang Sekolah, Siswa SMK Njambret
  • Butuh Uang Sekolah, Siswa SMK Njambret

SURABAYA - Tak punya uang untuk bayar uang Sekolah, siswa SMK Hofiuddin (18), warga Jalan Semut VII, Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya, nekat menjambret handphone (HP) milik Siti (14), siswi SMP. Tersangka berhasil diamankan polisi setelah terpojok di gang buntu saat dalam pengejaran.

Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Endri Subandrio menuturkan, kejadian bermula saat Siti, warga Jalan Demak Jaya VII, Bubutan, Surabaya, melintas di Jalan Demak, Surabaya. Sesampai di depan PT Hartono Motor, tiba-tiba tersangka datang memepet dari arah kanan.

"Tersangka berboncengan dengan satu rekannya, namun rekannya tersebut ditangguhkan penahannya karena proses deversi (proses peradilan, Red)," beber Endri, kemarin

Endri melanjutkan, usai memepet korban, tersangka langsung mengambil HP merek Samsung J7 milik korban yang ditaruh di dasboard depan sepeda motornya. Setelah mengambil HP warna krem tersebut, tersangka langsung menggeber motornya belok ke arah Tol Dupak.

Tak terima HP kesayangannya dijambret, korban langsung mengejar kedua tersangka sembari berteriak jambret. Aksi kejar-kejaran antara pelajar itu terus berlanjut sampai di gang buntu di Jalan Asem, Asemrowo, Surabaya. "Tersangka terpojok di gang buntu, lalu berlari meninggalkan motornya karena takut tertangkap," imbuh Endri.

Namun pelarian tersangka berhasil digagalkan warga setempat setelah mendengar korban yang terus berteriak jambret. Polisi yang sedang patroli di sekitar lokasi ikut mengamankan kedua tersangka. Saat itu juga kedua tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Asemrowo untuk diperiksa.

Saat diinterogasi, tersangka Hofiuddin mengaku terdesak uang sekolah sehingga nekat melakukan penjambretan. "Butuh bayar uang ulangan sebesar Rp250 ribu. Sebelumnya kakak yang bayari, tapi sekarang tidak punya uang," terang pelajar yang duduk di bangku salah satu SMK di Surabaya itu.

Kini tersangka diamankan di Mapolsek Asemrowo untuk proses lebih lanjut. (son/no/jpg)

Berita Sebelumnya

Bocah 10 Tahun Dicabuli Paman
Bocah 10 Tahun Dicabuli Paman

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dua Tukang Bangunan Kesetrum, Seorang Langsung Meninggal

Dua Tukang Bangunan Kesetrum, Seorang Langsung Meninggal

Dua pekerja bangunan yang sedang menyempurnakan bangunan SMK NU Enterpreneur 01 di Desa Dukuhlo Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal kesetrum aliran listrik.



Dipukuli dengan Koran Bekas dan Sandal, Uang Rp23 Juta Melayang

Dipukuli dengan Koran Bekas dan Sandal, Uang Rp23 Juta Melayang

Katiran benar-benar apes. Warga Desa Tamansari, Sambit, Ponorogo itu harus kehilangan uang Rp23 juta.


26 Korban Pencabulan Sering Bolos Sekolah

26 Korban Pencabulan Sering Bolos Sekolah

Polres Cilacap, Jumat (23/11), menggelar ungkap kasus pencabulan yang menimpa belasan remaja di Majenang.


Bawa Ratusan Butir Pil Koplo, Pelajar di Pekalongan Ditangkap Polisi

Bawa Ratusan Butir Pil Koplo, Pelajar di Pekalongan Ditangkap Polisi

Seorang pelajar SMK asal Desa Tangkil Kulon Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, MFR, diamankan Sat Res Narkoba Polres Pekalongan.


Gendeng, Pelajar Digilir Tujuh Pria di Pondok Sawah

Gendeng, Pelajar Digilir Tujuh Pria di Pondok Sawah

Malang nasib Bunga (nama samaran,red). Pelajar di salah satu sekolah di Kota Jambi yang masih berusia 13 tahun ini digilir 7 pria.


Aksi Nyeleneh Siswa SMP, Gores Tangan supaya Viral

Aksi Nyeleneh Siswa SMP, Gores Tangan supaya Viral

Puluhan pelajar SMP Negeri 1 Sekadau Hilir menggores tangan sendiri beberapa hari terakhir membuat heboh masyarakat.


Dua Perampok Nasabah Bank Dimassa, Mobil Digulingkan

Dua Perampok Nasabah Bank Dimassa, Mobil Digulingkan

Wasdi (58), warga Pucungkerep Kecamatan Subah Kabupaten Batang dirampok usai mengambil sejumlah uang di bank.


Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

Siswa SMK N 4 Semarang kelas I, jurusan animasi, Samuel Kevin Hutagaul (15), ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di rumahnya.


Duh, 24 Siswa SMP Gabung Grup WA Porno

Duh, 24 Siswa SMP Gabung Grup WA Porno

Konten video pornografi ditemukan Komisi Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Bekasi di sebuah grup WhatsApp bernama "All Star".



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!