Kriminal
Share this on:

Cabuli Tiga Bocah, Kakek Ini Ngaku Khilaf

  • Cabuli Tiga Bocah, Kakek Ini Ngaku Khilaf
  • Cabuli Tiga Bocah, Kakek Ini Ngaku Khilaf

CABUL - Sikus mengaku khilaf dan menyesali perbuatanya saat dikeler polisi, kemarin. (triyono/radarpekalongan)

KAJEN - Seorang kakek yang tega mencabuli tiga anak perempuan masih di bawah umur, Kusnoyo alias Sikus (72), warga Dusun Pepedan Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan mengaku khilaf. Itu terungkap saat gelar Perkara di Aula Mapolres Pekalongan, kemarin.

Adapun tersangka mengakui mencabuli tiga bocah masing masing NA (7), ZA (6), dan NAZ (7) yang merupakan tetangga dan teman cucunya. "Ini baru pertama kali saya melakukan dan menyesal," ungkap Sikus dihadapan Kasatreskrim.

Sementara Kasatreskrim Polres Pekalongan, AKP Hary Hariyanto menyampaikan bahwa tersangka telah melakukan tindakan pencabulan terhadap ketiga korban yang masih di bawah umur tahun dan dilakukan di sebuah warung dekat sekolah korban.

Sebelum beraksi, korban yang merupakan tetangga tersangka kala itu tengah melihat ketiga korban sedang main di dekat warung saat jam istirahat sekolah bersama cucunya. Setelah ketiga korban menghampiri tersangka di warung dalam kondisi kosong.

Selanjutnya tersangka memberikan uang sebesar Rp2 ribu kepada masing-masing korban. Selanjutnya tersangka melakukan pencabulan terhadap mereka bertiga secara bergantian, dengan cara memegang kemaluan para Korban.

"Menurut pengakuan korban, tersangka memberikan uang jajan dan kemudian tersangka mengaku niat cabul tiba-tiba saja muncul," terangnya.

Kemudian, Selasa (14/05) sekira pukul 17.00 WIB. ketiga Korban mengadukan perbuatan tersangka kepada orang tua masing-masing. Kemudian oleh warga tersangka ditangkap di rumahnya. kemudian di bawa ke balai desa setempat untuk di klarifikasi, setelah mengakui perbuatannya tersangka di serahkan ke polsek Kesesi kemudian di bawa ke Polres Pekalongan.

Dari kasus tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa celana dalam. Untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya, kini tersangka harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolres Pekalongan dan dijerat Undang-Undang nomor 17 tahun 2016 Pasal 81 ayat (2) dan (4) , tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun dan denda maksimal Rp.5 miliar.

Sebelumnya, bagi masyarakat yang memiliki anak perempuan baik masih kanak-kanak atau sudah remaja hendaknya tetap berhati hati. Sebab, kali ini kembali terjadi dugaan pencabulan yang dilakukan oleh seorang manula terhadap tiga anak berusia 7 tahunan.

Tersangka Kusnoyo alias Sikus (72) alamat Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan kini harus mempertanggungjawabkan perbuatanya dengan meringkuk dibalik jeruji besi. Tersangka diringkus atas laporan para orang tua yang tidak terima atas kejadian tersebut. (yon/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Potensi Sumber Daya Laut Indonesia Banyak yang Dicuri

Potensi Sumber Daya Laut Indonesia Banyak yang Dicuri

Potensi sumber daya laut Indonesia saat ini banyak yang dirampok oleh oknum dari dalam dan luar negeri.


Penunggak Pajak Bakal Ditangkap

Penunggak Pajak Bakal Ditangkap

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengancam akan menangkap para penunggak pajak. Terlebih saat ini Pemperov DKI telah menggelar program keringanan pajak.


Jika RUU KUHAP Disahkan, Hina Presiden Terancam Pidana Tiga Tahun

Jika RUU KUHAP Disahkan, Hina Presiden Terancam Pidana Tiga Tahun

DPR RI mengklaim telah menyelesaikan pembahasan dan perumusan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).


Malaysia Ogah Ikut Campur Proses Hukum Karhutla Indonesia

Malaysia Ogah Ikut Campur Proses Hukum Karhutla Indonesia

Pemerintah Malaysia menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah Indonesia, terkait proses hukum tiga anak perusahaan asal Negeri Jiran, yang diduga terlibat dalam


Penguatan Peran Negara Bisa Tangkal Radikalisme di Sekolah

Penguatan Peran Negara Bisa Tangkal Radikalisme di Sekolah

Radikalisme telah masuk ke Institusi pendidikan. Dalam hal ini negara harus segera bertindak untuk menetralisir generasi penerus bangsa terpapar dari doktrin ra


APV Sembilan Penumpang Terguling di Tol Jagorawi, Tiga Tewas

APV Sembilan Penumpang Terguling di Tol Jagorawi, Tiga Tewas

Kecelakaan tunggal yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia terjadi di Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), Minggu (15/9) kemarin.


Ini Daftar 10 Negara dengan Kebebasan Pers Terburuk di Dunia

Ini Daftar 10 Negara dengan Kebebasan Pers Terburuk di Dunia

Eritrea merupakan negara terburuk di dunia terkait kebebasan pers dan pelarangan berita.


Veronica Koman Dianggap Dikriminalisasi

Veronica Koman Dianggap Dikriminalisasi

Veronica Koman dijadikan tersangka oleh aparat kepolisian karena bertindak rasis. Penetapan tersangka ini dianggap bentuk dari kriminalisasi kemerdekaan berpend


Persiapkan Gerilya di Hutan, Tiga Serdadu MIT Ditangkap

Persiapkan Gerilya di Hutan, Tiga Serdadu MIT Ditangkap

Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris di tiga tempat berbeda, di wilayah Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).


Anggota PJR Tewas Ditabrak Truk saat Tilang Kendaraan

Anggota PJR Tewas Ditabrak Truk saat Tilang Kendaraan

Sebuah kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan sekaligus, di ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) West 2 Ciledug arah Meruya, Selasa (3/9) malam.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!