Kriminal
Share this on:

Cemburu, Siswa SMK Otaki Pengeroyokan

  • Cemburu, Siswa SMK Otaki Pengeroyokan
  • Cemburu, Siswa SMK Otaki Pengeroyokan

REMBANG - Gara-gara ceweknya naksir orang lain, oknum pelajar SMK di Kabupaten Rembang berbuat nekat. Dia mengeroyok Wahyu Mustofa (27). Saat beraksi, Rif (16), tidak sendirian. Pelaku mengajak oknum anak-anak punk.

Aksi dugaan pengeroyokan itu terjadi di Alun-Alun Taman Lasem pada 26 April lalu. Akibat kejadian itu, warga RT 5 RW 2 Desa Mlagen Kecamatan Pamotan, Rembang mengalami luka di bagian kepala. Dia sempat mendapatkan perawatan di RSUD.

Berdasarkan informasi, cewek pelaku ini naksir korban yang juga karyawan swasta. Pelaku merasa cemburu. Terbakar rasa itu, Rif diduga mengajak oknum anak-anak punk yang nongkrong di Alun-Alun Taman Lasem.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso menerangkan, dalam aksi pengeroyokan ini menggunakan alat pukul. Medianya berupa ikat pinggang dari besi. ”Kami berhasil amankan dua ikat pinggang milik anak punk. Lalu satu handphone milik pelajar tersebut,” ungkapnya Selasa lalu (22/5).

Menurut dia, saat ini korban sudah sembuh. Setelah sebelumnya mengalami beberapa luka. Terkena ikatan besi dari ikat pinggang milik gerombolan anak-anak punk tersebut.

”Korban sempat luka di bagian kepala robek 3 cm, bagian kanan robek 6 cm, luka di pipi kanan. Lalu mata sebelah kanan kelopak mata kanan robek 1,5 cm. Hidung robek 1,5 cm dan telinga sebelah kanan robek 4 cm,” terangnya.

Sedangkan, pelaku yang diamankan. Ada empat oknum anak punk. Yaitu, Ali Anwar, 28, warga RT 1 RW 1, Panohan, Gunem; Ipung Purwadi, 23, warga RT 6 RW 3, Desa Soditan, Lasem, Rembang; Fatkhur Rohman, 23, warga RT 3 RW 1, Desa Megonten, Kecamatan Kebunangung, Demak; dan Toriqul Huda, 19, warga RT 9 RW 1, Desa Suntri, Kecamatan Gunem. Mereka diduga melanggar pasal 170 ayat 1 dan 2 KUHP.

Dari hasil pengembangan, ada pelaku pelajar. Yakni, Rif, 16, warga RT 4 RW 2, Desa Dorokandang, Lasem. Pelaku dibawah umur tersebut telah dilakukan penyidikan unit PPA Polres Rembang.

Kapolres menambahkan, anak punk di wilayahnya marak. Namun, sudah dicarikan solusi dengan penertiban melibatkan Satpol PP dan Dinas Sosial setempat. Karena dia mendapat informasi, ada anak kecil dicekoki obat-obatan terlarang.

“Ini yang harus diwaspadai bersama. Dugaan kami anak punk menjadi potensi. Karena tidak memilik aturan jelas,” paparnya. (noe/ris/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Aksi Nyeleneh Siswa SMP, Gores Tangan supaya Viral

Aksi Nyeleneh Siswa SMP, Gores Tangan supaya Viral

Puluhan pelajar SMP Negeri 1 Sekadau Hilir menggores tangan sendiri beberapa hari terakhir membuat heboh masyarakat.


Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

Siswa SMKN 4 Tewas Gantung Diri

Siswa SMK N 4 Semarang kelas I, jurusan animasi, Samuel Kevin Hutagaul (15), ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di rumahnya.


Duh, 24 Siswa SMP Gabung Grup WA Porno

Duh, 24 Siswa SMP Gabung Grup WA Porno

Konten video pornografi ditemukan Komisi Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Bekasi di sebuah grup WhatsApp bernama "All Star".


Gara-gara Pesta Miras, Albert Dikeroyok

Gara-gara Pesta Miras, Albert Dikeroyok

Untuk kesekian kali, kasus pengeroyokan kembali terjadi.


Todongkan Pisau, Siswa SMA Rampas HP

Todongkan Pisau, Siswa SMA Rampas HP

Meski masih di bawah umur, SF (17), harus berurusan dengan polisi.


Dibakar Cemburu, Kekasih Mantan Pacar Dihabisi

Dibakar Cemburu, Kekasih Mantan Pacar Dihabisi

Diduga dibakar cemburu karena mantan kekasihnya, Putri alias Puput (19), jalan bersama pria lain, membuat Bima (23), berlaku nekat.


Butuh Uang Sekolah, Siswa SMK Njambret

Butuh Uang Sekolah, Siswa SMK Njambret

Tak punya uang untuk bayar uang Sekolah, siswa SMK Hofiuddin nekat menjambret handphone (HP) milik Siti (14), siswi SMP.


Cemburu, Suami Siram Istrinya dengan Air Panas

Cemburu, Suami Siram Istrinya dengan Air Panas

Sebagai suami, harusnya AS (29) melindungi dan menyayangi istrinya.


Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

RO (17), pelaku pembacokan Ahmad Fatoni, siswa XII MA Miftahul Ulum Kayen dikenai dua pasal pidana.


Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

Pelaku pembacokan saat konvoi perayaan kelulusan SMA sederajat di Pati ternyata bukan pelajar. Rohman alias Maman ini telah bekerja.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!