Kriminal
Share this on:

Cemburu, Suami Siram Istrinya dengan Air Panas

  • Cemburu, Suami Siram Istrinya dengan Air Panas
  • Cemburu, Suami Siram Istrinya dengan Air Panas

MUAROJAMBI - Sebagai suami, harusnya AS (29) melindungi dan menyayangi istrinya. Tetapi sebaliknya, dia malah menganiaya dengan menyiramkan air panas kesekujur tubuh istrinya. Tidak hanya itu, dengan brutal AS menempelkan panci yang telah dipanaskan ke tubuh istrinya. Diduga AS kalap, karena terbakar api cemburu.

Akibat perbuatan AS tersebut, korban (istri, red) Nurlida (32), warga RT 02 Km 62, Desa Awin Jaya, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, mengalami luka bakar serius pada sekujur tubuh. Sementara AS, usai menganiaya langsung kabur dengan membawa tiga handphone dan sejumlah uang yang merupakan milik istrinya.

Beruntung, kekerasan dalam rumah tangga tersebut, berhasil diungkap Polres Muarojambi. Sebab, sang istri yang didampingi keluarganya, langsung melaporkan tindakan brutal AS itu kepada polisi.

AS berhasil ditangkap dari tempat persembuyiannya di kawasan Talang Banjar, Kota Jambi, tak jauh dari Polresta. “Penyelidikan melibatkan tim IT dari Polda Jambi itu menemukan keberadaan tersangka AS. Dia kita tangkap setelah korban melapor,” kata Kapolres Muarojambi AKBP Mardiono pada konferensi pers di Mapolres Muarojambi, Rabu (6/6).

Mardiono mengatakan, kasus kekerasan dalam rumah tangga dengan korban Nurlida terjadi pada Jumat (11/5) lalu, sekira pukul 00.30 WIB di rumahnya. Awalnya, tersangka datang untuk menyelesaikan masalah. Kemudian keduanya melakukan hubungan suami istri.

Setelah itu, kata Mardiono, pelaku minta dibikinkan kopi dan sang istri langsung memanaskan air. Saat sang istri memanaskan air itulah, pelaku langsung mengambil air panas tersebut dan menyiram korban. Tidak hanya itu, pelaku juga sempat memanaskan panci dan pisau.

“Panci tersebut digunakan pelaku untuk menganiaya dengan menempelkan ke seluruh tubuh korban. Kemudian korban berteriak minta tolong,” ungkap Kapolres.

Mardiono mengatakan, pelaku sempat memegang pisau yang sudah dipanaskan tadi, namun korban langsung kabur keluar dari rumah untuk meminta pertolongan. “Sementara pelaku kabur dan membawa tiga buah handphone dan sejumlah uang yang merupakan milik istrinya,” katanya.

Mengenai motif, Mardiono mengatakan, cemburu. “Korban dituding selingkuh dengan pria lain. Korban ini adalah istri siri dari tersangka AS ini,” pungkasnya. (dar/muz/ira/rib/jpg)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

Dua dari empat pelaku begal yang berhasil melarikan diri usai beraksi pada Jumat (8/6) di perbatasan Desa Penawar dengan Desa Kemantan Hilir, Kerinci.


Wanita Cantik dan Anaknya Hilang sejak 16 April

Wanita Cantik dan Anaknya Hilang sejak 16 April

Kornelius (59), warga Desa Gonis Tekam Kecamatan Sekadau Hilir itu tampak khawatir dengan keberadaan anaknya, Lisnawati (29) dan seorang cucunya.


Kepergok dengan Waria di Semak-semak, BJ Akui Pengen Cobe Jak

Kepergok dengan Waria di Semak-semak, BJ Akui Pengen Cobe Jak

Berupaya memberikan rasa aman dan kondusif dalam menjalani ibadah puasa, Satpol PP Kabupaten Mempawah gencar melakukan razia .


Cemburu, Siswa SMK Otaki Pengeroyokan

Cemburu, Siswa SMK Otaki Pengeroyokan

Gara-gara ceweknya naksir orang lain, oknum pelajar SMK di Kabupaten Rembang berbuat nekat. Dia mengeroyok Wahyu Mustofa (27).


ABG Njambret, Motor Tertinggal

ABG Njambret, Motor Tertinggal

Gun, 16, warga Jalan Randu Barat Lebar, Sidotopo Wetan, Kenjeran, Surabaya itu sudah harus berurusan dengan polisi.


Berbisnis Narkoba, Pasutri Ditangkap Polisi

Berbisnis Narkoba, Pasutri Ditangkap Polisi

Syamsuddin Noor alias Udin (42) dan istrinya, Juriah (36) digiring aparat ke Polda Kalsel.


Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Peristiwa tragis menimpa Pujiono (51) dan Suryati (48).


Gembosi Ban pakai Obeng, Maling Gondol Uang Rp426 Juta

Gembosi Ban pakai Obeng, Maling Gondol Uang Rp426 Juta

Aksi kejahatan dengan modus pecah ban kambuh lagi di Kota Semarang.


Diduga Depresi lantaran Dipolisikan, Kakek Pilih Kendat

Diduga Depresi lantaran Dipolisikan, Kakek Pilih Kendat

Diduga menanggung depresi lantaran dilaporkan ke polisi atas perkara yang menimpanya, seorang kakek, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.


Jual Sabu-sabu, Pamong di Pemalang Ditangkap Polisi

Jual Sabu-sabu, Pamong di Pemalang Ditangkap Polisi

Seorang perangkat desa (pamong) di salah satu desa di Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan polisi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!