Kriminal
Share this on:

Cintanya Tak Ditanggapi, JD Hamili Anak Kandung Ibu Muda Targetnya

  • Cintanya Tak Ditanggapi, JD Hamili Anak Kandung Ibu Muda Targetnya
  • Cintanya Tak Ditanggapi, JD Hamili Anak Kandung Ibu Muda Targetnya

BUNTU - Mediasi antara pelaku pencabulan dengan keluarga korban buntu dan dilanjut ke meja hijau, kemarin. (m. ridwan/radar pemalang)

PEMALANG - Upaya penyelesaian kasus pencabulan anak di bawah umur melalui mediasi antara pihak pelaku dengan keluarga korban buntu alias tidak menemui kesepakatan. Kini JD (55), warga Paduraksa Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang terancam dibui, karena pihak keluarga korban bersikukuh untuk melanjutkan kasusnya ke meja hijau

Babinkamtibmas Kelurahan Paduraksa Kecamatan Pemalang Bripka Supriyanto mengungkapkan kejadian berawal ketika Juli lalu, JD menaruh hati pada ibu korban yang berusia 40 tahun. JD berusaha mengambil kesempatan, karena suami pujaan hatinya itu sedang sakit-sakitan.

Pendekatan yang dilakukan pelaku tidak ditanggapi, akhirnya JD mengalihkan perhatiannya ke korban yang merupakan anak dari perempuan yang ditaksirnya. Sebut saja Bunga, yang masih di bawah umur.

Karena rayuan dan bujuk manis JD, dengan iming-iming mau bertanggung jawab dan membelikan perhiasan, akhirnya Bunga mau diajak kencan di salah satu hotel yang ada di wilayah Randudongkal. "Dengan seringnya mereka berdua melakukan hubungan layaknya pasangan suami istri, akhirnya sang ibu curiga dengan perubahan fisik korban. Setelah diajak periksa ke bidan desa ternyata anaknya positif hamil," papar Supriyanto.

Dia mengatakan masalah itu kemudian dibawa ke balai desa untuk dicarikan penyelesaiannya. Bersama kepala kelurahan dan kasi trantib akhirnya kedua belah pihak melaksanakan mediasi. Dari mediasi itu tidak mendapatkan jalan keluar dan ibu korban tetap pada pendiriannya agar kasus terserbut diproses hukum.

"Kasus dibawa ke Unit PPA Polres Pemalang untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Kapolsek Pemalang AKP Tarhim menambahkan anggota sudah berusaha menjembatani agar masalah itu diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Namun apa boleh buat pihak yang menjadi korban bersikukuh.

"Akhirnya kasus tetap diajukan ke meja hijau," terangnya. (rid/har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sebulan Hidup di Hutan, Pembunuh Mantan Istri Ditangkap

Sebulan Hidup di Hutan, Pembunuh Mantan Istri Ditangkap

Masih ingat dengan kasus pembunuhan terhadap Sery Juniarsih? Kini pelaku yang tak lain adalah mantan suaminya, SR alias JM, berhasil dibekuk kepolisian.


Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Titus Heri Wicaksono, 30, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.


Duh, 24 Siswa SMP Gabung Grup WA Porno

Duh, 24 Siswa SMP Gabung Grup WA Porno

Konten video pornografi ditemukan Komisi Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Bekasi di sebuah grup WhatsApp bernama "All Star".


Mayat Perempuan Nyaris Membusuk Ditemukan Tak Bercelana dan BH

Mayat Perempuan Nyaris Membusuk Ditemukan Tak Bercelana dan BH

Penemuan mayat perempuan tanpa identitas di lereng Gunung Sindoro gegerkan warga kemarin. Korban diduga telah meninggal lebih dari satu minggu.


Residivis Pemalsu Ijazah Kembali Dibekukn Polisi

Residivis Pemalsu Ijazah Kembali Dibekukn Polisi

Sempat tersandung kasus, rupanya tak membuat Eka Wachyudin (40), warga Jalan Wates Kelurahan Debong Kulon Kota Tegal jera.


Digerebek, Dua Remaja Gagal Pesta SS

Digerebek, Dua Remaja Gagal Pesta SS

Meski sudah susah payah mengumpulkan uang untuk membeli sabu-sabu (SS). Namun dua remaja ini tetap tak bisa merasakan sensasi mengisapnya.


Di Depan Anaknya, Ibu Tewas Pertahankan Tas

Di Depan Anaknya, Ibu Tewas Pertahankan Tas

Anna Pujiastutik (42), warga Jalan Kalimas Baru 2 Lebar /64 B, Surabaya, tewas saat mencoba mempertahankan tas miliknya dari pelaku begal.


Asyik Pesta Miras, Gerombolan Muda Mudi di Lesehan Dibubarkan Polisi

Asyik Pesta Miras, Gerombolan Muda Mudi di Lesehan Dibubarkan Polisi

Sejumlah muda mudi yang tengah asyik berpesta minuman keras (miras) di salah satu lesehan di Jl. A. Yani Kota Tegal dibubarkan polisi.


Tak Puas Dilayani, ABG Nekad Habisi Nyawa Pemandu Karaoke

Tak Puas Dilayani, ABG Nekad Habisi Nyawa Pemandu Karaoke

DCP, bocah di bawah umur dari Babankerep Kecamatan Ngaliyan ini nekad membunuh Ayu Sinar Agustin , lantaran merasa tak mendapatkan pelayanan seks yang memuaskan


Wanita Paruh Baya Dibacok Tetangga Sendiri

Wanita Paruh Baya Dibacok Tetangga Sendiri

Tak ada angin, tak ada hujan, tiba-tiba Suparno (65), membacok Nuning (50), tetangganya sendiri.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!