Kriminal
Share this on:

Congkel Jok Motor Polwan, Dua Residivis Dilubangi

  • Congkel Jok Motor Polwan, Dua Residivis Dilubangi
  • Congkel Jok Motor Polwan, Dua Residivis Dilubangi

GELAR PERKARA – Dua residivis spesialis pembobol jok motor berhasil dilumpuhkan oleh anggota Sat Reskrim Polres Pekalongan. (triyono/radar pekalongan)

KAJEN - Dua residivis spesialis pebobol jok sepeda motor berhasil dilumpuhkan oleh anggota Satreskrim Polres Pekalongan, kemarin. Kedua tersangka dihadiahi timah panah lantaran berusaha kabur ketika dilakukan penangkapan.

Tersangka itu yakni M. Khafidin (28), warga Desa Tirto Kecamatan Pekalongan Barat Kota, Pekalongan dan Akhmad Munfiki (29), warga Kelurahan Landungsari Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan. Sementara barang bukti diamankan berupa uang tunai Rp2 juta, sepeda honda scopy tanpa nopol warna hitam putih, 2 helm merk INK dan VOG, dan dompet beserta isi.

Selain itu, seperangkat pakaian dan celana yang digunakan pelaku pada saat melakukan perbuatanya. Peristiwa terjadi Minggu (24/12) sekitar pkl 12.30 WIB ketika korban Mediska (24), yang merupakan anggota Polwan Polwan Polres Pekalongan mengambil uang ke ATM BRI Unit Kajen untuk melakukan transaksi.

Setelah itu, korban menaruh dompet di dalam jok sepeda motor Vario miliknya. Kemudian korban pergi dari ATM dan berhenti untuk membeli makanan di warung dekat Bank BRI.

Namun, apes setelah selesai membeli makanan, korban membuka jok sepeda motor mendapati dompet beserta isi sudah hilang. Selanjutnya, Rabu (27/12), korban mendatangi Bank Jateng untuk memblokir rekening ATM yang ikut terbawa di dalam dompetnya.

Namun, dari hasil rekening koran didapati ternyata telah ada transaksi penarikan di mesin ATM Bank Jateng Kesesi sebesar Rp7,5 juta. Atas kejadian itu, korban melaporkan ke Polsek Kajen dan diteruskan ke Polres Pekalongan.

Anggota yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan. Berdasar hasil rekaman CCTV serta informasi, Tim Resmob Polres Pekalongan Kamis (28/12) sekira pkl 07.00 WIB berhasil melakukan penangkapan terhadap Khafidzin di rumahnya.

Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap rekannya. Namun, karena saat dilakukan pencarian barang bukti kedua pelaku berusaha melarikan diri, pelaku diberikan tindakan tegas dengan dilumpuhkan oleh Tim Resmob. Selanjutnya, kedua pelaku dibawa ke RSUD Kajen untuk pengobatan.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP M. Dahyar menegaskan, atas perbuatanya kedua tersangka dikenakan Pasal 363 KHUP dengan ancaman kurungan tujuh tahun penjara. ”Dari hasil pengembangan tersangka mengakui telah melakukan perbuatan yang sama di pabrik gula Sragi dan depan toko kelontong yang berada di Sragi. Tersangka kini masih menjalani penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Sementara, tersangka Khafidzin mengaku dalam aksinya telah mengincar calon korbannya dengan membututi sampai di ATM. ”Saat target meninggalkan sepeda motor, saya langsung megambil dompet korban,” ungkapnya.

Sedangkan untuk membobol ATM, pelaku sebelumnya mengintai korban ketika masuk di Ruang ATM. Kemudian mencatat nomor PIN tersebut. ”Uangnya saya gunakan untuk menutup hutang dan mencukupi kebutuhan sehari-hari,” imbuhnya. (yon/fat/jpg)

Berita Sebelumnya

Sopir dan Awak Bus Dites Urine
Sopir dan Awak Bus Dites Urine

Berita Berikutnya

Pelajar Italia Dilecehkan Sopir Angkot
Pelajar Italia Dilecehkan Sopir Angkot

Berita Sejenis

Empat Bulan Kredit, Motor Dibawa Kabur Janda Muda

Empat Bulan Kredit, Motor Dibawa Kabur Janda Muda

Baru empat bulan dibeli dengan cara kredit, motor milik Ansori dibawa kabur oleh seorang perempuan.


Suami Tega Bunuh Istri dan Dua Anak Tirinya

Suami Tega Bunuh Istri dan Dua Anak Tirinya

Satreskrim Polrestro Tangerang akhirnya menetapkan Muktar Efendi (60), sebagai tersangka kasus pembunuh tiga anggota keluarganya.


Keluar Salon, Motor Berubah Jadi Helm

Keluar Salon, Motor Berubah Jadi Helm

Ires Sandia (28), warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Gedongair, Tanjungkarang Barat, kaget saat keluar dari salon.


Keroyok Korbannya sampai Kritis, 7 Anggota Geng Motor Ditahan

Keroyok Korbannya sampai Kritis, 7 Anggota Geng Motor Ditahan

Setelah 24 jam melakukan penyelidikan, akhirnya Polres Metro Bekasi Kota menetapkan tersangka pengeroyokan terhadap Muhamad Jafar Sofya Ali asal Kota Bekasi.


Umbar Syahwat di WC, Dua Remaja Digerebek Satpol PP

Umbar Syahwat di WC, Dua Remaja Digerebek Satpol PP

Maksud hati ingin melampiaskan nafsu birahinya, pasangan remaja tepergok Satpol PP sedang melakukan adegan layak sensor di dalam WC.


Tunjukan Senpi, Pemakai Narkoba Ngaku Polisi

Tunjukan Senpi, Pemakai Narkoba Ngaku Polisi

Dalam kurun waktu dua hari, anggota Polres Merangin berhasil membekuk dua orang yang diduga pengguna dan pengedar Narkotika di dua lokasi yang berbeda.


Jual Sepeda Motor Pakai Situs Online, Dibayar Uang Mainan

Jual Sepeda Motor Pakai Situs Online, Dibayar Uang Mainan

Peredaran uang palsu (upal) rupanya masih marah terjadi. Kali ini, seorang lelaki, Muhammad Rohim, 30, diciduk oleh aparat Polrest Denpasar.


Sudah Tunangan Malah Lari bersama Pria Beranak Dua

Sudah Tunangan Malah Lari bersama Pria Beranak Dua

Wilma, gadis 22 tahun asal Kota Singkawang sudah ditemukan di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas, Rabu (24/1), sekitar pukul 09.15 WIB.


Penggorok Sopir Taksi Online ternyata Dua Siswa SMK

Penggorok Sopir Taksi Online ternyata Dua Siswa SMK

Dua pelaku pembunuhan sopir taksi online yang ditemukan tewas, diketahui masih tercatat sebagai siswa di salah satu SMK Negeri di Semarang.


Sopir Grab Diduga Dibantai Dua Orang

Sopir Grab Diduga Dibantai Dua Orang

Pelaku pembunuhan terhadap driver taksi online Grab Car, Deny Setiawan, warga Semarang Timur, diduga berjumlah dua orang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!