Kriminal
Share this on:

Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

  • Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam
  • Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

JAKARTA - Empat dari sembilan korban tewas saat kerusuhan 21-22 Mei dipastikan karena peluru tajam. Ada indikasi kuat empat korban lainnya juga karena peluru tajam.

"Hasilnya bahwa empat korban itu jelas itu merupakan korban meninggal karena adanya peluru tajam. Empat korban tewas lainnya juga diiindikasikan kuat meninggal karena peluru tajam. Sementara satu korban tewas disebabkan kekerasan benda tumpul," terang Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta, Senin (16/7).

Asep mengatakan dari delapan korban tewas karena peluru tajam, tidak ditemukan tembakan ganda. "Tidak ada tembakan ganda semua satu tembakan," tutur Asep.

Dari sembilan korban tewas, hanya empat yang diautopsi di Rumah Sakit Polri Said Sukanto. Sebab lima korban lainnya langsung diambil pihak keluarga setelah dilakukan visum luar oleh rumah sakit lainnya.

Sementara dua proyektil yang diambil dari dua tubuh korban tewas, hingga saat ini masih dilakukan uji balistik. Selain itu, Asep juga mengatakan Tim investigasi Polri yang dipimpin Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Moechgiyarto telah menemukan lima dari sembilan tempat kejadian perkara (TKP) korban tewas kericuhan 21-22 Mei.

"Dari sembilan yang meninggal dunia ini sudah lima yang sudah kami ketahui TKP penemuan korban tersebut. Secara keseluruhan semua korban berada di Petamburan," katanya.

Sedangkan empat TKP korban tewas lainnya masih sedang didalami tim. Dijelaskannya, lima korban yang sudah diketahui TKP-nya itu tewas sebagian besar karena peluru tajam. Namun, untuk benar-benar menentukan titik korban jatuh dan kemungkinan asal arah tembakan, polri masih melakukan pendalaman.

"Polisi menduga keras lima korban tewas merupakan perusuh. Sebab lokasinya tidak berada di sekitar Kantor Bawaslu, di mana aksi damai dilakukan, melainkan di Petamburan yang diduga keras lokasi skenario kerusuhan," katanya.

Meski demikian, untuk memastikan lebih lanjut, polisi akan mengumpulkan keterangan dari keluarga korban. "Kami lakukan pendalaman terhadap keluarga korban. Kami ingin memastikan korban ini perusuh atau bukan," ujar Asep.

Sementara itu, lanjut Asep, uji balistik masih dilakukan dari dua proyektil yang ditemukan di tubuh korban tewas serta seorang korban selamat bernama Zulkifli. "Zulkifli tertembak pahanya, itu bisa diselamatkan sekarang masih dirawat. Itu termasuk dari korban yang bisa kami ambil proyektil pelurunya," ungkap Asep. (gw/zul/fin)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Diduga Terima Suap, Anggota DPR Diperiksa KPK

Diduga Terima Suap, Anggota DPR Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Anggota Komisi XI DPR RI Sukiman sebagai tersangka kasus dugaan suap.


Permohonan Jaminan Penangguhan Penahanan Ditolak

Permohonan Jaminan Penangguhan Penahanan Ditolak

Mantan Kas Kostrad Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen dipastikan akan mendapat bantuan hukum dari TNI.


Ditabrak lalu Truk Tanki Pertamina Terbakar, Tiga Tewas

Ditabrak lalu Truk Tanki Pertamina Terbakar, Tiga Tewas

Truk tanki Pertamina berisi 24 kiloliter (KL) bahan bakar minyak terbakar usai ditabrak minibus. Akibatnya tiga orang tewas.


Pimpinan KPK Tidak Harus dari Institusi Tertentu

Pimpinan KPK Tidak Harus dari Institusi Tertentu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak ada ketentuan yang mengatur pimpinan KPK berasal dari unsur perwakilan institusi tertentu.


Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Kapal MT yang diduga melakukan transfer BBM ilegal di Perairan Muara Baru, Jakarta Utara ditangkap, Kamis (18/7).


334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

Polri telah menuntaskan berkas perkara ratusan pelaku kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta. Berkasnya sudah dinyatakan lengkap.


75 Pelaku Kerusuhan Mei Segera Disidang

75 Pelaku Kerusuhan Mei Segera Disidang

75 tersangka pelaku kerusuhan pada 21-22 Mei 2019 segera disidang, setelah berkasnya dinyatakan lengkap (P21).


Emirsyah Satar Diperiksa Soal Rekening Suap

Emirsyah Satar Diperiksa Soal Rekening Suap

KPK memeriksa tersangka kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar.


Terkait Suap Idrus Marham ke Pengawal Tahanan, KPK Harus Evaluasi Diri

Terkait Suap Idrus Marham ke Pengawal Tahanan, KPK Harus Evaluasi Diri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta berbenah. Menjadi lembaga antirasuah bukan berarti tak ada pengawasan dari instansi lain.


Menanti Hasil Kerja TGPF Kasus Novel

Menanti Hasil Kerja TGPF Kasus Novel

Mabes Polri segera menyampaikan hasil investigasi dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!