Kriminal
Share this on:

Di Depan Anaknya, Ibu Tewas Pertahankan Tas

  • Di Depan Anaknya, Ibu Tewas Pertahankan Tas
  • Di Depan Anaknya, Ibu Tewas Pertahankan Tas

SURABAYA - Anna Pujiastutik (42), warga Jalan Kalimas Baru 2 Lebar /64 B, Surabaya, tewas saat mencoba mempertahankan tas miliknya dari pelaku begal. Kejadian ini terjadi di depan mata anak perempuannya korban, Talita Inama Alisia (13).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Surabaya, aksi percobaan perampasan tersebut terjadi sekitar pukul 04.00. Saat itu Anna mengendarai sepeda motor bersama anak keduanya. Mereka hendak pulang ke rumah setelah menginap di rumah saudara di kawasan Gubeng.

Keduanya memilih Jalan Indrapura sebagai rute jalan pulang ke Kalimas. Jalanan saat itu sedang sepi, namun karena anaknya masih mengantuk maka Anna memutuskan untuk melaju pelan. Ketika berada di Jalan Indrapura, tepatnya di depan Gedung Keuangan Negara Surabaya, motor mereka dipepet dua orang yang berboncengan mengendari motor jenis matic.

Lalu salah satu di antara mereka menarik tas milik Anna yang saat itu dikalungkan di pundak. Melihat aksi dua pelaku itu, Anna merespon dengan mencoba mempertahankan tas miliknya. Aksi tarik menarik tas antara pelaku dan ibu dua anak itu pun terjadi.

Anna yang kalah tenaga, kehilangan keseimbagan. Dia pun tak bisa mengendalikan laju motornya hingga ia pun terjatuh dan membentur aspal. Akibat peristiwa itu, Anna mengalami luka hingga tewas di lokasi kejadian. Sedangkan Talita hanya mengalami luka lecet saja.

Melihat korban tak bergerak, pelaku bergegas kabur meninggalkan lokasi. Sedangkan tas yang berisi uang Rp 5 juta, KTP, SIM dan kartu atm BNI gagal digondol pelaku. Berdasar keterangan sejumlah saksi, kedua orang pelaku mengenakan jaket warna gelap dengan postur badan sedang.

Kapolsek Bubutan, AKP Hariyanto membenarkan adanya kejadian itu. Pihaknya belum bisa memastikan apakah itu memang aksi perampasan, sebab pihaknya belum mendapatkan laporan resmi terkait peristiwa itu. "Keluarga korban belum melapor, saksi juga belum bisa dimintai keterangan. Hanya saja kami akan melakukan penyelidikan untuk mencari terduga pelaku," ungkap Hariyanto singkat. (yua/rtn/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Sikat Miras dan Togel
Sikat Miras dan Togel

Berita Sejenis

Amsor, Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipali Alami Luka Berat

Amsor, Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipali Alami Luka Berat

Aparat kepolisian telah menetapkan tersangka pada kecelakaan beruntun di Tola Cipali Km 151, Majalengka yang mengakibatkan 12 orang tewas.


Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Empat dari sembilan korban tewas saat kerusuhan 21-22 Mei dipastikan karena peluru tajam.


Perkara Situng, 02 Klaim Cukup Bukti

Perkara Situng, 02 Klaim Cukup Bukti

Para pihak yang bersengketa atas hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) akan beradu bukti pekan depan.


Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Komnas HAM Desak Polri Tangkap Pelaku Penembakkan

Dua korban tewas pada kerusuhan 21-22 Mei akibat tertembak peluru tajam.


Ustadz Lancip Diperiksa Pekan Depan, Pria Bersorban Hijau Ditahan

Ustadz Lancip Diperiksa Pekan Depan, Pria Bersorban Hijau Ditahan

KH Ahmad Rifky Umar Said Barayos atau kerap disapa Ustadz Lancip harus berurusan dengan polisi.


Penyebar Hoaks Brimob China Ditangkap

Penyebar Hoaks Brimob China Ditangkap

Said Djamalul Abidin (SDA) diamankan karena menyebar berita bohong alias hoaks polisi China yang dikerahkan dalam aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu.


Penahanan Eggi Sudjana Terlalu Dipaksakan

Penahanan Eggi Sudjana Terlalu Dipaksakan

Tersangka dugaan makar Eggi Sudjana akhirnya dijebloskan ke jeruji besi terhitung, sejak Selasa (14/5) sekitar pukul 23.00 wib, hingga 20 hari ke depan.


Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Tegal, Seorang Lagi Tewas Ditembak

Pergerakan sel jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kembali terendus. Tiga pelaku pun diamankan Detasmen Khusus (Densus 88) Anti Teror.


Tentara Serbu Markas Teroris, 15 Orang Tewas

Tentara Serbu Markas Teroris, 15 Orang Tewas

Setidaknya 15 orang tewas, saat pasukan Sri Lanka terlibat baku tembak dengan terduga teroris di lokasi persembunyian teroris, Jumat (26/4) Malam.


Pertahankan Hukum Mati Gay, Brunei Surati Parlemen Eropa

Pertahankan Hukum Mati Gay, Brunei Surati Parlemen Eropa

Pemerintah Brunei Darussalam menyurati Parlemen Eropa sebagai upaya mempertahankan keputusannya dalam menjatuhkan hukuman mati terhadap hubungan seksual sesama



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!