Kriminal
Share this on:

Diculik, Anak Majikan Digagahi Sopir Pribadi Lima Kali

  • Diculik, Anak Majikan Digagahi Sopir Pribadi Lima Kali
  • Diculik, Anak Majikan Digagahi Sopir Pribadi Lima Kali

BEKASI - Sopir pribadi nekat membawa kabur anak majikannya. Di bawah ancaman, pelaku bernama Ahmad Nurdin, 22, itu selain menculik korban juga melakukan pemerkosaan sebanyak lima kali terhadap korban.

Peristiwa itu bermula pada Senin (8/1) lalu, saat diketahui korban berinisial R, 15, sudah tidak ada di rumahnya yang terletak di Perum Jatiwarna Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi.

”Pelaku dibekuk di Bali saat berada di hotel bersama korban,” terang Kapolsek Pondokgede, Kompol Suwari, kemarin.

Suwari menambahkan, korban sudah menghilang dari rumahnya sekitar pukul 03.00 WIB. Begitu juga Ahmad.

Peristiwa hilangnya korban bersama sopir pribadi itu terlacak, setelah muncul data transaksi perbankan dalam ponsel milik orangtua korban berinisial S, 38. Setelah ditelusuri, pelaku ternyata di Bali, Tak lama, kata Suwari, polisi melakukan pengejaran.

Pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Kepada polisi, pelaku mengaku sudah menyetubuhi korban sebanyak lima kali. Saat menyetubuhi korban, pelaku mengancam ABG (anak baru gede, Red) tersebut.

”Korban disetubuhi lima kali oleh pelaku saat berada di Bali," katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pondokgede AKP Dimas Satya Wicaksono menambahkan, tersangka selalu mengeluarkan ancaman terhadap korban, makanya R menuruti perintah Nurdi. ”Kepada korbannya, tersangka juga mengaku akan bertanggung jawab atas perbuatannya,” kata Dimas.

Kepada polisi, tersangka mengaku menyesal dengan perbuatannya. Dia juga berdalih, tergiur dengan kemolekan tubuh dan wajah korban, makanya nekat membawa kabur R dari rumah.

Atas perbuatannya, tersangka kini mendekam di sel tahanan Polsek Pondok Gede. Tersangka dijerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun.

Adapun barang bukti disita satu unit telepon selular, dua celana dalam milik korban dan tersangka, serta dua kondom. (dny/jpg)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Pemandu Lagu Cantik Tewas Dibunuh
Pemandu Lagu Cantik Tewas Dibunuh

Berita Sejenis

Tabrakan Karambol, Dua Orang Tewas

Tabrakan Karambol, Dua Orang Tewas

Kecelakaan maut melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Jalan Abdulrahman Saleh, Manyaran Semarang Barat, tepatnya samping Swalayan Ramai Manyaran.


Petak Umpet, ABG Kristis Jatuh dari Lantai 5 Rusunawa

Petak Umpet, ABG Kristis Jatuh dari Lantai 5 Rusunawa

Diduga saking asyiknya bermain petak umpet, seorang anak terjatuh dari lantai lima rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Kebondalem, Kecamatan Kota Kendal.


Positif Narkoba, 5 THL Satpol PP Kota Tangerang Dipecat

Positif Narkoba, 5 THL Satpol PP Kota Tangerang Dipecat

Pemkot Tangerang memecat lima Tenaga Harian Lepas (THL) Satpol PP. Sanksi itu diberikan karena lima pegawai tersebut positif mengkonsumsi narkoba.


Korban Sodomi Guru Honorer jadi 41 Siswa

Korban Sodomi Guru Honorer jadi 41 Siswa

Polresta Tangerang membuka posko pengaduan terhadap kasus sodomi anak di bawah umur yang dilakukan Wawan Sutiono, yang kini mendekam ditahanan.


Duh... Masih ABG tapi Jago ‘Bongkar’ Rumah Kos

Duh... Masih ABG tapi Jago ‘Bongkar’ Rumah Kos

Seorang anak baru gede (ABG) putus sekolah dibekuk polisi usai merayakan tahun baru.


Pelajar Italia Dilecehkan Sopir Angkot

Pelajar Italia Dilecehkan Sopir Angkot

Seorang pelajar pertukaran dari Italia jadi korban pelecehan oleh sopir angkot.


Sopir dan Awak Bus Dites Urine

Sopir dan Awak Bus Dites Urine

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal menggelar tes urine secara mendadak bagi supir dan awak angkutan bus di Terminal Tipe A, kemarin.


Kids Jaman Now, Bocah 12 Tahun Dikeroyok Tetangganya

Kids Jaman Now, Bocah 12 Tahun Dikeroyok Tetangganya

Kids jaman now. Diduga karena masalah sepele, Haman (19) dan Dm yang masih di bawah umur ini tega mengeroyok Muhammad Nurdin yang juga masih anak-anak.


Parah, Bocah 17 Tahun Disuruh Menjambret

Parah, Bocah 17 Tahun Disuruh Menjambret

Lagi, anak bawah umur kembali terlibat dalam kejahatan pencurian.


Kerap Kasari Pengendara, Empat Anak Punk Diangkut Polisi

Kerap Kasari Pengendara, Empat Anak Punk Diangkut Polisi

Mendekati perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, Satuan Sabhara Polres Tegal Kota terus merazia minuman keras (miras) yang dijual di sejumlah warung.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!