Kriminal
Share this on:

Diduga Diputusin Pacar, Pelajar Gantung Diri

  • Diduga Diputusin Pacar, Pelajar Gantung Diri
  • Diduga Diputusin Pacar, Pelajar Gantung Diri

OLAH TKP - Kepolisian sedang melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat, Sabtu (12/1). (polisi for rk)

SINTANG - Diduga mengalami persoalan asmara, MR warga Dusun Sungai Lalau, Desa Nanga Kelapan, Kecamatan Ketungau Tengah gantung diri, pada Sabtu (12/1). Kapolsek Ketungau Tengah, Ipda Eko Supriyanto membenarkan adanya kejadian itu.

Ia bercerita, awalnya kepolisian mendapat laporan dari masyarakat sekira pukul 11.20 WIB. Dalam laporan itu disebutkan bahwa telah ditemukan mayat seorang laki-laki dengan leher terjerat tali dan tergantung di ruang tamu rumah yang terletak di RT 02, Dusun Sepadung, Desa Senangan Kecil, Kecamatan Ketungau Tengah. "Pertama kali MR ditemukan oleh temannya berinisal AG," ujar Kapolsek, Minggu (13/1).

Setibanya di lokasi, kepolisiian langsunmg melakukan pemeriksaan. Dan, diketahui bahwa korban masih berstatus pelajar dan baru berusia 18 tahun. Hasil pemeriksaan, bahwa sebelumnya AG sudah mendapat kabar dari pacar korban. Bahwa korban mau bunuh diri.

"Mendapat laporan itu, AG mengecek ke rumah korban. Sesampainya di rumah korban, AG menggedor pintu dan memanggil, namun tidak direspon," terangnya.

Kemudian AG memberanikan diri untuk memastikan keberadaan korban dengan memanjat dan melihat ke dalam ruangan melalui ventilasi. “Nah, si AG ini terkejut saat melihat temannya sudah dalam keadaan tergantung. Kemudian dia memanggil dua rekan lainnya untuk melihat juga. Setelah melihat korban tergantung, mereka mendobrak pintu dan melihat korban sudah meninggal dunia," kata Kapolsek.

Dugaan sementara kata, Kapolsek, MR menghabisi nyawanya sendiri karena masalah asmara yang sedang dihadapinya. "Kemungkinan besar korban bunuh diri karena putus dengan pacarnya," terangnya.

Tindakan yang telah dilakukan kepolisian, lanjut Kapolsek, yakni telah mendatangi dan mengamankan TKP, melakukan olah TKP awal, meminta dokter setempat untuk melaksanakan pemeriksaan Visum Et Repertum, menginterogasi saksi-saksi dan mengumpulkan keterangan di TKP. "Kita masih selidiki lebih lanjut hal ini," pungkasnya. (pul/jpg)

Berita Sebelumnya

Sediakan Bilik Mesum, Warung Dirazia
Sediakan Bilik Mesum, Warung Dirazia

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Indonesia Tunggu Perkembangan Kasus Dugaan Pemerkosaan TKI di Malaysia

Pemerintah Indonesia masih terus menunggu kepolisian Malaysia merampungkan penyelidikan kasus tenaga kerja Indonesia (TKI) yang diduga diperkosa


Tim Teknis Kasus Novel Tak Sentuh Perkara 'Buku Merah'

Tim Teknis Kasus Novel Tak Sentuh Perkara 'Buku Merah'

Kasus Buku Merah yang diduga sebagai salah satu sebab penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan tak menjadi fokus Tim Teknis Polri.


Perusahaan Internasional Diduga Terlibat Pelanggaran HAM

Perusahaan Internasional Diduga Terlibat Pelanggaran HAM

UN Fact-Finding Mission mengungkap puluhan perusahaan asing Asia dan Eropa berisiko terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis Rohingya di Rakh


Diduga Korupsi Taman Rekreasi, Plt Kadis Dibui

Diduga Korupsi Taman Rekreasi, Plt Kadis Dibui

Tim Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menjebloskan tiga tersangka dalam kasus korupsi proyek pembangunan dua taman rekreasi.


Cek DNA Bomber Gereja, Polri Koordinasi Polisi Filipina

Cek DNA Bomber Gereja, Polri Koordinasi Polisi Filipina

Identitas pasangan suami-istri (pasutri) pelaku bom bunuh diri di gereja Kathedral di Pulau Jolo, Filipina berhasil diungkap Polri.


WNI Diduga Diperas Polisi Antiteroris Malaysia

WNI Diduga Diperas Polisi Antiteroris Malaysia

Sedikitnya tiga anggota unit antiteroris Kepolisian Malaysia ditangkap, atas kasus pemerasan kepada salah satu warga negara Indonesia (WNI).


Mukul karena Pacar Diganggu, Kris Hatta Dipenjara Lagi

Mukul karena Pacar Diganggu, Kris Hatta Dipenjara Lagi

Artis Kris Hatta harus kembali merasakan tidur di balik jeruji besi, setelah divonis bebas atas kasus pemalsuan dokumen nikah.


 Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina, ternyata Pasutri WNI

Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina, ternyata Pasutri WNI

Polri menyatakan dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jolo, Filipina, 27 Januari lalu, adalah warga negara Indonesia (WNI).


Diduga Terima Suap, Anggota DPR Diperiksa KPK

Diduga Terima Suap, Anggota DPR Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Anggota Komisi XI DPR RI Sukiman sebagai tersangka kasus dugaan suap.


Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Dua Kapal Penyelundup BBM Diciduk

Kapal MT yang diduga melakukan transfer BBM ilegal di Perairan Muara Baru, Jakarta Utara ditangkap, Kamis (18/7).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!