Kriminal
Share this on:

Diduga Gelapkan Uang, Manajer Blue Heaven Disidang

  • Diduga Gelapkan Uang, Manajer Blue Heaven Disidang
  • Diduga Gelapkan Uang, Manajer Blue Heaven Disidang

SIDANG – Majelis hakim melihat bukti- bukti saat persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, kemarin. (agus wibowo/radartegal)

TEGAL - Diduga menggelapkan uang perusahaan, Manajer Karaoke Blue Heaven (BH) Kaja Soesanto alias Apiauw ditahan. Bahkan, pria yang memiliki ciri khas berambut putih itu, saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tegal.

Pada sidang, Senin (18/3) kemarin, terdakwa didakwa dengan tuduhan penggelapan uang sekitar Rp180 juta. Terdakwa didampingi pengacaranya I Ketut Sudirga SH.

”Bahwa terdakwa Kaja Soesanto alias Apiauw pada Juli 2017 –November 2017 bertempat di Blue Heaven KTV Komplek Ruko Nirmala Square Kav K1-2 Jalan Yos Sudarso No. 33 Kota Tegal dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu, yaitu uang sebesar Rp180 juta,” terang Jaksa Penintit Umum (JPU), Rizky Fani SH.

Sementara uang tersebut seluruhnya atau sebagian adalah milik orang lain. Pemiliknya tak lain adalah Hartono Santoso yang diketahui sebagai owner BH KTV, dan menjadi salah satu saksi perkara ini.

”Untuk modusnya, bahwa 2017 terdakwa selaku General Manager memerintahkan saksi, Nanang, selaku bendahara BH, untuk mentransfer uang dengan jumlah total Rp180 juta,” jelasnya.

Namun, lanjut dia, transfer yang diminta dilakukan secara berkala. Pada 24 Juli 2017 sebesar Rp30 juta, 8 Agustus 2017 Rp30 juta, 20 September 2017 Rp30 juta, 23 Oktober 2017 Rp45 juta, dan 3 November 2017 Rp 45 juta.

”Bahwa terdakwa memberitahukan kepada saksi, Nanang, uang dengan jumlah total Rp180 juta tersebut digunakan untuk membayar hutang atas pinjaman Blue Heaven KTV di 2015. Alasannya, uang Blue Heaven KTV pada saat terdakwa menjabat sebagai direktur II hilang saat disimpan di rumah terdakwa,” bebernya.

Padahal, lanjut jaksa dalam dakwaannya, uang tersebut digunakan terdakwa untuk kepentingan pribadi Karenanya, atas perbuatan terdakwa Apiaou, owner karaoke BH mengalami kerugian kurang lebih Rp180 juta. Atas perbuatannya, terdakwa diancam pidana dalam pasal 374 KUHP. (gus/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dua Calon Rektor Diperiksa

Dua Calon Rektor Diperiksa

Indikasi adanya aliran uang ke Romahurmuziy alias Romy dalam seleksi pengisian jabatan rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terus ditelusuri.


Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Delapan dari 9 Peserta Aksi 21-22 Mei Tewas Diduga Akibat Peluru Tajam

Empat dari sembilan korban tewas saat kerusuhan 21-22 Mei dipastikan karena peluru tajam.


Polisi Bekuk Pria Bersorban Hijau Pengancam Jokowi

Polisi Bekuk Pria Bersorban Hijau Pengancam Jokowi

Polisi menangkap seseorang yang diduga sebagai pria bersorban hijau yang mengancam akan membunuh Presiden Jokowi dan Wiranto, Jumat (24/5) lalu.


Penyuap Bowo Segera Disidang

Penyuap Bowo Segera Disidang

Perkara dugaan suap pelayaran untuk distribusi pupuk memasuki babak baru. Itu setelah penyidikan untuk tersangka Asty Winasti tuntas.


Uang Suap Bowo Sidik Rampung Dihitung

Uang Suap Bowo Sidik Rampung Dihitung

KPK telah selesai menghitung keseluruhan dana suap dan gratifikasi yang diduga diterima Anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso.


KPK Ungkit Uang di Laci Kerja Menag Lukman

KPK Ungkit Uang di Laci Kerja Menag Lukman

Dua hari berturut-turut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin.


Kerusuhan Tanah Abang dan Petamburan Dilakukan Preman Bayaran

Kerusuhan Tanah Abang dan Petamburan Dilakukan Preman Bayaran

Kerusuhan yang terjadi di Tanah Abang dan Petamburan, Rabu (22/5), diduga dilakukan oleh preman bayaran.


Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI (Purn) Soenarko ditangkap polisi.


Bandar Narkotika Dimiskinkan

Bandar Narkotika Dimiskinkan

Badan Narkotika Nasional (BNN) benar-benar total menindak bandar narkotika. Tidak hanya memenjarakannya, namun juga menjerat dengan tindak pidana pencucian uang


Bupati Solok Selatan Diduga Korupsi Pembangunan Masjid

Bupati Solok Selatan Diduga Korupsi Pembangunan Masjid

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria kini jadi perbincangan, terkait dugaan sejumlah kasus tindak pidana korupsi yang menjeratnya..



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!