Kriminal
Share this on:

Diduga Korban Jambret, Ibu Dua Anak Tewas

  • Diduga Korban Jambret, Ibu Dua Anak Tewas
  • Diduga Korban Jambret, Ibu Dua Anak Tewas

SURABAYA - Penyebab tewasnya, Maya Savitri (45) di Jalan Arjuno, Kamis dini hari (5/7) masih menyimpan teka-teki. Namun dugaan kuat, warga Jalan Ikan Dorang Baru I itu tewas akibat kriminalitas jalanan, penjambretan. Sedangkan pihak kepolisian memastikan korban tewas akibat kecelakaan tunggal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi perampasan yang menewaskan wanita yang akrab diapa Vivin ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario 125 bernopol L 6735 ZN untuk membeli sejumlah bahan masakan di Pasar Kembang.

Korban mengenakan tas cangklong berisi sejumlah uang belanja. Diduga pelaku telah menguntitnya. Saat berada di lokasi dan posisi yang tepat, pelaku mencoba merampas tas korban dengan cari menariknya.

Mungkin karena tali tas cukup kuat, pelaku gagal menguasai tas milik korban. Sebaliknya tarikan tersebut, membuat korban terjatuh dari motor hingga akhirnya pengusaha catering itu tewas di lokasi kejadian. Pelaku diduga kabur setelah melihat korban terjatuh.

Imam salah satu pemilik warung kopi di dekat lokasi mengatakan tak tahu persis kejadian itu. Dia hanya mengetahui setelah sejumlah warga dan pengendara ramai di lokasi. Namun menurutnya lokasi Arjuno memang sepi. “Meski tak tahu pasti, namun memang jam segitu rawan. Sebab beberapa kali kasus perampasan terjadi di area ini,” ungkapnya.

Dugaan Vivin menjadi korban perampasan juga diakui keluarganya. Kakak ipar Vivin, Suria Patra Putra menyakini adiknya menjadi korban perampasan berdasar luka lebam di mata kiri korban. Luka lebam dipastikan karena pukulan.

"Kalau terjatuh dari motor lukanya tidak membekas seperti ini. Kalau jatuh mestinya lukanya lecet-lecet memanjang," ungkapnya.

Selain itu, tali tas korban yang putus. Tas berwarna pink itu putus menyisakan dua helai benang. Besi pengaitnya juga patah. Seperti akibat ditarik secara paksa. “Kalau terjatuh, kemungkinan tali tak sampai putus,” terangnya.

Seorang anggota Linmas yang membawa kabar peristiwa itu, juga mengatakan adiknya telah menjadi korban jambret dan tewas di lokasi kejadian.

Namun demikian pihak keluarga belum berencana untuk menempuh jalur hukum. Pihak keluarga akan bermusyawarah terlebih dahulu. "Jelas kami berharap ada kejelasan penyebab kematian adik saya," pungkasnya.

Kanitreskrim Polsek Sawahan AKP Haryoko Widhi mengatakan bila kemungkinan besar korban kecelakaan. Pasalnya tas berisi uang Rp 2,5 juta milik Vivin masih utuh. "Kalau dijambret barang-barang berharga hilang. Ini masih ada," kata Haryoko. (yua/no/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Diduga 'Konflik Asmara', FA Akhiri Hidup di Pohon Rambutan

Diduga 'Konflik Asmara', FA Akhiri Hidup di Pohon Rambutan

Warga di Jalan Panca Bakti, Batu Kelurahan Layang, Kecamatan Pontianak Utara dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki yang tergantung di pohon rambutan.


Satu Keluarga Dibantai, Polisi Periksa Semua Tetangga Korban

Satu Keluarga Dibantai, Polisi Periksa Semua Tetangga Korban

Kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi menjadi PR besar yang harus diselesaikan polisi.


Transaksi Sabu di Pinggir Jalan, Sopir Ekspedisi Disergap BNN

Transaksi Sabu di Pinggir Jalan, Sopir Ekspedisi Disergap BNN

Dua pengguna narkoba jenis Methampethamine atau sabu ditangkap jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga.


Biadab! Tiga Paman Nodai Tiga Keponakannya

Biadab! Tiga Paman Nodai Tiga Keponakannya

Malang nian nasib tiga anak perempuan di bawah umur di Kecamatan Pontianak Utara ini.


Cemburu, Mantan Kekasih Istri Ditusuk sampai Tewas

Cemburu, Mantan Kekasih Istri Ditusuk sampai Tewas

Darah segar mengalir deras dari tubuh Edi Wijayansyah (19).


Diduga Korupsi Dana Desa, Kades dan Sekdes Dilaporkan

Diduga Korupsi Dana Desa, Kades dan Sekdes Dilaporkan

Proyek pembangunan puskesmas desa pengurukan lapangan dan penjualan kayu jati di Desa Bibrik, Jiwan, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Mejayan.


Mobil Rombongan Pengajian Terjun ke Jurang

Mobil Rombongan Pengajian Terjun ke Jurang

Sebuah mobil bak terbuka yang mengangkut rombongan ibu-ibu pengajian di Petungkriyono Kabupaten Pekalongan terjun ke jurang.


Ngaku Keturunan Cucu Keraton, Dua Orang Keruk Rp1,3 Miliar

Ngaku Keturunan Cucu Keraton, Dua Orang Keruk Rp1,3 Miliar

Banyak modus para pelaku kejahatan dalam menjalankan aksi kejahatanya.


Bawa Kabur Motor Temannya, ABG Diamankan Polisi

Bawa Kabur Motor Temannya, ABG Diamankan Polisi

Nekad membawa kabur motor, seorang anak baru gede (ABG), LA (17) harus berurusan dengan polisi.


Sembunyi di Hutan Dua Hari, Ayah yang Hamil Anak Tiri Dibekuk

Sembunyi di Hutan Dua Hari, Ayah yang Hamil Anak Tiri Dibekuk

Kisah pelarian tersangka kasus pencabulan di Desa Talun, Ngebel, Ponorogo, tamat. Tersangka MWT dibekuk petugas di rumah kerabatnya, Gedangan, Sidoarjo, kemarin



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!