Kriminal
Share this on:

Diduga Korupsi Dana Desa, Kades dan Sekdes Dilaporkan

  • Diduga Korupsi Dana Desa, Kades dan Sekdes Dilaporkan
  • Diduga Korupsi Dana Desa, Kades dan Sekdes Dilaporkan

MADIUN - Proyek pembangunan puskesmas desa (puskesdes) pengurukan lapangan dan penjualan kayu jati di Desa Bibrik, Jiwan, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mejayan. Ansori, warga Bibrik, menduga telah terjadi penyimpangan atas tiga pekerjaan yang didanai dana desa (DD) 2017 tersebut.

Alasan itulah yang melatarbelakanginya untuk melaporkan kades, sekdes, hingga perangkat setempat. ‘’Kami harap kejari mengawal dan menindaklanjuti temuan ini,’’ kata Ansori yang datang melapor kemarin (1/11).

Ansori mengungkapkan, pembangunan puskesdes senilai Rp 100 juta menuai kontroversi di tengah masyarakat. Lantaran pemilihan lokasi pembangunannya di lapangan desa. Padahal, sebelumnya direncanakan di lahan sebelah barat kantor desa.

Yang membuat warga lebih mengernyitkan dahi, para pekerja yang ditunjuk membangun infrastruktur kesehatan itu dari luar desa. Itu dianggap bertentangan dengan semangat swakelola warga lokal di setiap pekerjaan fisik desa.

‘’Seharusnya kan memberdayakan warganya sendiri,’’ ujarnya.

Ansori menambahkan, lokasi pembangunan di lapangan desa itu berlanjut permasalahan lebih serius. Karena terpangkas untuk puskesdes, pemdes lantas memperluas lapangan dengan memanfaatkan lahan kosong di sebelah utaranya. Perluasan dengan pengurukan lahan itu pun dianggap janggal.

‘’Selain perubahan lokasinya yang janggal, penggunaan dana untuk memperluas lapangan dengan pengurukan juga tidak beres,’’ tuturnya kepada Radar Mejayan.

Menurut dia, uang pembayaran tanah uruk untuk lapangan seharusnya menggunakan DD secara utuh. Sesuai perencanaan, total biaya Rp 36,7 juta. Namun, ternyata realisasinya berbeda. Alokasi dana dari pusat hanya digunakan separo. Sisanya tidak dibayar tunai, tapi diganti jasa pemanfaatan sawah bengkok selama satu tahun.

‘’Nah, sisanya ke mana?’’ tanyanya.

Persoalan terakhir adalah penjualan kayu jati milik desa. Kades setempat diduga memotong dan menjual hingga 100 batang kayu jati ke seseorang. Namun, kayu jati tersebut masuk kembali ke desa untuk keperluan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) program pemkab.

Wujudnya dalam bentuk gawang dan kusen. Material tersebut tidak gratis, calon penerima bantuan harus membelinya. ‘’Kami tahu karena kayu jati itu karang taruna yang menanam enam tahun lalu. Tapi, tidak ada pemberitahuan atas penggunaannya,’’ beber Ansori.

Ansori bersama dua orang datang ke kantor Kejari Mejayan sekitar pukul 09.40. Dengan membawa sebuah map, dia masuk ke ruang staf pidsus. Aduan diterima langsung Kasipidsus Bayu Novriandinata. Satu jam berselang, dia meninggalkan ruangan.

‘’Laporan akan ditindaklanjuti, tapi masih menunggu disposisi dari Kajari Sugeng Sumarno karena (kemarin, Red) keluar kota,’’ terangnya.

Bayu bakal menindaklanjuti laporan itu dengan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan pengumpulan data (puldata). Itu merupakan tahap awal dalam menentukan ada tidaknya unsur pidana dari yang dilaporkan.

Sembari mempelajari dokumen berupa surat permohonan, notulen dugaan korupsi, dan foto-foto. ‘’Nanti seksi intelijen atau pidsus yang melakukan pulbaket, kami tunggu perintah atasan,’’ ujarnya. (cor/c1/fin/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Ancam Istri Pakai Celurit, Suami Dibui
Ancam Istri Pakai Celurit, Suami Dibui

Berita Sejenis

Alfamart Banjaranyar di Brebes Dikuras Komplotan Maling

Alfamart Banjaranyar di Brebes Dikuras Komplotan Maling

Alfamart di Jalan Gajah Mada Desa Banjaranyar Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes, Rabu (20/3),


Diduga Gelapkan Uang, Manajer Blue Heaven Disidang

Diduga Gelapkan Uang, Manajer Blue Heaven Disidang

Diduga menggelapkan uang perusahaan, Manajer Karaoke Blue Heaven (BH) Kaja Soesanto alias Apiauw ditahan.


KPK Harus Kejar Orang Dekat Romi

KPK Harus Kejar Orang Dekat Romi

Kasus dugaan korupsi yang menjerat anggota DPR sekaligus Ketua Umum (Ketum) PPP Muchammad Romahurmuziy bukan melulu soal dugaan suap jual beli jabatan.


Diduga Kesurupan, Buruh Nekad Gantung Diri

Diduga Kesurupan, Buruh Nekad Gantung Diri

Lantaran diduga kerap kesurupan, seorang buruh Adi Awang (29), warga Dukuh Langkap II Desa Langkap Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan nekat memgakhiri hi


Tak Kuat Menanjak Truk Mundur, Sepeda Motor Tergencet

Tak Kuat Menanjak Truk Mundur, Sepeda Motor Tergencet

Tak kuat menanjak, sebuah truk sarat muatan genteng mundur dan menimpa sebuah sepeda motor di Desa Pekandangan Kecamatan Banjarmangu, kemarin sekitar pukul 13.


Empat Pengedar Psikotropika Ditangkap

Empat Pengedar Psikotropika Ditangkap

Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota, belum lama ini menangkap empat orang yang diduga sebagai pengedar dan atau pemakai jenis psikotropika.


Airbag Selamatkan Nyawa Ajudan Bupati Demak

Airbag Selamatkan Nyawa Ajudan Bupati Demak

Salah satu korban luka berat dalam kecelakaan lalulintas mobil Bupati Demak HM Natsir adalah Wijaya (38), warga Dukuh Gemuh Desa Sayung RT 7 RW 2 Kecamatan Sayu


Tanam Ganja di Pot, Dua Pemuda Diringkus

Tanam Ganja di Pot, Dua Pemuda Diringkus

Sutikno (38) warga Panembangan, Cilongok dan Iqbal Munafi (26) warga Sokawera, Cilongok terpaksa harus berurusan dengan polisi.


Nenek Tewas di Tempat Pembuatan Batu Bata

Nenek Tewas di Tempat Pembuatan Batu Bata

Warga Desa Purwodadi Kecamatan Sragi dan sekitarnya digemparkan adanya penemuan sesosok mayat seorang manula di area tempat produksi batu bata.


Dua Anggota Sindikat Pencuri Kayu dan Kabel PLN Digulung

Dua Anggota Sindikat Pencuri Kayu dan Kabel PLN Digulung

Berakhir sudah sepak terjang dua kawanan yang sempat mencuri kayu jati dan jaringan kabel milik PLN di wilayah Kabupaten Tegal.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!