Kriminal
Share this on:

Diduga Kumpul Kebo, Ayah Digerebek Anaknya

  • Diduga Kumpul Kebo, Ayah Digerebek Anaknya
  • Diduga Kumpul Kebo, Ayah Digerebek Anaknya

KUPANG - Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Adegium ini cocok disematkan kepada Jupiter Ndun (47). Warga Tarus RT 24/RW 11 Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang ini memilih minggat dari rumah dan memilih hidup dengan wanita idaman lain (WIL) di sebuah kos-kosan persisnya di belakang lapangan Sitarda, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Padahal ia sudah punya keluarga dan anak-anaknya juga sudah dewasa. Kebahagiaan pasangan tak resmi ini terusik, setelah anak kandung Jupiter Ndun, Toni Ndun (24), memergoki ayahnya berada di kamar kos yang selama ini ditempati bersama Nelvi Besi, Senin (12/2) sekira pukul 14.00 Wita.

Saat menemukan ayahnya, Toni Ndun justru kaget bukan kepalang. Sebab, ayahnya sedang menggendong seorang bayi, yang diduga hasil hubungan gelap Jupiter Ndun dan Nelvi Besi.

Berusaha menegur ayahnya, Toni Ndun justru diancam akan dianiaya. "Kenal beta ko sonde?" tanya Toni ke Jupiter. Jupiter lalu menjawab, "Beta kenal. Jadi lu mau apa. Lebih baik lu pulang dari pada beta kasih mati lu," ucap Jupiter Ndun ke anaknya Toni Ndun sambil berjalan menuju ke sepeda motornya untuk meninggalkan lokasi.

Tak terima ayahnya berbuat seperti itu, Toni Ndun langsung bereaksi dengan menganiaya ayahnya. Akibatnya, Jupiter Ndun harus dilarikan ke RSUD SK Lerik Kota Kupang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kepada Timor Express (Jawa Pos Group), Toni Ndun mengaku, kecewa dengan sikap ayahnya, Jupiter Ndun yang diam-diam minggat dari rumah dan memilih hidup bersama Nelvi Besi di sebuah kos-kosan di belakang lapangan Sitarda, Lasiana.

"Lebih baik beta serang dia duluan daripada beta yang kena serang. Beta langsung tendang dan pukul dia (Jupiter Ndun) karena dia ancam mau kasi mati beta saat beta tegur dia di kamar kos," ucap anak kandung Jupiter Ndun ini.

Kapolsek Kelapa Lima AKP Didik Kurnianto mengaku pihaknya mendapat laporan terkait adanya penggerebekan pasangan selingkuh masing-masing Jupiter Ndun dan Nelvi Besi di sebuah kos-kosan di belakang lapangan Sitarda, Lasiana. Si laki-laki, ujar Didik, bernama Jupiter Ndun dan si perempuan bernama Nelvi Besi.

"Jupiter Ndun berhasil kita amankan dan kita bawa ke RSUD Kota Kupang untuk mendapatkan pertolongan medis. Dia diduga dianiaya saat dilakukan penggerebekan oleh warga di Lasiana. Sementara Nelvi Besi melarikan diri ketika warga sementara menginterogasi Jupiter Ndun," kata Kapolsek.

Ketika mendatangi Mapolsek Kelapa Lima petang kemarin, Toni Ndun didampingi ibunya, Yohana Ndun-Malelak (45). Keduanya mengaku bahwa Jupter Ndun sudah minggat dari rumah sejak Oktober 2017 lalu. Karena itu, keluarga berusaha mencari tahu keberadaan pelaku. (gat/jpg)

Berita Sebelumnya

Sadis, Satu Keluarga Ditemukan Terbunuh
Sadis, Satu Keluarga Ditemukan Terbunuh

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Menghilang, Santriwati Diduga Dijemput Kenalan Facebooknya

Menghilang, Santriwati Diduga Dijemput Kenalan Facebooknya

Awal Ramadan ini terasa sulit bagi Aminatun sekeluarga. Anak ketiganya, Farikah Amafiroh (18) menghilang usai pulang dari Pondok Pesantren (Ponpes) Arwaniyyah.


Pencuri Mesin ATM Diciduk

Pencuri Mesin ATM Diciduk

Seorang pria yang diduga terlibat dalam pembobolan dan pencurian mesin ATM BNI di Sapugarut, Buaran, Kabupaten Pekalongan.


Tiga Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan

Tiga Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan

Kasus penganiayaan yang diduga melibatkan sejumlah oknum polisi terhadap enam pemuda di Kelurahan Afe Taduma, Ternate Barat mulai menemukan titik terang.


Diduga Depresi lantaran Dipolisikan, Kakek Pilih Kendat

Diduga Depresi lantaran Dipolisikan, Kakek Pilih Kendat

Diduga menanggung depresi lantaran dilaporkan ke polisi atas perkara yang menimpanya, seorang kakek, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.


Digerebek Sedang Ngamar, Mahasiswa Sembunyikan Pacar Dalam Lemari

Digerebek Sedang Ngamar, Mahasiswa Sembunyikan Pacar Dalam Lemari

Dua pasangan mesum terjaring razia di kamar kos Gang Abdul Samad, Jalan Perdana dan Gang Pertanian Jalan Reformasi Kecamatan Pontianak Tenggara.


Nyaru Usaha Vulkanisir Ban, Produsen Miras Digerebek

Nyaru Usaha Vulkanisir Ban, Produsen Miras Digerebek

Sebuah pabrik dan gudang miras berkedok usaha vulkanisir ban di RT 7/RW 3, Dukuh Kauman, Desa Prambatan Lor, Kaliwungu, digerebek polisi kemarin.


Sopir Dibius, Truk Dibawa Kabur

Sopir Dibius, Truk Dibawa Kabur

Diduga karena dibius dengan obat tidur oleh pelaku, truk milik Sudaryanto, 38, warga Magelang raib dibawa kabur, Selasa (9/4).


Asyik Ngamar di Kos, Enam Pasang Remaja Digerebek Polisi

Asyik Ngamar di Kos, Enam Pasang Remaja Digerebek Polisi

Enam pasangan bukan suami istri didobrak polisi saat menggelar razia penyakit masyarakat (pekat), Selasa (10/4) dinihari WIB.


Sadis, Ayah Kandung Dianiaya Anaknya

Sadis, Ayah Kandung Dianiaya Anaknya

Sadis, seorang anak tega menganiaya bapaknya sendiri di rumahnya yang terletak di Perumahan Duta Kranji, Jalan Cendrawasih, Kecamatan Bekasi Barat.


Jamu Pengantin Diduga Diracik dengan Insektisida

Jamu Pengantin Diduga Diracik dengan Insektisida

Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah kiranya yang dapat menggambar nasib Umi Saadah (19), warga Desa Lau Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!