Kriminal
Share this on:

Diduga Lupa Matikan Tungku, Rumah Ludes Terbakar

  • Diduga Lupa Matikan Tungku, Rumah Ludes Terbakar
  • Diduga Lupa Matikan Tungku, Rumah Ludes Terbakar

PADAMKAN - Sejumlah warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah di Desa Kebandungan, Bantarkawung, Brebes, kemarin. (tehug supriyanto/radar brebes)

BANTARKAWUNG - Diduga lupa mematikan tungku api, sebuah rumah di Desa Kebandungan RT 3 RW 2 Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes ludes diamuk api, Senin (3/9) lalu, sekitar pukul 21.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, hanya saja dua penghuni rumah masing-masing Waryem dan Lenjong, untuk sementara harus mengungsi ke rumah kerabatnya akibat rumah terbakar tidak lagi dapat dihuni.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kebakaran bermula dari kegiatan pemilik rumah yang tengah memasak nasi pada sekitar pukul 19.00 WIB di dapur rumah yang masih menggunakan tungku kayu bakar.

Hanya saja, diduga akibat hembusan angin yang cukup kencang, bara api yang belum padam membuat api kembali menyala. "Diketahui sekitar pukul 21.30 WIB, api membumbung pada bagia belakang rumah yang merupakan dapur," ungkap, Komarudin, warga yang juga tetangga korban.

Dikatakan, hembusan angin membuat api dengan cepat melalap hampir seluruh banguna dapur dan menjalar ke ruang tengah rumah yang masih berdinding anyaman bambu. "Beruntung kedua penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri," ucapnya.

Menurut dia, warga mengalami kendala minimnya sumber air saat melakukan pemadaman. Namun demikian dengan bahu membahu, warga berupaya untuk melokalisir nyala api agar tidak merembet ke bangunan lainnya.

"Kita lakukan pemadaman dengan alat seadanya, selain itu kondisi bangunan yang sebagian masih terbuat dari kayu sangat mudah dilalap api. Terlebih ditengah musim kemarau ini," ungkap Hidayat, warga lainnya.

Upaya warga tersebut tidak sia-sia, sekitar pukul 22.45 WIB, api berhasil dipadamkan. Api telah terlanjur membakar separuh lebih bangunan rumah. Terdiri dari dapur dan ruang tengah hangus beserta isinya.

Camat Bantarkawung melalui Kasi Trantib Mohammad Imron, membenarkan terjadinya insiden kebakaran di wilayanya tersebut. Dikatakan, bersama dengan jajaran Polsek dan Koramil Bantarkawung, turun meninjau lokasi kebakaran.

"Bersama untuk kerugian yang ditimbulkan, masih dilakukan inventarisasi Pemerintah desa, selanjutnya dilaporkan ke tingkat Kabupaten," kata Imron.

Atas insiden tersebut, pihaknya juga mengingatkan, di tengah berlangsungnya musim kemarau ini kemungkinan terjadinya bahaya kebakaran masih dapat terjadi kapan saja. Untuk itu dia mengimbau kepada warga masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga segala kemungkinan yang terjadi.

"Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan dipicu oleh berbagai hal, karenanya kami meminta warga tetap waspada dan tidak lalai terhadap potensi yang bisa memicu terjadinya kebakaran," imbaunya. (pri/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

DAK Kepulauan Meranti Diduga Jadi Bancakan Bowo

DAK Kepulauan Meranti Diduga Jadi Bancakan Bowo

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Kepulauan Meranti, Provinsi Riau Irwan Nasir, Kamis (11/7).


WNI Tewas Berlumuran Darah di Rumah Kontrakan

WNI Tewas Berlumuran Darah di Rumah Kontrakan

Kepolisian Malaysia menemukan sepasang jenazah (Pria dan Wanita) yang diyakini sebagai warga negara asing (WNA), di sebuah rumah di wilayah Banting.


Diduga Terima Rp45 juta dan SGD11 ribu, Gubernur Kepri Tersangka

Diduga Terima Rp45 juta dan SGD11 ribu, Gubernur Kepri Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun sebagai tersangka kasus dugaan suap, Kamis (11/7) kemarin.


Suap Garuda Diduga Dikirim ke Puluhan Rekening

Suap Garuda Diduga Dikirim ke Puluhan Rekening

Mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar selesai menjalani pemeriksaan di Kantor KPK.


Putra Tiri Najib Razak Diduga Terlibat Skandal 1MDB

Putra Tiri Najib Razak Diduga Terlibat Skandal 1MDB

Putra tiri mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, Riza Aziz didakwa lima syarat pencucian uang.


Pelaku Penembakan 22 Mei Terlacak

Pelaku Penembakan 22 Mei Terlacak

Tim Investigasi kerusuhan 22 Mei membeberkan ciri-ciri yang diduga pelaku penembakan dalam kerusuhan 22 Mei.


Idrus Marham Terlacak Plesiran, Ombudsman Panggil Pimpinan KPK

Idrus Marham Terlacak Plesiran, Ombudsman Panggil Pimpinan KPK

KPK tengah menyelidiki laporan Ombudsman RI terkait tahanan Idrus Marham yang diduga pelesiran saat berobat di RS MMC Jakarta.


Amankan Lima Orang, Dua Diduga Jaksa Aktif

Amankan Lima Orang, Dua Diduga Jaksa Aktif

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengonfirmasi kabar operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (28/6).


Lima Nelayan Indonesia Dibebaskan dari Malaysia

Lima Nelayan Indonesia Dibebaskan dari Malaysia

Lima nelayan asal Indonesia ditangkap di Perairan Malaysia, karena diduga melakukan praktik penangkapan ilegal.


Kemenlu Kesulitan Data WNI Korban TPPO di China

Kemenlu Kesulitan Data WNI Korban TPPO di China

Kasus yang menimpa 29 WNI diduga menjadi korban perdagangan orang di China, masih terus didalami oleh Kementerian Luar Negeri.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!