Kriminal
Share this on:

Diduga Pembuang Bayi, Dua Pelajar Diamankan

  • Diduga Pembuang Bayi, Dua Pelajar Diamankan
  • Diduga Pembuang Bayi, Dua Pelajar Diamankan

GIRI MENANG - Seorang bayi perempuan Kamis (20/12) sekitar 17.00 Wita lalu ditemukan di sekitar kali Dusun Duduk Desa Batulayar Barat Kecamatan Batulayar. Bayi tersebut diduga dibuang oleh dua orang pelajar yang merupakan orang tua kandungnya. Sehingga, pihak Polsek Senggigi kemarin (21/12) telah menetapkan dua pelajar di bawah umur ini sebagai tersangka.

“Berdasarkan hasil lidik dari tim opsnal dugaan kuat pelaku pembuangan bayi mengarah ke ke pelaku. Tim opsnal pun kemudian menangkap kedua pelaku masing-masing di rumah orang tuanya,” jelas Kapolsek Senggigi AKP Arjuna Wijaya.

Barang bukti berupa sebuah kain, satu setel pakaian yang dugunakan saat bersalin, celana dalam hingga pembalut juga diamankan. Dugaan pelaku pertama atas nama TG, laki-laki 17 tahun merupakan pelajar asal Dusun Tanak Embet Desa Batulayar Barat. Sementara terduga pelaku keduan NL, perempuan 17 tahun merupakan pelajar asal BTN Griya Asri Desa Senteluk.

TG terlebih dulu diamanakan dan dibawa ke Polsek Senggigi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara NL pelaku perempuan dibawa ke IGD RS Bhayangkara Mataram untuk diberikan pertolongan pertama pengobatan pihak rumah sakit. Mengingat ia baru saja melahirkan.

Kejadian bermula sekitar pukul 17.00 Wita Kamis lalu. Petugas piket SPKT mendapatkan info via telpon, telah ditemuka seorang bayi perempuan. Tepatnya di pinggir kali sebelah musala Dusun Duduk Desa Batulayar Barat Kecamatan Batulayar.

Bayi itu pertama kali ditemukan oleh TG yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Ia mengaku kepada pihak Polsek Senggigi mendengar tangisan bayi saat sedang berjalan. Selanjutnya ia mengaku bayi tersebut diketahui berada di tumpukan daun bambu yang terbungkus dengan plastik kain.

“Setelah menemukan bayi, ia kemudian bersama warga membawanya ke Puskesmas Meninting,” tutur Kapolsek Senggigi.

Dari hasil pemeriksaan petugas Puskesmas, identitas bayi itu berjenis kelamin perempuan dengan berat 900 gram. Saat ditemukan, kondisi tubuh bayi sudah melemah. Sehingga pihak Reskrim Polsek Senggigi berkoordinasi agar pihak Puskesmas Meninting bisa menyelamatkan bayi tersebut.

Sayangnya, keterbatasan sarana medis yang ada membuat pihak Puskesmas Meninting menyarankan agar bayi tersebut dibawa ke RSUP Provinsi NTB. “Karena katanya tidak ada alat NICU untuk perawatan bayi tersebut,” jelas Arjuna.

Anggota Polsek Senggigi pun kemudian membawanya ke rumah sakit didampingi pihak Peksos Mataram. Sayangnya meski sudah berupaya di selamatkan, nyawa bayi itu tidak tertolong. “Saat ditemukan bayinya awalnya hidup. Namun kondisinya yang lemah membuat bayi meninggal dunia,” lanjut Arjuna.

Kini kedua pelajar yang diduga sebagai pelaku pembuangan bayi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka terancam mendekam di penjara dengan ancaman kurungan 10 tahun. (ton/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ngaku Polisi, Dua Perampas HP Dimassa

Ngaku Polisi, Dua Perampas HP Dimassa

Aksi tindak kriminalitas yang kian meresahkan masyarakat Kota Santri kembali terjadi.


Jazad Bayi Terpotong-potong Hebohkan Warga

Jazad Bayi Terpotong-potong Hebohkan Warga

Mengerikan, mungkin ungkapan ini bisa disematkan pada kejadian yang menggemparkan warga sekitar Pos TPA Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Rabu (20/3) kemarin.


Lima Tersangka Pembajakan Truk Tangki Pertamina Diciduk

Lima Tersangka Pembajakan Truk Tangki Pertamina Diciduk

Polisi menetapkan lima tersangka dari kasus pembajakan dua truk tangki PT Pertamina yang dibawa dalam demo Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SPAMT) di depan Is


Diduga Gelapkan Uang, Manajer Blue Heaven Disidang

Diduga Gelapkan Uang, Manajer Blue Heaven Disidang

Diduga menggelapkan uang perusahaan, Manajer Karaoke Blue Heaven (BH) Kaja Soesanto alias Apiauw ditahan.


Polisi Tangkap Pengedar yang Juga Konsumen Sabu

Polisi Tangkap Pengedar yang Juga Konsumen Sabu

Dua pengedar narkoba berhasil ditangkap aparat Polres Magelang Kota.


Diduga Kesurupan, Buruh Nekad Gantung Diri

Diduga Kesurupan, Buruh Nekad Gantung Diri

Lantaran diduga kerap kesurupan, seorang buruh Adi Awang (29), warga Dukuh Langkap II Desa Langkap Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan nekat memgakhiri hi


Empat Pengedar Psikotropika Ditangkap

Empat Pengedar Psikotropika Ditangkap

Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota, belum lama ini menangkap empat orang yang diduga sebagai pengedar dan atau pemakai jenis psikotropika.


Tanam Ganja di Pot, Dua Pemuda Diringkus

Tanam Ganja di Pot, Dua Pemuda Diringkus

Sutikno (38) warga Panembangan, Cilongok dan Iqbal Munafi (26) warga Sokawera, Cilongok terpaksa harus berurusan dengan polisi.


Dua Anggota Sindikat Pencuri Kayu dan Kabel PLN Digulung

Dua Anggota Sindikat Pencuri Kayu dan Kabel PLN Digulung

Berakhir sudah sepak terjang dua kawanan yang sempat mencuri kayu jati dan jaringan kabel milik PLN di wilayah Kabupaten Tegal.


Pembakar Sepeda Motor Ditangkap

Pembakar Sepeda Motor Ditangkap

Polres Temanggung, hingga saat ini masih memburu aktor intelektual kasus pembakaran dua sepeda motor di Dusun Kali Salam Desa Ketitang Kecamatan Jumo.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!