Kriminal
Share this on:

Diduga Selingkuh, Pamong Dituntut Mundur

  • Diduga Selingkuh, Pamong Dituntut Mundur
  • Diduga Selingkuh, Pamong Dituntut Mundur

PERTEMUAN - Warga Desa Sembojo Kecamatan Tulis Kabupaten Batang menggelar pertemuan dengan perangkat desa setempat. (m. dhia thufail/radar pekalongan)

BATANG - Puluhan warga Desa Sembojo Kecamatan Tulis Kabupaten Batang beramai-ramai mendatangi balai desa setempat. Warga yang didominasi kaum ibu-ibu tersebut, menuntut agar salah seorang perangkat desa wanitanya mundur dari jabatannya.

Warga mengaku resah dengan perilaku yang diperbuat oleh perangkat desa tersebut. Karena itu. warga meminta agar dia segera mengundurkan diri dari jabatannya yang sekarang sebagai pamong desa.

”Pokoknya turunkan Mbak AE sebagai perangkat desa. Karena dia sudah tidak bermoral, dia sudah berzina dengan melakukan perselingkuhan. Hal ini yang menyebabkan kami sebagai warga desa Sembojo merasa resah,” ujar salah seorang peserta aksi Khodoriyah, kemarin.

Diketahui, masalah itu muncul setelah kasus perselingkuhan yang dilakukan oleh oknum perangkat desa berinisial AE dengan seorang pria tetangganya, yang bertugas menjadi staf Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Tulis berinisial S beredar. ”Kami harap Mbak AE mundur saja secara terhormat, daripada dipaksa dicopot,” tambah Khodoriyah.

Pada aksi itu, selain dilakukan pertemuan antara perangkat desa dengan warga, para pejabat dan perangkat Desa Semboja dan perwakilan pemerintah Kabupaten Batang juga melakukan pertemuan terbatas untuk membahas masalah tersebut.

Kepala Desa Sembojo Casmudi menegaskan pihaknya akan menampung aspirasi dari warganya. Selain itu, berjanji akan menindaklanjuti dengan melayangkan surat dan berita acara kepada pihak kecamatan dan inspektorat untuk meminta pertimbangan.

”Kami sudah melakukan pertemuan tadi dengan berbagai pihak dan sudah menanyakan hal ini kepada kedua pelaku,” ucap pria yang akrab disapa Dawer ini.

Apabila jelas posisinya bersalah dan benar melakukan perbuatan perselingkuhan, kata Casmudi, pihaknya akan memberikan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang ada. ”Jadi saya selaku kepala desa memohon ataupun meminta kepada perangkat desa bersangkutan untuk dapat mengundurkan diri, karena itu merupakan cara yang terhormat. Tapi kalau memang yang bersangkutan ini meminta agar masalah ini tetap dilanjutkan sampai ke tingkat Inspektorat, akan kita ikuti saja aturan yang ada,” katanya.

Dia mengatakan perihal dugaan perselingkuhan antara keduanya sudah santer terdengar di kalangan masyarakat sejak lama. Namun karena saat itu pemerintah desa setempat tidak mengantongi bukti yang cukup kuat, maka tidak dapat untuk menindaknya.

”Namun kini setelah bukti bukti yang kami kumpulkan di lapangan cukup kuat, kami baru bisa mengambil langkah yang tegas untuk menindaknya,” bebernya.

Camat Tulis Trijanto mengatakan bahwa kasus ini sudah diproses. Tinggal menunggu hasil dari pemeriksaan masing-masing instansi yang menaungi keduanya.

”Kasus ini sudah diproses oleh masing-masing instani bersangkutan, dan sudah sesuai prosedur,” tandasnya. (fel/fat/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dapat Bisikan Gaib, Penyeret Kucing Diduga Idap Gangguan Jiwa

Dapat Bisikan Gaib, Penyeret Kucing Diduga Idap Gangguan Jiwa

Seorang penyeret kucing dengan menggunakan sepeda motor, ML (29) diduga mengalami gangguan jiwa.


Rem Blong, Tronton Tubruk Mobil dan Motor

Rem Blong, Tronton Tubruk Mobil dan Motor

Terjadi lagi di jalur tengkorak Kledung-Kertek, diduga rem tak berfungsi, truck tronton Hino bermuatan seng galvalum menabrak mobil dan motor.


ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

ABG Diduga Diculik lalu Dicabuli Tiga Kali saat Pulang Ngaji

Perbuatan Iwan Romansyah (26) memang biadab. Dia menculik dan mencabuli VN (12), seorang siswi di Tanah Bumbu.


Diduga Beda Pilihan, Relawan Caleg Demokrat Diserang Belasan Orang

Diduga Beda Pilihan, Relawan Caleg Demokrat Diserang Belasan Orang

Relawan Dessy Fitri Anggraeni, calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Demokrat, Dapil 4 (Rasau Jaya-Teluk Pakedai), tiba-tiba diserang sekelompok orang.


Diduga Terlibat Narkoba, 9 Warga Singkawang Diamankan

Diduga Terlibat Narkoba, 9 Warga Singkawang Diamankan

Satuan Reserse Narkoba Polres Singkawang kembali mengungkap penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lokasi tanah merah.


Diduga Masih Ada Ladang Ganja

Diduga Masih Ada Ladang Ganja

Polres Kerinci menemukan ladang ganja seluas 2 hektar di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Kabupaten Kerinci.


Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

Kerap Bobol Warung di PAI, ABG Dibekuk Polisi

ABG berinisial WK (14) diamankan petugas Satuan Polisi Perairan Polres Tegal Kota lantaran diduga membobol sejumlah warung di Obyek Wisata PAI.


Diduga Diputusin Pacar, Pelajar Gantung Diri

Diduga Diputusin Pacar, Pelajar Gantung Diri

Diduga mengalami persoalan asmara, MR warga Dusun Sungai Lalau, Desa Nanga Kelapan, Kecamatan Ketungau Tengah gantung diri, pada Sabtu (12/1).


Sediakan Bilik Mesum, Warung Dirazia

Sediakan Bilik Mesum, Warung Dirazia

Diduga menyedikan kamar diduga untuk mesum, sebuah warung di Desa Krandon, Kecamatan Kesesi didatangi petugas gabungan Polsek Kesesi, Kamis (9/1).


Diduga Mabuk, Mobil Terbalik Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Mabuk, Mobil Terbalik Tabrak Pembatas Jalan

Kecelakaan tunggal menimpa pengendara mobil Toyota Kijang Innova warna putih di Jalan Darmo Permai Utara 2, Sukomanunggal, Surabaya Selasa dinihari (8/1).



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!